Rumah Tumbuh, Konsep Bangun Rumah Secara Bertahap Sesuai Kemampuan

Rumah tumbuh bisa menjadi jawaban untuk memiliki rumah sesuai kemampuan Anda. Inilah artikel untuk mewujudkan mempunyai rumah impian dengan konsep rumah tumbuh!
Rumah Tumbuh, Cara Wujudkan Rumah Impian Sesuai Kemampuan
Rumah tumbuh merupakan sebuah cara memiliki rumah tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar di awal. (foto: Inhabitat)

RumahCom – Memiliki rumah sendiri adalah impian setiap masyarakat. Masyarakat akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mewujudkan rumah impian mereka, dimana menjadi tempat beristirahat dan tempat berlindung dari bahaya sampai tutup usia. Namun, tidak semua masyarakat bernasib baik sehingga mampu mewujudkan rumah impian mereka dalam kurun waktu yang singkat.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memiliki rumah impian Anda. Salah satunya adalah dengan mencoba konsep rumah tumbuh. Rumah tumbuh memungkinkan Anda untuk memiliki rumah impian dengan cara yang bertahap, sesuai dengan kemampuan dan tidak memaksakan secara sekaligus. Artikel ini akan membahas lebih jauh mengenai konsep rumah tumbuh, diantaranya:

  1. Pengertian Rumah Tumbuh
  2. Manfaat atau Keuntungan Rumah Tumbuh
  3. Tahapan Membangun Rumah Tumbuh
    1. Siapkan Lahan atau Tanah Untuk Membangun
    2. Buat Skala Prioritas Ruangan-Ruangan Di Dalam Bangunan
    3. Tahap Finishing
    4. Gunakan Barang Multifungsi
    5. Dekorasi Rumah Dengan Tanaman Hias
    6. Kembali Sisihkan Anggaran Membangun

1. Pengertian Rumah Tumbuh

Rumah tumbuh dibangun secara bertahap dan menyesuaikan ketersediaan lahan yang ada. (foto: The Architecture MasterPrize)

Rumah tumbuh dibangun secara bertahap dan menyesuaikan ketersediaan lahan yang ada. (foto: The Architecture MasterPrize)

Dalam membangun rumah, ada kalanya Anda akan menghadapi beberapa masalah yang cukup serius, terutama di kota besar seperti Jakarta. Mahalnya harga lahan, material dan ongkos tukang menjadi penghalang utama. Terlebih bagi seseorang yang baru saja menikah dan harus segera memiliki rumah pribadi untuk tinggal. Pengaturan finansial yang belum matang menjadi masalah utama dalam membangun atau memiliki sebuah rumah sendiri.

Namun, kendala itu semua dapat disiasati dengan konsep rumah tumbuh. Rumah tumbuh adalah sebuah konsep membangun rumah yang didasarkan pada kemampuan dari pemilik rumah dan dilakukan secara bertahap. Sebagai contoh, Anda memiliki sebuah tanah dengan luas 150m2. Namun, anggaran atau budget yang dimiliki hanya cukup untuk membangun seluas 80m2. Dengan menerapkan konsep rumah tumbuh, Anda masih bisa memaksimalkan 80m2 dengan melakukan pembangunan terlebih dahulu. Sambil menabung dan mengumpulkan budget tambahan, barulah Anda bisa mengembangkan rumah tersebut dan menambah ruangan lain hingga 150m2 bisa terpenuhi tanpa harus membongkar ulang 80m2 yang sudah ada sebelumnya.

Tidak hanya itu saja, sebuah konsep rumah tumbuh juga dapat berarti Anda sedang menyiapkan rumah secara bertahap sesuai dengan jumlah keluarga yang ada. Apabila Anda adalah pasangan yang baru berkeluarga dan masih belum memiliki anak, maka sebuah rumah yang dibutuhkan tidaklah terlalu besar dan dapat membangunnya dari rumah yang berukuran kecil terlebih dahulu dan kembali melanjutkan konstruksi apabila sudah memiliki anak dan beranjak dewasa.

Cara Mudah Mengecek Legalitas Tanah

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum dan Pajak Properti

Cara Mudah Mengecek Legalitas Tanah

Rumah tumbuh sendiri terdiri dari dua tipe berbeda, yakni rumah tumbuh horizontal dan rumah vertikal seperti yang akan dijelaskan di bawah ini:

  • Rumah tumbuh horizontal adalah rumah yang pembangunan dan penambahannya dilakukan secara melebar, baik itu ke samping atau ke arah belakang. Konsep ini bisa diterapkan apabila ketersediaan lahan yang ada cukup luas dan memberikan sebuah fleksibilitas bagi Anda dalam pembangunan rumahnya. Kelebihan dari rumah tumbuh horizontal adalah proses pembangunannya yang jauh lebih cepat karena dilakukan secara menyamping dan tidak membutuhkan perhitungan struktural yang lebih kompleks lagi.
  • Rumah tumbuh vertikal adalah rumah yang pembangunan tambahannya dilakukan ke atas atau bisa disebut sebagai penambahan secara bertingkat. Secara efektifitas, pembangunan jenis ini tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas, tetapi Anda harus memperhitungkan kekuatan struktural secara maksimal supaya bangunan mampu untuk menahan beban yang lebih berat lagi. Selain itu juga, pembangunan secara vertikal biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama sehingga penghuni harus lebih bersabar apabila seisi rumah akan menjadi berantakan dan berdebu.

Baca Juga: 8 Rekomendasi AC Portable Terbaik dan Keunggulannya

2. Manfaat atau Keuntungan Rumah Tumbuh

Rumah tumbuh mempunyai konsep yang menarik dan berbeda dari rumah pada umumnya. (foto: The Better India)

Rumah tumbuh mempunyai konsep yang menarik dan berbeda dari rumah pada umumnya. (foto: The Better India)

Budget atau modal bukanlah sebuah batasan untuk bisa memiliki rumah atau hunian idaman. Anda bisa memanfaatkan konsep rumah tumbuh untuk bisa mempunyai hunian impian tersebut secara bertahap tanpa memaksakan keadaan yang ada saat ini. Rumah tumbuh sendiri memiliki beberapa manfaat yang harus Anda ketahui. Di bawah ini adalah beberapa manfaat atau keuntungan dari membangun sebuah konsep rumah tumbuh:

  • Rumah tumbuh berarti Anda sendiri yang langsung terlibat dalam pembuatan rumah tersebut, baik dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan maupun pengawasan keuangan. Dengan cara itulah Anda bisa mendapatkan sebuah hunian dengan spesifikasi yang sesuai dengan keinginan karena menggunakan material yang sudah ditentukan sendiri sebelumnya.
  • Kelebihan selanjutnya dari memiliki rumah tumbuh adalah Anda dapat menentukan sendiri jadwal pembangunan rumah tersebut karena menyesuaikan dengan keadaan finansial saat ini. Tidak ada jadwal yang mengharuskan hunian tersebut selesai dalam tenggat waktu yang singkat dan Anda bisa memaksimalkan waktu sesuai dengan keadaan yang ada.
  • Anda bisa menjadi lebih fleksibel dalam merubah desain dari rumah yang sudah ada. Apabila dalam perjalanannya terdapat desain yang ingin diubah atau ditambahkan, konsep rumah tumbuh memberikan kemudahan untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut.
  • Membangun sebuah rumah secara bertahap akan memberikan sebuah kepuasan yang tidak ternilai harganya. Anda bisa mendapatkan berbagai bentuk pengalaman dan pengetahuan tambahan dalam dunia konstruksi dan pengetahuan tersebut bisa dimanfaatkan untuk memiliki sebuah hunian yang lebih baik dari sebelumnya.
  • Rumah yang dimiliki juga menjadi tidak mubazir karena kapasitasnya bisa digunakan semaksimal mungkin terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menambah atau memperluas seisi rumah yang dimiliki. Hal ini termasuk ke dalam kategori untuk hidup secara minimalis tanpa memaksakan kondisi yang ada saat ini.
  • Manfaat yang paling utama dari membangun sebuah rumah tumbuh adalah Anda bisa lebih menghemat pengeluaran untuk memiliki rumah impian. Proses pembangunan yang dilakukan secara bertahap membuat pengeluaran menjadi lebih terbatas dan tidak akan membuat seisi kantong atau tabungan menjadi jebol hanya untuk memiliki hunian impian.
Tip Rumah
Maksimalkan pembangunan rumah tumbuh dengan memperhitungkan RAB yang baik dan sesuai dengan kebutuhan.

3. Tahapan Membangun Rumah Tumbuh

Rumah tumbuh bisa dibuat semaksimal mungkin untuk mengakomodir seluruh lahan yang Anda miliki. (foto: Inhabitat)

Rumah tumbuh bisa dibuat semaksimal mungkin untuk mengakomodir seluruh lahan yang Anda miliki. (foto: Inhabitat)

Membangun sebuah rumah tumbuh membutuhkan tahapan yang tepat supaya prosesnya bisa berlangsung secara harmonis dan menghasilkan rumah tinggal yang baik dan senada. Di bawah ini adalah beberapa tahapan dalam membangun rumah tumbuh yang bisa Anda ikuti:

1. Siapkan Lahan atau Tanah Untuk Membangun

Tahap pertama dalam membangun sebuah rumah tumbuh adalah mempunyai sebuah lahan atau tanah untuk membangun rumah tumbuh tersebut. Siapkan terlebih dahulu rancangan desain awal dari rumah yang diinginkan supaya rumah tersebut bisa diwujudkan dengan baik tanpa adanya perubahan yang banyak dalam proses pembangunannya. Konsultasikan pembangunan rumah tumbuh tersebut dengan seseorang yang ahli dan mengerti di bidang pembangunan supaya proses pembangunan bisa berlangsung dengan lancar.

2. Buat Skala Prioritas Ruangan-Ruangan Di Dalam Bangunan

Prioritaskan dan bangunlah ruangan-ruangan yang penting terlebih dahulu, seperti kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi, dan dapur. Maksimalkan anggaran atau budget yang dimiliki supaya pembangunan bisa berlangsung secara sempurna tanpa adanya bagian rumah yang terlewatkan.

3. Tahap Finishing

Proses finishing atau penyelesaian rumah tumbuh membutuhkan waktu yang sedikit lama dan biaya yang tidak sedikit. Anda bisa memilih untuk melakukannya secara bertahap atau melakukan proses ini paling terakhir dari seluruh pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya.

4. Gunakan Barang Multifungsi

Manfaatkanlah berbagai benda-benda yang multifungsi pada rumah supaya Anda bisa menghemat ruangan, sekaligus menciptakan sebuah suasana rumah yang menarik meskipun ukuran dari rumah Anda masih terbatas dan akan berkembang secara perlahan.

5. Dekorasi Rumah Dengan Tanaman Hias

Jangan lupa untuk memanfaatkan berbagai tanaman hias untuk menutupi proses pembangunan rumah yang masih belum selesai. Jangan pernah membiarkan pembangunan yang belum selesai terbuka begitu saja karena akan merusak pemandangan yang ada dari seisi rumah.

6. Kembali Sisihkan Anggaran Membangun

Apabila budget untuk kembali mengembangkan rumah sudah kembali terkumpul, barulah Anda bisa melanjutkan kembali konstruksi dari rumah tumbuh tersebut hingga selesai sesuai dengan keinginan. Pastikan supaya desain dari rumah yang akan dilanjutkan pembangunannya mempunyai tampilan yang berkesinambungan supaya rumah bisa tetap terlihat senada dan menarik.

Perlu diingat bahwa pembangunan rumah tumbuh bisa dilakukan secara vertikal, oleh karena itu manfaatkanlah luas bangunan yang ada semaksimal mungkin supaya bisa mendapatkan hunian yang sesuai dengan keinginan.

Demikian pembahasan mengenai konsep rumah tumbuh. Semoga artikel kali ini bisa memberikan referensi terbaik bagi Anda yang ingin memiliki sebuah rumah tumbuh sendiri untuk keluarga. Pastikan supaya rumah tumbuh yang Anda miliki mempunyai rancangan desain yang senada supaya bisa terlihat menarik.

Ketahui tips terbaik dalam mencicil rumah supaya lancar sampai lunas dan tidak membebani Anda melalui video yang informatif berikut ini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Daftar Apartemen Baru di Jabodetabek

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan