Mengenal Plitur Kayu dan Bedanya dengan Pernis

Tim Editorial Rumah.com
Mengenal Plitur Kayu dan Bedanya dengan Pernis
RumahCom – Seperti yang Anda tahu, plitur dan pernis adalah jenis produk finishing kayu. Meskipun keduanya memiliki tampilan yang sama pada kayu, ternyata plitur dan pernis memiliki karakteristik yang berbeda-beda
Peran plitur dan pernis memang penting untuk material kayu. Namun, masih banyak yang mengira plitur dan pernis adalah produk yang sama atau pengertiannya sering tertukar, padahal keduanya memiliki ciri khas yang berbeda.
  • Apa Itu Plitur Kayu?
  • Perbedaan Plitur Kayu dan Pernis
  • Fungsi Plitur Kayu
  • Tips Menggunakan Plitur Kayu

Apa Itu Plitur Kayu?

Plitur kayu atau politur, merupakan bahan pewarna cat yang bersifat transparan. (Foto: Pexels – Andrew Scneniggan)
Plitur kayu adalah suatu bahan yang digunakan untuk melapisi permukaan kayu dengan tujuan memberikan perlindungan, meningkatkan keindahan, dan memperpanjang umur kayu. Plitur kayu biasanya berupa cairan atau pasta yang mengandung bahan-bahan seperti pigmen, resin, minyak, pelarut, dan bahan tambahan lainnya.
Plitur kayu dapat diaplikasikan pada berbagai jenis kayu, termasuk kayu keras dan kayu lunak. Penggunaan plitur kayu sangat umum dalam industri perabotan, konstruksi, dan dekorasi kayu. Plitur kayu tersedia dalam berbagai pilihan warna, mulai dari transparan hingga pigmen yang lebih pekat, yang memungkinkan kita untuk mencapai tampilan yang diinginkan sesuai dengan gaya dan preferensi kita.
Plitur kayu atau politur, merupakan bahan pewarna cat yang bersifat transparan. Walaupun transparan, plitur memiliki warna-warna tergantung warna oker yang ditambahkan. Oker merupakan bahan galian berupa tanah lunak yang telah mengalami oksidasi sehingga memiliki variasi warna seperti kuning keemasan, cokelat, dan kuning muda.
Pada dasarnya, plitur adalah cat yang tidak memiliki pigmen dari bahan kimia ataupun logam berat dan sebagian besar bahan plitur berbahan dasar poliuretan dan resin solvent.

Perbedaan Plitur Kayu dan Pernis

Plitur kayu dapat meningkatkan keindahan serta memberikan perlindungan pada kayu. (Foto: Indigo Paints)
Kayu merupakan salah satu bahan alami yang sering digunakan dalam berbagai konstruksi, perabotan, dan dekorasi. Namun, kayu yang tidak dirawat dengan baik dapat mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari, kelembaban, dan serangan serangga. Berikut ini beberapa perbedaan plitur kayu dan pernis.

1. Bahan Baku

  • Plitur kayu
Plitur merupakan cat transparan yang berbahan utama oker. Oker merupakan ranah lunak yang sudah mengalami proses oksidasi. Proses tersebut membuat oker memiliki variasi warna seperti cokelat, kuning muda, dan kuning keemasan. Tidak seperti pernis kayu, tidak ada pelarut yang digunakan dalam pembuatan plitur.
  • Pernis kayu
Terdapat dua jenis pernis berdasarkan bahan pelarutnya, yaitu solvent based dan water based. Pernis solvent based terbuat dari kombinasi drying oil, resin, thinner, dan pelarut. Sementara itu, pernis water based terbuat dari drying oil, thinner, dan menggunakan air sebagai pelarutnya. Pernis solvent based ataupun water based memiliki tampilan akhir yang cenderung sama.

2. Cara Penggunaan

  • Plitur kayu
Sebelum digunakan, plitur kayu perlu dicampur bahan pelarut terlebih dahulu. Jika bahan pelarut yang digunakan adalah campuran spirtus, Anda bisa memanfaatkan thinner sebagai media pelarutnya. Teknik pengaplikasian plitur ke permukaan kayu bisa dilakukan dengan memakai kuas atau bola kain.
  • Pernis kayu
Penggunaan pernis kayu biasanya digunakan tanpa campuran bahan apapun. Anda hanya perlu mengoleskan pernis kayu pada permukaan dengan menggunakan kuas.

3. Hasil Aplikasi

  • Plitur kayu
Menggunakan plitur pada kayu akan memberikan warna pada permukaan yang dioleskan. Hal ini disebabkan oleh warna oker pada plitur yang menyebabkan munculnya warna yang dihasilkan plitur. Meskipun terkesan tidak natural, plitur merupakan solusi untuk bahan kayu yang warnanya tidak merata.
  • Pernis kayu
Penggunaan pernis pada kayu akan membuat permukaan lebih mengkilap saja, tanpa memberikan warna pada permukaannya. Hal ini tentu saja mempengaruhi hasil akhir, karena menggunakan pernis kayu membuat warna kayu dan serat-seratnya terlihat jelas dan terkesan natural.
Seperti yang sudah dijelaskan, plitur adalah lapisan yang digunakan untuk melindungi perabot rumah khususnya kayu. Nah, jika Anda sedang mencari hunian dan ingin menambahkan perabot kayu. Cek rumah di jual di kawasan Bogor di sini!

Fungsi Plitur Kayu

Salah satu fungsi utama plitur kayu adalah meningkatkan keindahan dan penampilan kayu. (Foto: Wikipedia)
Plitur kayu memiliki beberapa fungsi yang penting dalam pemeliharaan dan perlindungan kayu. Berikut ini adalah beberapa fungsi utama plitur kayu:
  • Perlindungan dari Kelembapan: Plitur kayu membentuk lapisan pelindung pada permukaan kayu, mencegah penetrasi kelembaban ke dalam serat kayu. Hal ini membantu mengurangi risiko pembengkakan, penyusutan, dan keretakan kayu akibat perubahan suhu dan kelembaban. Plitur juga membantu melindungi kayu dari kerusakan akibat jamur, lumut, dan gangguan lain yang disebabkan oleh kelembaban berlebih.
  • Perlindungan dari Sinar UV: Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kayu dan menyebabkan perubahan warna yang tidak diinginkan. Plitur kayu dengan pigmen UV-filter dapat membantu melindungi kayu dari sinar UV yang merusak, menjaga keindahan dan kecerahan warna kayu dalam jangka waktu yang lebih lama.
  • Meningkatkan Kekuatan dan Kestabilan: Plitur kayu membentuk lapisan pelindung yang dapat memperkuat struktur kayu. Ini membantu meningkatkan kekuatan dan ketahanan kayu terhadap tekanan dan benturan. Plitur juga membantu menjaga stabilitas dimensi kayu, mengurangi risiko perubahan bentuk akibat perubahan suhu dan kelembaban.
  • Memperindah Penampilan Kayu: Salah satu fungsi utama plitur kayu adalah meningkatkan keindahan dan penampilan kayu. Plitur memberikan kilau dan kecerahan pada kayu, memperlihatkan serat dan pola alami kayu. Selain itu, plitur kayu tersedia dalam berbagai pilihan warna, memungkinkan Anda untuk memberikan sentuhan personal dan menciptakan tampilan yang sesuai dengan selera dan gaya desain.
  • Membantu Pemeliharaan Kayu: Plitur kayu membantu menjaga permukaan kayu tetap bersih dan mudah dirawat. Lapisan plitur membantu melindungi kayu dari noda, kotoran, dan tumpahan zat cair. Permukaan yang dilapisi plitur lebih mudah dibersihkan dan dirawat, meminimalkan waktu dan usaha yang diperlukan untuk pemeliharaan rutin.
  • Peningkatan Umur Kayu: Dengan melindungi kayu dari kerusakan akibat kelembaban, sinar UV, dan gangguan lainnya, plitur kayu membantu memperpanjang umur kayu. Kayu yang dilapisi plitur memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap kerusakan fisik dan lingkungan, sehingga dapat bertahan lebih lama dan mempertahankan penampilan yang baik dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Penting untuk memilih plitur kayu yang sesuai dengan jenis kayu yang akan dilapisi, penggunaan yang diinginkan, serta kondisi lingkungan tempat kayu akan digunakan.

