Syarat Memperpanjang SKCK Beserta Panduannya

SKCK diperlukan untuk memenuhi berbagai syarat dokumen administratif, seperti melamar pekerjaan, membuat visa, bahkan menikah.
Syarat Memperpanjang SKCK
SKCK diperlukan untuk memenuhi berbagai syarat dokumen administratif, seperti melamar pekerjaan, membuat visa, bahkan menikah.

RumahCom – Pernahkah Anda mengenal istilah SKCK atau istilah SKKB? Sebagian orang tidak asing mendengar SKKB atau Surat Keterangan Kelakuan Baik. Kini istilah tersebut diganti menjadi SKCK, yang merupakan kepanjangan dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Sama halnya dengan SKKB, SKCK adalah surat keterangan yang diterbitkan oleh kepolisian dan berisikan catatan kejahatan seseorang.

SKCK menjadi sangat penting karena dibutuhkan saat seseorang melanjutkan sekolah, melamar pekerjaan, syarat untuk membuat visa, pindah alamat rumah, pencalonan pejabat publik, hingga kepemilikan senjata api. Apa perbedaannya dengan SKKB dan syarat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat dokumen ini? Untuk mengetahui lebih lengkap tentang SKCK, artikel ini membahas:

Baca juga: Ingin Mengubah Sertifikat Hak Guna Bangunan Menjadi Sertifikat Hak Milik? Ini Caranya!

  1. Pengertian SKCK
  2. Fungsi SKCK
    1. Fakta tidak memiliki catatan kriminal
    2. Dokumen untuk berbagai macam kebutuhan
    3. Memenuhi syarat menikah
    4. SKCK yang diterbitkan oleh Polsek
    5. SKCK yang diterbitkan Polres
    6. SKCK yang diterbitkan Polda
    7. SKCK yang diterbitkan Mabes Polri
  3. Syarat Memperpanjang SKCK
    1. Syarat untuk Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Syarat untuk Warga Negara Asing (WNA)
  4. Biaya SKCK
  5. Langkah Mengurus Perpanjangan SKCK
    1. Pengurusan perpanjangan SKCK secara offline
    2. Pengurusan perpanjangan SKCK secara online

Pengertian SKCK

Syarat Memperpanjang SKCK

SKCK membuktikan Anda tidak mempunyai catatan kriminal. (Foto: Pexels)

Dikutip dari Polri, SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seorang pemohon atau warga masyarakat. Tujuan surat ini adalah untuk menerangkan ada atau tidaknya catatan suatu individu atau seseorang yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas atau kejahatan.

Surat ini berisi data nama, alamat, tanggal lahir, serta catatan mengenai tindakan kriminal pada periode tertentu. Seseorang biasanya membutuhkan dokumen ini untuk mendapatkan pengakuan bahwa ia tidak memiliki catatan kejahatan atau tindakan kriminal yang tercatat di kepolisian.

Sebelum menjadi SKCK, dulu SKKB hanya dapat diberikan kepada orang-orang yang tidak atau belum pernah tercatat melakukan tindakan kejahatan, hingga tanggal dikeluarkannya SKKB. Namun, saat ini seseorang yang pernah melakukan tindak pidana tetap diperbolehkan mengurus SKCK. Tentunya akan ada keterangan dari kepolisian berupa tindak pidana yang pernah dilakukan orang tersebut pada SKCK yang akan diterima.

Sertifikat Hak Guna Bangunan atau SHGB Adalah....

Panduan dan Referensi

Sertifikat Hak Guna Bangunan atau SHGB Adalah....

Fungsi SKCK

Syarat Memperpanjang SKCK

SKCK merupakan bukti bahwa Anda tidak mempunyai catatan kriminal. (Foto: Unsplash)

Berikut ini beberapa fungsi SKCK, sebuah dokumen yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan.

1. Fakta tidak memiliki catatan kriminal

SKCK memberikan fakta bahwa Anda tidak mempunyai catatan kriminal berdasarkan data kepolisian.

2. Dokumen untuk berbagai macam kebutuhan

SKCK sering digunakan oleh masyarakat untuk keperluan melamar pekerjaan, khususnya di institusi atau lembaga pemerintahan. Jika Anda ingin bekerja di institusi pemerintahan sebagai ASN, memiliki SKCK adalah keharusan.

3. Memenuhi syarat menikah

Dokumen SKCK juga memberikan keuntungan bagi Anda yang akan menikah dengan anggota Polri atau TNI, karena dalam persyaratan menikah dengan anggota Polri atau TNI wajib melampirkan SKCK.

Lalu, di mana biasanya masyarakat membuat SKCK? Anda dapat membuat SKCK di Polres, Polsek, Polda, atau Mabes Polri dan hal ini tergantung pada kebutuhaan Anda. Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah SKCK yang diterbitkan pada setiap tempat pembuatan memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Simak masing-masing kegunaan SKCK berdasarkan tempat diterbitkannya.

4. SKCK yang diterbitkan oleh Polsek

Polsek atau Kepolisian Sektor merupakan struktur kepolisan Republik Indonesia di tingkat kecamatan. SKCK yang diterbitkan polsek dapat digunakan untuk keperluan:

  • Melamar pekerjaan.
  • Melanjutkan sekolah.
  • Pencalonan kepala desa.
  • Pencalonan sekretaris desa.
  • Pindah alamat rumah.

Ingin terbebas dari utang? Simak tips mengatur keuangan selengkapnya di video ini.

5. SKCK yang diterbitkan Polres

Kepolisian Resor atau disingkat Polres adalah struktur komando Kepolisian Republik Indonesia di wilayah kabupaten atau kota. Dilansir dari Detikcom, SKCK yang diterbitkan oleh Polres kegunaannya lebih tinggi dibandingkan yang diterbitkan oleh Polsek. Berikut ini adalah kegunaannya:

  • Melamar pekerjaan.
  • Melamar sebagai CPNS.
  • Melamar sebagai anggota TNI atau Polri.
  • Pencalonan kepala daerah tingkat kabupaten atau kota.
  • Pencalonan pejabat publik.
  • Kepemilikan senjata api.

6. SKCK yang diterbitkan Polda

Polda atau kepolisian daerah merupakan satuan pelaksana utama kewilayahan Republik Indonesia yang berada di bawah Kapolri. SKCK yang diterbitkan oleh Polda digunakan untuk keperluan:

  • WNI yang ingin bekerja di luar negeri.
  • Memperolah paspor atau visa.
  • Melamar pekerjaan.
  • Menjadi notaris.
  • Melanjutkan sekolah.
  • Pencalonan pejabat publik.
  • Pencalonan anggota legislatif tingkat provinsi.
  • Pencalonan kepala daerah tingkat provinsi.

7. SKCK yang diterbitkan Mabes Polri

Organisasi Polri di tingkat pusat disebut Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) dan SKCK yang diterbitkan oleh Mabes Polri biasanya digunakan untuk beberapa keperluan berikut ini.

  • Melanjutkan sekolah di luar negeri.
  • Adopsi anak bagi pemohon WNA.
  • Naturalisasi kewarganegaraan.
  • Pencalonan anggota legislatif, eksekutif, yudikatif dan lembaga pemerintahan tingkat pusat.
  • Izin tinggal tetap di luar negeri.

Syarat Memperpanjang SKCK

Syarat Memperpanjang SKCK

SKCK hanya berlaku selama 6 bulan. (Foto: Medium.com)

Dilansir dari Liputan6, SKCK hanya berlaku selama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan dan dapat diperpanjang jika diperlukan. Banyak anggapan bahwa mengurus atau mendapatkan SKCK itu rumit, tetapi dari tahun ke tahun, pengurusan SKCK semakin mudah dan cepat. Berikut ini syarat memperpanjang SKCK secara offline atau datang ke instansi kepolisian dan secara online.

1. Syarat untuk Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Fotokopi KTP dengan menunjukkan KTP asli.
  • Fotokopi paspor.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi akte
  • Fotokopi kartu identitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP.
  • Pas foto berwarna dengan ukuran 4x6 sebanyak 6 lembar dengan latar belakang merah, berpakaian sopan, tampak muka dengan wajah terlihat dengan jelas, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka secara utuh.
  • SKCK lama yang asli. Jika pemohon kehilangan SKCK lama yang asli, maka dapat digantikan dengan fotokopi SKCK lama yang telah dilegalisasi.
  • Surat pengantar dari kelurahan.

2. Syarat untuk Warga Negara Asing (WNA)

  • Surat permohonan dari sponsor, perusahaan, atau lembaga yang mempekerjakan, menggunakan, atau yang bertanggung jawab kepada WNA.
  • Fotokopi KTP dan surat nikah apabila sponsor dari suami atau istri WNI.
  • Fotokopi paspor.
  • Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  • Fotokopi IMTA dari Kemenaker RI dan fotokopi Surat Tanda Melapor (STM) dari Kepolisian.
  • Pas foto berwarna ukuran 4 x6 sebanyak 6 lembar dengan latar belakang berwarna kuning, berpakaian sopan, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka secara utuh.
  • SKCK lama yang asli. Jika pemohon kehilangan SKCK lama yang asli, maka dapat digantikan dengan fotokopi SKCK lama yang telah dilegalisasi.
  • Surat pengantar dari kelurahan.
Tip Rumah
Jika masa berlaku SKCK Anda telah lebih dari satu tahun, maka Anda wajib membuat SKCK baru. Apa saja persyaratan SKCK baru? Syarat pembuatan SKCK baru sama halnya dengan perpanjangan SKCK.

Biaya SKCK

Syarat Memperpanjang SKCK

Pembayaran SKCK dilakukan di loket SKCK pada masing-masing instansi Kepolisian. (Foto: Polri.go.id)

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Tarif dan Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah mengubah sejumlah tarif yang dimasukkan ke kas negara, termasuk biaya pembuatan SKCK. Biaya pembuatan baru atau perpanjangan SKCK di seluruh wilayah Indonesia yang semua Rp10.000, sejak 6 Januari 2017, naik menjadi Rp30.000 untuk WNI, sedangkan untuk WNA dikenakan sebesar Rp60.000.

Langkah Mengurus Perpanjangan SKCK

Syarat Memperpanjang SKCK

Perpanjangan SKCK secara online. (Foto: polri.go.id)

Jika kelengkapan berkas persyaratan telah terpenuhi, Anda dapat segera mengurus perpanjangan SKCK di Polsek, Polres, Polda, atau Mabes Polri. Ingin yang lebih mudah lagi? Kini Polri telah menyediakan fasilitas pendaftaran permohonan SKCK secara online. Berikut ini langkah perpanjangan SKCK secara offline maupun online.

1. Pengurusan perpanjangan SKCK secara offline

  • Pastikan Anda datang ke instansi kepolisian yang ditunjuk pada jam operasional pelayanan, yaitu hari kerja Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 atau Sabtu pukul 08.00-11.00.
  • Datang ke loket bagian SKCK untuk mendaftarkan berkas yang telah Anda siapkan. Nanti petugas akan meminta Anda untuk mengisi formulir.
  • Isi formulir perpanjangan yang diberikan petugas.
  • Serahkan formulir yang telah diisi ke loket dan melampirkan SKCK yang lama.
  • Pihak kepolisian akan meminta kelengkapan syarat-syarat untuk melengkapi berkas. Agar proses ini berjalan cepat dan mudah, pastikan Anda telah mempersiapkan semua persyaratan dokumen yang diminta atau membawa dokumen asli untuk berjaga-jaga jika petugas meminta untuk pengecekan.
  • Membayar Rp30.000 di loket.
  • Lakukan pengambilan sidik jari bagi Anda yang mengurus SKCK baru dan belum memiliki rumus sidik jari. Untuk perekaman sidik jari, biasanya Anda dipungut biaya sebesar Rp5.000 atau tergantung pada instansi kepolisian yang Anda datangi. Ada juga yang meniadakan biaya, sehingga tidak ada biaya rekam sidik jari.
  • Setelah proses perekaman sidik jari selesai, selanjutnya Anda mengumpulkan berkas-berkas yang telah Anda siapkan dan membayar uang penerbitan SKCK di loket. Anda dapat menunggu antrean dan SKCK Anda akan segera selesai.

2. Pengurusan perpanjangan SKCK secara online

  • Scan semua dokumen persyaratan perpanjangan SKCK.
  • Kunjungi permohonan SKCK online di situs https://skck.polri.go.id/.
  • Klik formulir pendaftaran yang terdapat pada pojok kanan atas dan formulir pendaftara akan muncul di layar perangkat elektronik. Anda harus mengisi beberapa kolom, yaitu satwil, data pribadi, hubungan keluarga, pendidikan, perkara pidana, ciri fisik, lampiran, dan keterangan.
  • Pada kolom satwil, isi sesuai dengan daerah domisili yang tertera pada KTP, sedangkan dalam kolom lampiran, Anda harus mengunggah lampiran sidik jari. Pada kolom ciri fisik, masukkan rumus sidik jari.
  • Setelah proses pengisian selesai, Anda akan mendapatkan notifikasi yang menunjukkan bahwa Anda berhasil melakukan pendaftaran.
  • Cetak notifikasi tersebut karena nantinya akan Anda gunakan sebagai bukti pengambilan surat di Polres daerah domisili.
  • Batas waktu pengambilan SKCK adalah 3 hari.
  • Setelah proses selesai, akan muncul kode registrasi yang harus Anda bawa untuk mengambil SKCK yang telah jadi di kantor kepolisian.

Mengurus SKCK secara offline ataupun online memang mudah. Apalagi jika Anda telah memenuhi dokumen persyaratan, dalam 30 menit SKCK yang Anda butuhkan akan jadi dan dilegalisasi.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

4 Rekomendasi Hunian Baru di Kawasan Bogor Terjangkau Kantong

Masukan