Strategi Beli Rumah dalam Waktu Setahun

48226298_xxl_1

Proses membeli rumah memang membutuhkan waktu yang cukup panjang dan melelahkan. Bagaimana tidak, rumah adalah suatu aset yang sangat mahal di mata sebagian orang, sehingga masyarakat dituntut untuk lebih teliti dan hati-hati saat melakukan perencanaan.

Mengenai lama prosesnya, sebenarnya jika konsumen sudah punya dana instan yang sesuai dengan harga rumah incarannya, tentu hal ini takkan memerlukan waktu yang panjang. Namun bila sebaliknya, berikut strategi yang layak dicontoh jika ingin memiliki rumah dalam waktu satu tahun.

Simak juga: Yuk, Manfaatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Beli Rumah!

Awal Tahun – Mulai Menabung untuk Down Payment (DP) Rumah

Harus diakui, menyimpan uang dengan disiplin memang sulit dilakukan. Pengeluaran seperti perbaikan mobil, kesehatan, atau membeli gadget baru selalu menjadi hal yang membuat Anda jadi sulit menabung.

Namun, jika Anda punya target tahun depan untuk punya rumah maka sudah saatnya Anda menabung dengan disiplin. Ketika Anda sudah mengetahui berapa jumlah yang harus dikumpulkan untuk biaya DP rumah, mulai sisihkan pendapatan setiap bulannya.

(Ini Trik Gandakan Uang DP Rumah)

Bulan Ketiga – Periksa Status Kredit

Ketika hendak mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Bank Indonesia akan mengecek bagaimana kualitas kredit yang Anda miliki saat ini. Perbaiki bila ada hutang-hutang yang pembayarannya tidak lancar. Ingat, kartu kredit yang sehat tagihan maksimalnya tidak lebih dari 70% berdasarkan jumlah limit kartu.

Bulan Keenam – Mulai Mengecek Lingkungan Perumahan

Ini saatnya untuk mulai mengunjungi rumah-rumah yang selama ini sudah menjadi incaran Anda. Dan karena rumah akan menjadi investasi seumur hidup jadi usahakan agar Anda tidak salah pilih.

Periksa apakah lokasi perumahan dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit. Hitung juga jarak dari ‘calon’ rumah Anda ke lokasi kerja.

*Untuk mengetahui daftar perumahan baru klik di sini.

Jika memungkinkan, Anda juga bisa mencari tahu lingkungan sekitar rumah incaran Anda. Misalnya tetangga yang tinggal di perumahan tersebut, apakah mayoritas dihuni oleh keluarga muda atau tidak, dan lain sebagainya.

Bulan kesembilan – Lakukan Riset Bank / Institusi Keuangan

Apabila Anda sudah memilih perumahan mana yang akan menjadi incaran, saatnya untuk melakukan riset untuk pengajuan KPR. Terutama apabila Anda akan mengambil cicilan dengan jangka waktu yang panjang seperti 15 – 20 tahun.

(Cari tahu 4 Indikasi Bank KPR yang Sehat dan Aman)

Beberapa orang memilih untuk mengambil cicilan yang sedikit lebih tinggi namun memiliki fixed rate, dan sebagian orang memilih floating rate. Periksa juga dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan tersebut.

Bulan kesepuluh dan Selanjutnya – Mulai Menghubungi Developer

Anda sudah menentukan perumahan mana yang akan menjadi pilihan dan juga sudah melakukan riset terhadap bank yang akan memberikan KPR. Selanjutnya Anda harus menghubungi developer untuk mendapatkan informasi tentang rumah yang Anda incar selama ini.

Periksa juga tabungan Anda apakah sudah mencukupi untuk membayar DP. Membeli rumah dengan perencanaan yang baik tentunya akan membuat proses ini berjalan dengan baik pula.

Baca Selanjutnya

Masukan