Tips Rumah.com

Setelah Anda selesai melapisi kayu dengan plitur, biarkan kayu mengering secara alami selama waktu yang ditentukan oleh produsen plitur.

Tips Menggunakan Plitur Kayu

Pastikan lapisan plitur tidak terlalu tebal atau terlalu tipis. (Foto: Wood Finishes Direct)
Menggunakan plitur kayu dengan benar adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti saat menggunakan plitur kayu:

1. Persiapan Permukaan Kayu

Pastikan permukaan kayu dalam kondisi bersih dan bebas dari debu, kotoran, dan bekas cat sebelum Anda mulai menggunakan plitur. Anda dapat menggunakan sikat halus atau kain lembut untuk membersihkan permukaan kayu secara menyeluruh. Pastikan juga kayu dalam keadaan kering sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Aplikasikan Plitur dengan Merata

Gunakan kuas, spons, atau kain lembut untuk mengaplikasikan plitur kayu secara merata pada permukaan kayu. Pastikan lapisan plitur tidak terlalu tebal atau terlalu tipis. Hindari mengoleskan plitur terlalu banyak pada satu area karena hal ini dapat mengakibatkan pembentukan gumpalan atau noda yang tidak merata.

3. Ikuti Arah Serat Kayu

Ketika mengaplikasikan plitur kayu, selalu ikuti arah serat kayu. Hal ini akan membantu plitur meresap lebih baik ke dalam kayu dan menghasilkan penampilan yang alami. Hindari menggosok atau mengaplikasikan plitur secara acak karena hal ini dapat menyebabkan noda atau pola yang tidak diinginkan.

4. Lapisi dengan Beberapa Lapisan Tipis

Lebih baik melapisi kayu dengan beberapa lapisan tipis daripada satu lapisan tebal. Setelah lapisan pertama mengering, aplikasikan lapisan berikutnya dengan menggunakan jumlah plitur yang cukup untuk menutupi permukaan kayu dengan merata. Ini akan membantu mencapai kekayaan warna yang diinginkan dan meminimalkan risiko terjadinya noda atau gumpalan.

5. Beri Waktu Pengeringan yang Cukup

Setelah Anda selesai melapisi kayu dengan plitur, biarkan kayu mengering secara alami selama waktu yang ditentukan oleh produsen plitur. Jangan terburu-buru menggunakannya atau menyentuhnya sebelum benar-benar kering. Ini penting untuk memastikan plitur mengeras dan memberikan perlindungan optimal pada kayu.

6. Pemeliharaan Rutin

Setelah plitur kayu selesai diterapkan, lakukan pemeliharaan rutin dengan membersihkan permukaan kayu secara teratur. Hindari penggunaan pembersih berbahan kimia keras atau benda-benda kasar yang dapat merusak lapisan plitur. Jika diperlukan, Anda dapat mengaplikasikan lapisan tipis plitur tambahan.
Agar Anda tidak salah dalam membeli, simaklah video berikut agar bisa mengetahui tips terbaik membeli rumah saat pameran properti!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Penyangkalan: Informasi yang disajikan hanya sebagai informasi umum. PropertyGuru Pte Ltd dan PT AllProperty Media atau Rumah.com tidak memberikan pernyataan ataupun jaminan terkait informasi tersebut, termasuk namun tidak terbatas pada pernyataan ataupun jaminan mengenai kesesuaian informasi untuk tujuan tertentu sejauh yang diizinkan oleh hukum yang berlaku. Meskipun kami telah berusaha melakukan yang terbaik untuk memastikan informasi yang kami sajikan di dalam artikel ini akurat, dapat diandalkan, dan lengkap pada saat ditulisnya, informasi yang disajikan di dalam artikel ini tidak dapat dijadikan acuan dalam membuat segala keputusan terkait keuangan, investasi, real esate, maupun hukum. Lebih jauh, informasi yang disajikan bukanlah sebagai pengganti saran dari para profesional yang terlatih, yang dapat mengambil keputusan sesuai dengan kondisi dan situasi Anda secara pribadi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap hasil dari keputusan yang Anda buat dengan mengacu pada informasi yang tersaji dalam artikel ini.

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini