Tips Beli Rumah Kedua

panduan beli rumah kedua

RumahCom - Tips beli rumah kedua adalah pengalaman yang sama pentingnya saat persiapan membeli rumah pertama kalinya. Rencana membeli rumah kedua biasanya tercetus ketika rumah mulai terasa sesak akibat penghuninya terus bertambah hingga anak yang semakin bertambah besar, menginginkan lokasi yang lebih strategis, sebagai investasi dan simpanan di masa tua nanti.

Untungnya, Bank Indonesia juga semakin memudahkan rencana ini melalui aturan Loan To Value (LTV) KPR. Artinya, uang muka atau down payment (DP) yang harus Anda bayarkan menjadi lebih murah. Untuk rumah kedua, Anda hanya diwajibkan membayar DP sebesar 20%. Jadi jika Anda mengincar rumah seharga Rp1 miliar, maka Anda cukup menyiapkan uang tunai sebesar Rp200 juta.

Dari pemaparan artikel ini, Anda akan mengetahui beberapa hal berikut ini:

  1. Tips Beli Rumah Kedua
    1. Cek Kondisi Keuangan
    2. Evaluasi Tujuan Anda
    3. Pertimbangkan Lokasi
    4. Lebih Unggul
    5. Bisa Jadi Aset Produktif
  2. Tips Membaca Brosur Properti
    1. Promo Uang Muka
    2. Memahami NUP
    3. Cicilan dan Harga
    4. Kritis Soal Lokasi
    5. Jangan Mudah Percaya

Yuk, langsung saja kita simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

1. Tips Beli Rumah Kedua

Agar pembelian rumah kedua Anda lancar hingga masa cicilannya selesai, simak tips beli rumah kedua berikut ini.

a. Cek Kondisi Keuangan

Beli rumah kedua sebaiknya ketika kondisi keuangan Anda benar-benar sehat, tak punya beban utang apapun. Pastikan tujuan keuangan yang utama, misalnya dana pendidikan anak, dana darurat, dan dana kebutuhan bulanan sudah terpenuhi. Jangan sampai beli rumah kedua bikin hidup Anda jadi susah dan mengganggu finansial keluarga.

b. Evaluasi Tujuan Anda

Pahami dengan pasti bagaimana Anda akan memanfaatkan rumah kedua sebelum menandatangani kontrak akad jual beli. Membeli rumah kedua harus memiliki rencana yang terarah demi kelangsungan masa depan keluarga dan anak-anak tetap aman. Salah satu aspek yang wajib diperhatikan ketika akan mencicil rumah adalah memahami cara menghitung bunga KPR. 

3 Metode Agar Lancar Beli Rumah

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

3 Metode Agar Lancar Beli Rumah

c. Pertimbangkan Lokasi

Jika rumah pertama Anda jauh dari pusat kota, untuk rumah kedua sebaiknya lebih dekat ke pusat kota. Pastikan juga rumah kedua berada di lokasi yang harga jual kembalinya cukup tinggi atau menjanjikan sebagai investasi. Tapi jika niatnya membeli rumah kedua di pinggiran kota dengan lingkungan yang asri, pastikan lingkungan tersebut banyak diincar orang sehingga tetap prospektif.

d. Lebih Unggul

Bila rumah kedua Anda akan dijadikan tempat tinggal, berarti rumah tersebut harus lebih baik segala-galanya dibandingkan rumah pertama. Misal lebih luas, lingkungannya lebih aman dan nyaman, lebih  dekat dengan rumah sakit, sekolah, dan tempat belanja. Pastikan di rumah kedua ini dapat mendukung kehidupan Anda dan keluarga menjadi semakin dekat dan hangat.

e. Bisa Jadi Aset Produktif

Ingat, meski harga properti cenderung naik, tapi pertimbangkan juga biaya pemeliharaannya, karena Anda bisa saja rugi. Misal, jika rumah kedua Anda adalah apartemen, ditempati atau tidak tetap saja Anda harus membayar biaya keamanan dan kebersihan lingkungan. Agar biaya pemeliharaan tak menggerus keuangan Anda, buatlah rumah tersebut sebagai aset yang menghasilkan, misalnya disewakan sebagai kamar kos atau kontrakan.

Lantas, bagaimana jika ternyata cicilan KPR rumah pertama belum lunas? Simak tips beli rumah kedua meski cicilan rumah pertama belum lunas berikut ini:

  1. Tunda keinginan membeli rumah kedua sampai KPR pertama lunas sehingga Anda bisa mengajukan KPR baru atau tabungan Anda mencukupi untuk melunasi rumah pertama atau untuk membeli rumah kedua secara tunai.
  2. Mengajukan top-up kepada bank pemberi KPR, sehingga Anda mendapatkan sisa dana yang cukup dari persetujuan top-up tersebut untuk dibelikan rumah baru. Tentu saja rumah baru tersebut nilainya akan jauh lebih kecil dibandingkan rumah pertama jika Anda membelinya dengan mengandalkan dana dari plafon top-up.
  3. Mengumpulkan dana patungan bersama pasangan, teman, atau saudara sehingga bisa membeli rumah secara tunai atau tunai bertahap. Jika tujuannya untuk investasi, maka setelah lunas rumah tersebut bisa dijual dan hasilnya bisa dibagi bersama.
  4. Untuk mudahnya, manfaatkan juga jasa agen properti profesional yang ada di Rumah.com yang akan membantu transaksi pembelian rumah Anda.

Mau tahu tips beli rumah kedua? Langsung saja simak ulasan lengkapnya lewat video di bawah ini, ya.

 

2. Tips Membaca Brosur Properti

Saat mau membeli rumah, baik rumah pertama atau kedua, tentu brosur properti menjadi salah satu media yang jadi sumber informasi. Umumnya, dalam brosur properti ditulis perbandingan lokasi, harga, sampai dengan fasilitas yang tersedia baik di dalam area residensial atau di sekitarnya. Jangan sepelekan hal ini sebab, seperti yang kita ketahui, brosur properti sering menggunakan bahasa marketing yang kerap kali sulit dimengerti hingga bisa mengecoh. 

Untuk Anda yang hendak membeli rumah kedua, proses mencari informasi selengkap-lengkapnya menjadi penting agar hunian yang didapatkan sesuai dengan harapan. Nah, agar Anda dapat memahami cara membaca bahasa brosur yang benar, berikut ini adalah tips membaca brosur properti yang perlu diperhatikan.

a. Promo Uang Muka

Seperti yang telah diketahui, sebelum mengajukan KPR, pembeli wajib menyerahkan DP atau uang muka yang besarannya bisa sampai 30 persen. Untuk meringankan bobot pembayaran tersebut, pengembang sering menawarkan promo uang muka mulai dari 10 persen sampai dengan promo “tanpa DP”. Untuk memahami skema promo uang muka ini, untuk amannya Anda harus bertanya langsung dengan bagian staf marketing.

b. Memahami NUP

NUP (Nomor Urut Pembelian)  didapatkan dari pembeli potensial dengan membayar sejumlah uang. Biasanya, seminggu atau tiga hari menjelang peluncuran, pembeli potensial sudah mendapatkan NUP tersebut. Berbeda dengan booking fee, NUP biasanya bersifat refundable atau bisa dikembalikan jika batal membeli. Jumlahnya juga ringan mulai dari Rp1 juta sesuai dengan kebijakan pengembang.

c. Cicilan dan Harga

Hal pertama yang harus Anda waspadai adalah penulisan kata dengan akhiran "an" yang menjelaskan nominal harga. Semisal “Apartemen strategis harga Rp200 jutaan”, atau “Cicilan perbulan hanya Rp2 jutaan.” Faktanya, apartemen tersebut bisa jadi memiliki harga Rp295 juta atau cicilan perbulannya mencapai Rp2,9 juta. Jadi jangan terburu nafsu dan pastikan dengan mengajukan pertanyaan dan riset kembali.

d. Kritis Soal Lokasi

Bahasa marketing “Hanya 5 menit dari pintu tol”, perlu Anda buktikan kebenarannya dengan melakukan double check. Pelajari apakah daerah tersebut kerap mengalami kepadatan lalu lintas di jam-jam sibuk, atau selalu lengang dan lancar? Jika tidak memungkinkan untuk datang ke lokasi atau bertanya kepada warga lokal di sekitarnya, Anda juga bisa mengecek jarak dan waktu tempuh melalui Google Maps.

e. Jangan Mudah Percaya

Sebagai salah satu alat pemasaran, brosur tidak menjelaskan banyak hal secara terperinci. Beberapa diantaranya bahkan ada yang mencantumkan promosi seperti diskon, bonus, atau pemberian gratis namun luput dari penjelasan syarat dan ketentuan. Ilustrasi artistik juga tidak selalu persis dengan aslinya. Jika tertera jaminan ROI (Return of Investment) atau kembali modal, Anda juga perlu meminta perhitungan yang rinci.

Itulah beberapa tips beli rumah kedua yang bisa Anda ikuti. Mudah-mudahan Anda bisa menemukan lokasi yang strategis dan prospektif agar rumah kedua ini bisa jadi sumber investasi yang menguntungkan.

Temukan lebih banyak panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

AreaInsider

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

4 Rekomendasi Rumah Baru di Jawa Timur

Masukan