Tips Beli Rumah Tanpa SHM

Mekarsari-Village-Depok

RumahCom – Tips beli rumah tanpa SHM ini sangat penting untuk diketahui. Asal tahu saja, proses membeli properti, baik rumah atau apartemen, biasanya butuh waktu hingga sembilan bulan lamanya.

Pasalnya, ada banyak aspek yang mesti diperhatikan dan digali dengan benar, salah satunya dari sisi legalitas lahannya. Agar tidak menyesal setelah membeli properti, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal berikut terlebih dulu:

  1. Pentingnya Sertifikat Tanah untuk Memperoleh Akta Jual Beli (AJB)
  2. Keuntungan Memiliki SHM
  3. Tips Beli Rumah Tanpa SHM
    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
    3. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Penjelasan lebih mendetail bisa Anda baca lewat artikel di bawah ini.

1. Pentingnya Sertifikat Tanah untuk Memperoleh Akta Jual Beli (AJB)

Konsumen harus tahu betul apakah akan beli rumah tanpa SHM alias Sertifikat Hak Milik (SHM) lantaran baru mengantongi Akta Jual Beli (AJB).

AJB bukan sertifikat, melainkan perjanjian jual-beli dan merupakan salah satu bukti pengalihan hak atas tanah sebagai akibat dari jual-beli. AJB dapat terjadi dalam berbagai bentuk kepemilikan tanah, baik hak milik, maupun hak guna bangunan.

Pengurusan Akta Jual Beli dilakukan di kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah atau PPAT. Perlu diingat bahwa wilayah kerja PPAT adalah berdasarkan daerah tingkat dua. Artinya, PPAT hanya bisa menerbitkan akta jual beli untuk tanah yang berada satu wilayah dengan kantornya.

Untuk bisa menerbitkan akta jual beli, PPAT membutuhkan sertifikat tanah asli dari penjual. Hal ini tentu akan sedikit sulit jika status tanahnya masih berupa girik. Tanpa sertifikat, transaksi tidak bisa dilanjutkan, karena dianggap tidak sah secara hukum.

Namun, apa jadinya jika tanah yang ingin Anda beli belum bersertifikat? Jika tak sabar menunggu penjual menguruskan sertifikat, Anda juga bisa mempercepat prosesnya dengan terjun langsung membantu mengurus sertifikat.

Mau tak mau, ini harus Anda lakukan karena dokumen ini dibutuhkan sebagai syarat untuk pengurusan balik nama sertifikat kepemilikan tanah yang akan dibeli.

2. Keuntungan Memiliki SHM

Demi menghindari terjadinya penipuan AJB ganda, sebaiknya AJB asli segera dikonversi menjadi Sertifikat Hak Milik.

SHM menempati kasta tertinggi dan memiliki manfaat paling besar bagi pemiliknya. Hal ini mengacu kepada Pasal 20 Undang-Undang Pokok Agraria bahwa hak milik atas tanah adalah hak turun-temurun, terkuat, dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah.

Dengan demikian, sertifikat hak milik adalah bukti kepemilikan paling kuat atas tanah maupun bangunan karena tidak ada campur tangan atau kepemilikan pihak lain.

Status sertifikat hak milik juga tak memiliki batas waktu tertentu seperti sertifikat lainnya. Selain itu, sertifikat ini menjadi elemen paling valid saat Anda akan melakukan transaksi jual beli maupun penjaminan saat mengajukan fasilitas pembiayaan perbankan.

Keunggulan SHM atau Sertifikat Hak Milik

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum, dan Pajak Properti

Keunggulan SHM atau Sertifikat Hak Milik

3. Tips Beli Rumah Tanpa SHM

Sebelum membeli properti, Anda perlu memastikan hal-hal berikut agar nantinya bisa mengurus SHM:

a. Warga Negara Indonesia (WNI)

Syarat utama mendapatkan sertifikat hak milik adalah warga negara Indonesia. Pasal 21 ayat 1 Undang-Undang Pokok Agraria menyatakan bahwa hanya warga negara Indonesia yang dapat mempunyai hak milik.

Jika Anda menikah dengan warga negara asing dan Anda tidak memiliki surat perjanjian pranikah yang berkekuatan hukum untuk pemisahan harta dengan pasangan, maka Anda tidak dapat memenuhi syarat sebagai subyek hak milik.

b. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Hal lain yang wajib dicek saat membeli properti adalah bukti Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bangunan apapun harus punya (IMB). Jika IMB tak ada, pemerintah bisa membongkar bangunan itu karena dianggap menyalahi aturan.

Disadur dari Wikipedia, rumah atau bangunan yang telah ber-IMB memiliki kelebihan dibanding yang tidak ber-IMB, yakni:

  • Bangunan memiliki nilai jual yang tinggi;
  • Jaminan kredit bank;
  • Peningkatan status tanah;
  • Informasi peruntukan dan rencana jalan.

c. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Pastikan si penjual memiliki bukti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), terlebih bagi Anda yang berniat membeli properti seken/bekas. Surat lunas PBB mutlak diperlukan untuk menghindari teguran aparat pemerintah.

Anda juga bisa menyimak tips beli rumah tanpa SHM lewat video berikut:

 

Temukan lebih banyak panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

4 Rumah Harga Di Bawah Rp500 Juta

Masukan