Simulasi KPR BTN: Cara Menghitung, Syarat, dan Bunganya

Tim Editorial Rumah.com
Simulasi KPR BTN: Cara Menghitung, Syarat, dan Bunganya
RumahCom – Dari banyaknya KPR yang ditawarkan oleh berbagai macam bank KPR dari BTN menjadi salah satu favorit masyarakat dalam pembiayaan rumah. Alasannya, karena lebih terpercaya dan punya tingkat suku bunga relatif bersaing. Selain itu KPR BTN juga menawarkan tenor dalam jangka yang cukup panjang yaitu maksimal 25 tahun.
Lalu bagaimana mengajukan KPR BTN dan apa saja syaratnya? Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai KPR BTN, berikut penjelasan detailnya yang bisa Anda temukan di artikel ini:
  • Simulasi KPR BTN
  • Syarat KPR BTN
  • Bunga KPR BTN
  • Biaya KPR BTN
Berikut penjelasan detail mengenai KPR BTN dan simulasinya yang bisa Anda simak di bawah ini.

Simulasi KPR BTN

KPR BTN menawarkan KPR subsidi dengan bunga dan uang muka yang rendah.
Sebelum anda mencoba simulasi KPR BTN ada baiknya anda mengetahui apa saja keunggulan program KPR dari BTN. KPR BTN memiliki banyak program yaitu sebagai berikut:
  • KPR BP2BT: Kredit kepemilikan rumah bersubsidi ini merupakan bentuk kerjasama dengan Kementerian PUPR Indonesia. Program ini memberi subsidi pada uang muka kepada masyarakat yang telah mempunyai tabungan untuk pembelian rumah tapak dan pembangunan rumah swadaya. Subsidi ini mencapai Rp. 32,4 juta.
  • KPR BTN Subsidi: fasilitas ini diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan. Rumah yang diincar pun tetap pada standar rumah sejahtera tapak maupun susun. Uang muka untuk KPR ini hanya 1 persen.
  • KPR BTN Mikro: kemudahan membeli lahan atau rumah ditawarkan dalam KPR ini. Termasuk membangun serta merenovasi rumah secara bertahap. Pembayaran dapat dilakukan harian, mingguan bahkan bulanan, dengan jangka waktu hingga 10 tahun
  • KPR BTN Platinum: fasilitas yang diperuntukan untuk nasabah yang membeli rumah dari developer atau non-developer, baik rumah baru siap huni dan belum jadi. Nasabah yang ingin melakukan take over kredit dari Bank lain pun termasuk dalam fasilitas ini. KPR ini meliputi asuransi dari kebakaran, serta jangka waktu hingga 25 tahun.
  • Kredit Pemilikan Apartemen: fasilitas satu ini tentunya, sesuai nama, adalah ketika Anda ingin membeli apartemen baru, atau second, yang siap huni dan belum jadi. Kredit ini memiliki jangka waktu 25 tahun juga.
  • Kredit Agunan Rumah (KAR) BTN: fasilitas ini berfokus pada Anda yang ingin memenuhi kebutuhan konsumtif, seperti renovasi dan perluasan rumah.
  • Kredit Ringan BTN: Fasilitas cicilan ringan ini diperuntukan untuk karyawan perusahaan atau instansi tanpa agunan, hanya dengan mengajukan SK pegawai.
  • Kredit Bangun Rumah: Nah, hampir sama dengan KPR, bedanya adalah kredit ini khusus bagi Anda yang sebelumnya sudah memiliki tanah atau lahan kosong. Kemudian, Anda ingin membangun rumah, maka kredit ini adalah opsi Anda.
Dengan banyaknya program yang bisa dipilih maka anda dapat mengajukan KPR BTN sesuai dengan kebutuhan anda. Setelah anda memilih program KPR yang cocok dengan kebutuhan anda, hitung biaya KPR BTN anda dengan simulasi KPR yang bisa anda gunakan terdahulu.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Syarat KPR BTN

Syarat umum dan syarat dokumen harus segera dilengkapi sebelum lakukan pengajuan KPR BTN.
Setelah anda melakukan simulasi KPR BTN dan cocok dengan kebutuhan anda, maka anda dapat menyiapkan syarat dokumen serta syarat umum untuk memenuhi pengajuan KPR. Oleh sebab itu, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bila ingin mengajukan KPR BTN.
Syarat penting yang harus dipenuhi Pemohon untuk membeli rumah KPR BTN adalah sebagai berikut:
  • WNI usia min 21 tahun, telah menikah dan mempunyai status karyawan tetap/wiraswasta/professional.
  • Masa kerja min 1 tahun, usaha min/profesi min 1 tahun.
  • Usia Pemohon tidak lebih dari 65 tahun.
  • Wajib menutup asuransi jiwa dan kebakaran dengan syarat banker’s clause.
  • Pembayaran angsuran secara autodebet dari rekening Pemohon yang bersangkutan di Bank BTN.
  • Bersedia menandatangani APHT dan perjanjian kredit.
  • Melengkapi dokumen agar syarat KPR BTN rumah seken dapat disetujui dengan cepat.
Setelah memenuhi syarat, anda harus melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan antara lain:
  • Form aplikasi kredit
  • Fotokopi KTP Pemohon
  • Fotokopi KTP suami/istri
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Surat Nikah/Cerai
  • Fotokopi NPWP/SPT tahunan
  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap
  • Slip Asli Gaji satu bulan terakhir/Surat Ket Penghasilan
  • Fotokopi SIUP
  • Fotokopi TDP
  • Fotokopi Akta Pendirian/Perubahan
  • Fotokopi Akta Pengesahan Menteri Kehakiman
  • Data keuangan perusahaan
  • Fotokopi izin praktek
  • Fotokopi rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir
  • Pas foto pemohon dan pasangan (Apabila sudah menikah)
Setelah melengkapi dokumen-dokumen tersebut, Anda bisa mengajukan pembiayaan rumah melalui KPR BTN.

Tips Rumah.com

Cek segala persyaratan untuk mengajukan KPR BTN dan siapkan dokumen lengkapnya agar proses pengajuan berjalan lancar.

Bunga KPR BTN

Bunga yang rendah untuk KPR BTN subsidi dimulai dengan 5% hingga akhir masa tenor.
Untuk anda ketahui dengan berbagai macam produk KPR dari BTN, maka suku bunga yang ditawarkan pun berbeda sesuai dengan program kebutuhan anda. Contoh dalam program KPR BTN Subsidi yang menawarkan bunga cukup rendah yaitu 5% fixed hingga masa akhir tenor.

Untuk program KPR BTN Platinum suku bunga yang ditawarkan mulai dari 8,88% fixed untuk 2 tahun. Selain itu untuk program KPR BTN BP2TB yaitu kredit berbasis tabungan menawarkan suku bunga dari tahun pertama dengan bunga 10% hingga tahun seterusnya mengikuti floating yang sesuai dengan batas pemerintah.
Jika Anda berencana membeli rumah dengan KPR BTN. Bisa cek daftar hunian dijual di kawasan Jakarta Timur dibawah Rp1 miliar berikut ini!

Biaya KPR BTN

Biaya KPR BTN mencakup biaya appraisal hingga notaris yang harus disiapkan.
Setelah KPR BTN anda disetujui dan memenuhi syarat, maka anda harus menyiapkan biaya KPR dari bank BTN. Biaya tersebut mencakup biaya appraisal internal sebesar Rp 1.000.000. Selain itu ada biaya provisi sebesar 0,5% dari total nilai pinjaman. Biaya administrasi sebesar Rp 500.000. Serta biaya notaris sebesar 4,25% dari total nilai pinjaman.
Tonton video berikut ini untuk mengetahui cara mengetahui KPR!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini