Mengenal PPJB Apartemen, Kekuatan Hukum, dan Hal Penting Lainnya

Tim Editorial Rumah.com
Mengenal PPJB Apartemen, Kekuatan Hukum, dan Hal Penting Lainnya
RumahCom – PPJB adalah kesepakatan dalam bentuk perjanjian jual-beli antara pihak penjual dan pembeli. Dimana statusnya masih sebatas kesepakatan dan belum ada peralihan hak kepemilikan tanah atau rumah secara hukum. PPJB merupakan isi kesepakatan penjual untuk mengikatkan diri akan menjual kepada pembeli. PPJB pun berbeda dengan PJB serta AJB.
Dalam pembelian apartemen juga PPJB kerap dilakukan untuk membuat kesepakatan terlebih dahulu. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai PPJB apartemen, berikut penjelasan detailnya yang bisa Anda temukan di artikel ini:
  • Apa Itu PPJB Apartemen?
  • Kekuatan Hukum PPJB Apartemen
  • Isi PPJB Apartemen
  • Hal Penting yang Berkaitan dengan PPJB Apartemen
Berikut penjelasan detail mengenai PPJB apartemen dan persyaratannya yang bisa Anda simak di bawah ini.

Apa Itu PPJB Apartemen?

PPJB apartemen adalah sebuah dokumen untuk mengikat antara pembeli dan penjual sebagai perjanjian dalam proses jual beli. (Foto: Unsplash – Tobias Wilden)
PPJB apartemen adalah sebuah dokumen untuk mengikat antara pembeli dan penjual sebagai perjanjian antara kedua belah pihak. Dalam proses jual beli apartemen sebelum melakukan pembelian secara sah, pembeli akan melakukan beberapa tahap pengecekan berupa status hak milik ke developer.
Dalam PPJB biasanya calon penjual akan meminta uang muka atau uang tanda jadi kepada pembeli sebagai pengikat.
Jika Anda yang ingin membeli apartemen pastikan Anda mencari rumah yang sudah memiliki SHMSRS agar memiliki kekuatan hukum. Berikut daftar apartemen dijual di kawasan Alam Sutera dibawah Rp1 miliar di sini!

Kekuatan Hukum PPJB Apartemen

Pembuatan PPJB apartemen harus mengikuti kaidah yang ditentukan dalam Undang-Undang yang berlaku. (Foto: Unsplash – Isaac Quesada)
PPJB sebenarnya bersifat non otentik namun pembuatan surat tersebut tidak boleh asal atau sembarangan. Pembuatan PPJB harus mengikuti kaidah yang ditentukan dalam Undang-Undang Hukum Pasal 320 KUH Perdata.

Ketentuan PPJB apartemen sudah diatur oleh Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 11/KPTS Tahun 1994 merupakan Pedoman Perikatan Jual Beli Rumah Susun. Berdasarkan peraturan tersebut bahwa orang yang membeli apartemen tidak diperbolehkan tanpa izin tertulis dari pihak penjual melakukan pindah tangan apartemen kepada pihak ketiga.

Sehingga, pihak pembeli pun tidak bisa sewenang-wenang melakukan pengalihan tanpa sepengetahuan pihak penjual.

Tips Rumah.com

PPJB walau bersifat non otentik, namun kekuatan hukum PPJB sudah diatur sehingga penjual tidak bisa sewenang-wenang melakukan pengalihan.

Isi PPJB Apartemen

Isi PPJB Apartemen diharuskan lengkap agar jelas perjanjian terhadap kedua belah pihak dalam transaksi.
Dalam isi PPJB apartemen terdapat beberapa hal untuk menjelaskan apa saja yang akan disepakati. Berikut pokok isi PPJB apartemen antara lain:

Kepala

Kop atau kepala surat adalah bagian esensial yang harus dihadirkan pada PPJB.
Kop surat harus memuat
judul;
nomor;
jam;
hari;
bulan;
tahun pembuatan; dan
identitas notaris.

Identitas

Bagian isi PPJB berisi identitas dari pihak penjual dan pembeli.
Data yang dicantumkan, meliputi nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, status kewarganegaraan, pekerjaan, jabatan dan alamat.

Objek yang Diperjualbelikan

Bagian ini merupakan penjelasan terkait objek berupa apartemen.
Dalam bagian yang satu ini diharuskan memberikan deskripsi data fisik apartemen serta alamat hunian.

Harga dan Skema Pembayaran

Anda juga harus memasukkan informasi mengenai harga dan skema pembayaran dalam bagian ini.
Jangan lupa perjelas nominalnya dengan menulis terbilang, semisal, tujuh ratus lima belas juta tiga ratus ribu rupiah.

Jaminan

Isi PPJB terakhir merupakan hal yang juga penting yaitu jaminan.
Bagian ini perlu dijelaskan bahwa penjual memberikan jaminan legalitas pada objek yang diperjualbelikan.
  • Mencantumkan waktu yang disepakati untuk melakukan serah terima unit apartemen
  • Ketentuan mengenai pemeliharaan unit apartemen
  • Ketentuan tentang penggunaan unit apartemen
  • Pengalihan hak kepemilikan unit apartemen dari penjual atau developer kepada pembeli
  • Pembatalan pengikatan jual beli yang sudah disepakati
  • Aturan untuk menyelesaikan perselisihan atau sengketa unit apartemen
  • Ketentuan untuk membuat Akta Jual Beli

Hal Penting yang Berkaitan dengan PPJB Apartemen

Hal penting yang harus diperhatikan dalam pengurusan PPJB Apartemen harus diperhatikan secara seksama.
Dalam melakukan transaksi jual beli apartemen dan membuat PPJB anda harus memerhatikan poin-poin penting agar tidak salah langkah dalam PPJB apartemen. Berikut hal penting yang harus diperhatikan antara lain:
  • Objek Pengikatan Jual Beli
  • Kewajiban dan Jaminan Penjual
  • Kewajiban Pembeli
  • Isi PPJB
Tonton video berikut ini untuk mengetahui cara mengetahui KPR!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini