7 Strategi Sukses Jual Rumah Tua Agar Cepat Laku

Tim Editorial Rumah.com
RumahCom – Menjual rumah tua kemungkinan jauh lebih sulit dibandingkan dengan membeli rumah pertama kali. Penyebabnya sudah tentu karena usia bangunan itu sendiri, yang memberikan persepsi ‘jelek’ di mata sebagian orang. Bangunan rumah tua biasanya memiliki masalah kerusakan yang lebih banyak seperti rayap, dinding retak, hingga atap yang sudah rapuh. Sehingga menjual rumah tersebut cenderung lebih tricky, Anda harus memiliki strategi tersendiri.
Sebenarnya menjual rumah tua dapat menguntungkan, sama halnya dengan rumah baru. Hanya saja Anda harus menyesuaikan dengan target pasar yang akan membeli rumah tua tersebut. Pada artikel ini akan dibahas Berikut beberapa topik yang akan dibahas seputar rumah tua pada artikel ini:
  1. Bisnis Properti Rumah Tua
  2. Keunggulan Rumah Tua di Pasar Properti Saat Ini
  3. 7 Strategi Sukses Jual Rumah Tua
    1. Ketahui Target Market Properti Rumah Tua
    2. Cek Apakah Masih Memungkinkan untuk Renovasi
    3. Perhitungkan Nilai Rumah
    4. Persiapkan Menjual Kepada Investor
    5. Temukan Cara Efektif untuk Menjual dengan Harga Pasaran
    6. Ketahui Waktu Terbaik dalam Menjual Rumah
    7. Gunakan Jasa Fotografer agar Lebih Menarik

1. Bisnis Properti Rumah Tua

Banyak masyarakat yang juga mengincar rumah tua sebagai investasi maupun hunian. (Sumber:Pexels)
Banyak masyarakat yang juga mengincar rumah tua sebagai investasi maupun hunian. (Sumber:Pexels)
Anda tidak perlu khawatir jika berniat untuk menjual rumah tua Anda karena banyak juga pelaku investasi yang mengincarnya. Pelaku yang biasa mengincar rumah tua adalah agen profesional yang sudah berpengalaman. Agen profesional lebih paham mengenai cara mengurus dan mengelola rumah tersebut sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi.
Hal penting yang perlu diperhatikan dan dapat menguntungkan dalam investasi rumah tua adalah struktur bangunan yang kuat dan kukuh. Struktur bangunan dapat menghabiskan 40% dari total biaya konstruksi. Apabila struktur bangunan masih dalam kondisi baik maka hanya tinggal membutuhkan renovasi seperlunya, ketika Anda jual rumah tersebut pun menjadi lebih menguntungkan.Bisnis properti rumah tua juga diuntungkan dengan meningkatnya ketertarikan masyarakat mengenai hal-hal berbau vintage atau classic termasuk dalam mencari rumah.

2. Keunggulan Rumah Tua di Pasar Properti Saat Ini

Rumah tua memiliki keunggulan tersendiri yang dapat menarik calon pembeli. (Sumber:Pixabay)
Rumah tua memiliki keunggulan tersendiri yang dapat menarik calon pembeli. (Sumber:Pixabay)
Rumah tua memiliki keunggulan tersendiri di pasar properti jadi Anda tidak perlu berkecil hati. Sebagai gambaran pada tahun 2018, menurut American Community Survey, sekitar 43% dari total 136 juta rumah di Amerika dibangun antara tahun 1970 hingga 1999. Kalau begitu baik rumah baru maupun rumah tua tentu dapat bersaing di pasar properti. Hanya saja butuh keahlian atau strategi dalam menjualnya sehingga Anda dapat meminimalisir kecemasan calon pembeli.
Beruntung bagi Anda yang merawat rumah dengan baik, hal ini dapat menjadi bukti kepada calon pembeli bahwa properti dalam kondisi yang layak huni. Keuntungan lain dari rumah tua yaitu secara material dan struktur biasanya lebih kuat dari rumah baru. Tunjukkanlah kelebihan dari rumah tua Anda ketika sedang memasarkannya sehingga menarik calon pembeli. Jika Anda sedang mencari referensi rumah di wilayah Jakarta Barat. Cek pilihan properti di bawah Rp1 miliar.

3. 7 Strategi Sukses Jual Rumah Tua

Dalam proses menjualnya diperlukan strategi yang tepat. (Sumber:Pixabay)
Dalam proses menjualnya diperlukan strategi yang tepat. (Sumber:Pixabay)
Sebelum memasarkan rumah tua Anda, tentu diperlukan strategi yang tepat sehingga dapat terjual dengan lebih cepat. Simak beberapa strategi yang diharap dapat membantu Anda.

1) Ketahui Target Market Properti Rumah Tua

Ketahui target market agar rumah laku lebih cepat. (Sumber:Pexels)
Ketahui target market agar rumah laku lebih cepat. (Sumber:Pexels)
Mengetahui target pasar dari rumah tua dapat mempermudah proses penjualan. Biasanya pembeli yang pertama kali membeli properti jarang yang melirik rumah tua dan seken. Banyak dari mereka menginginkan lingkungan yang baru dan merasa lebih yakin dengan kelengkapan surat atau dokumen rumah baru. Sedangkan pembeli rumah tua biasanya ingin memilikinya sebagai hunian walaupun tidak sedikit yang juga membelinya untuk investasi.
Agen profesional yang sudah senior juga dapat menjadi target pasar Anda, karena biasanya mereka akan membeli sendiri untuk selanjutnya diperbaiki dan dijual kembali. Apabila rumah tua Anda dalam kondisi yang baik dan memiliki dekorasi unik dapat menambah target pasar lain seperti kolektor. Rumah tua bergaya vintage sedang banyak digemari belakangan ini.

2) Cek Apakah Masih Memungkinkan untuk Renovasi

Renovasi rumah dapat meningkatkan harga jual. (Sumber:Pexels)
Renovasi rumah dapat meningkatkan harga jual. (Sumber:Pexels)
Umumnya orang memilih jalan paling praktis ketika bangunan rumahnya rusak: dijual. Padahal siapa tau langkah renovasi masih memungkinkan untuk dilakukan. Dengan renovasi, rumah Anda tampak lebih bagus dan bisa meningkatkan harga jual.
Setelah menghitung biaya renovasi total, coba cek uang simpanan Anda. Jika jumlahnya masih kurang, Anda bisa mengajukan pinjaman kepada bank untuk keperluan renovasi. Pelajari produk yang mereka tawarkan dan pilih yang paling menguntungkan bagi Anda. Carilah inspirasi rumah sebanyak-banyaknya sebelum melakukan renovasi. Supaya Anda bisa merenovasi rumah dengan baik dan tetap ekonomis.

3) Perhitungkan Nilai Rumah

Perhitungkan nilai jual rumah Anda dengan matang agar tidak merugi. (Sumber:Pexels)
Perhitungkan nilai jual rumah Anda dengan matang agar tidak merugi. (Sumber:Pexels)
Menghitung nilai jual rumah memang bukan hal yang mudah. Anda perlu memperhitungkan keunggulan rumah Anda seperti fitur interior atau perabot tambahan yang ada di dalamnya. Namun terkadang kalau ditemukan kerusakan, pembeli kerap menghitung rinci biaya renovasi yang berimbas pada harga jual yang jatuh. Untuk itu pastikan untuk memberi sedikit “polesan” dan kurasi mengenai hunian Anda demi menaikkan harga jual.

4) Persiapkan Menjual Kepada Investor

Jika bangunan rumah Anda rusak, menjual pada investor dapat menjadi pilihan. (Sumber:Pexels)
Jika bangunan rumah Anda rusak, menjual pada investor dapat menjadi pilihan. (Sumber:Pexels)
Beberapa penjual rumah kadang sedikit “pemilih” terhadap calon pembelinya. Ada yang enggan menjual kepada investor properti dengan alasan beragam. Namun melihat kondisi rumah yang terbatas, Anda tidak punya pilihan lain.
Intinya, semakin banyak renovasi yang dilakukan maka pembeli akan lebih banyak datang dari end user. Sementara kalau dijual dalam keadaan bangunan rusak, biasanya investor akan lebih tertarik membeli.

5) Temukan Cara Efektif untuk Menjual dengan Harga Pasaran

Bersabarlah ketika menjual rumah Anda sampai menunggu harga yang paling cocok. (Sumber:Pexels)
Bersabarlah ketika menjual rumah Anda sampai menunggu harga yang paling cocok. (Sumber:Pexels)
Cara tercepat untuk menjual rumah Anda mungkin dengan menyerahkannya kepada investor yang memegang cash keras. Akan tetapi kadang harga yang ditawarkan terlalu rendah dari harapan. Untuk itu Anda harus sedikit bersabar sembari menunggu penawaran harga yang paling cocok.
Sebagai contoh, dalam waktu lima sampai tujuh hari setelah penayangan iklan, Anda mungkin mendapatkan penawaran sekitar 20 hingga 30. Lakukan review terhadap semua calon pembeli dan berikan respon setelah dua minggu berjalan.
Namun jika Anda butuh mendapatkan uang cash cepat, minta bantuan broker properti untuk menjualkan rumah Anda. Dengan begitu Anda bisa menjangkau pangsa pasar prospektif lebih cepat dan efektif.

6) Ketahui Waktu Terbaik dalam Menjual Rumah

Memasarkan rumah harus memilih waktu yang tepat agar mendapatkan harga yang bagus. (Sumber:Pexels)
Memasarkan rumah harus memilih waktu yang tepat agar mendapatkan harga yang bagus. (Sumber:Pexels)
Sama halnya dengan memasarkan rumah baru, rumah tua pun harus mencari waktu yang tepat. Misalnya jangan menjual rumah Anda ketika menjelang hari besar atau raya karena sangat sedikit orang yang mencari properti di hari tersebut. Jangan pula menjual ketika cuaca sedang tidak bersahabat, misalnya musim hujan akan membuat calon pembeli malas untuk survey ke rumah Anda.
Anda harus menjual ketika permintaan pasar sedang tinggi sehingga lebih cepat laku dan harga jual turut mengalami peningkatan. Menjual rumah tua biasanya butuh renovasi atau perbaikan, ketika selesai segeralah pasarkan properti Anda karena rumah akan terlihat lebih bagus dan bersih.

7) Gunakan Jasa Fotografer agar Lebih Menarik

Menggunakan jasa fotografer dapat membantu Anda mendapatkan foto yang menarik. (Sumber:Pexels)
Menggunakan jasa fotografer dapat membantu Anda mendapatkan foto yang menarik. (Sumber: Pexels)
Tidak ada salahnya menggunakan jasa fotografer agar rumah Anda terlihat lebih menarik. Maraknya penjualan properti melalui media online memaksa Anda untuk memiliki stock foto yang bagus dan menarik sebelum dipasarkan. Menggunakan foto jepretan sendiri tentu memiliki kualitas gambar yang berbeda dengan jasa profesional.
Fotografer juga sudah tahu sudut rumah mana saja yang dapat ditonjolkan. Jika rumah Anda memiliki desain yang menarik, menggunakan jasa fotografer dapat lebih menekankan kesan unik dari rumah tua Anda. Foto yang menarik dijamin sangat membantu Anda dalam proses memasarkan rumah milik Anda.
Demikian beberapa strategi menjual rumah tua agar cepat laku dipasaran. Selain strategi di atas siapkanlah dokumen rumah tersebut dengan lengkap. Hal itu dilakukan jika calon pembeli survey ke rumah milik Anda merasa lebih yakin untuk membelinya. Nah, setelah rumah lama telah laku terjual, kini saatnya Anda persiapkan diri untuk mencari rumah baru bagi keluarga tersayang.
Apabila rumah Anda berada di lokasi yang strategis tentu dapat menambah harga jual dan ketertarikan calon pembeli terutama para investor. Simak ciri-ciri lokasi investasi yang prospektif pada video ini!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Tanya Rumah.com

Jelajahi Tanya Rumah.com, ambil keputusan dengan percaya diri bersama para pakar kami

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini