Tips Membeli Properti di Luar Negeri dan Luar Kota

Singapore skyline boat quay

RumahCom – Kendati berinvestasi atau membeli properti di luar negeri memiliki banyak kelebihan plus return menggiurkan, tetap saja sebagai seorang investor tidak bisa sembarangan dalam mengambil keputusan.

Tampaknya hal itu juga berlaku bagi seseorang yang berminat berinvestasi properti di luar kota. Beberapa orang memilih untuk mencari rumah di luar kota atau bahkan di kampung halaman yang notabene bukan pusat kota. Misalnya saja di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Hal itu dikarenakan harga rumah di tempat-tempat tersebut cenderung lebih rendah ketimbang di tengah kota.

Bagi Anda yang berminat berinvestasi properti di luar negeri maupun di luar kota, simak secara saksama artikel ini karena di dalamnya membahas hal-hal berikut.

  1. Tips Membeli Properti di Luar Negeri
    1. Lokasi
    2. Dana
    3. Lakukan Riset
    4. Buat Daftar Prioritas
    5. Proyeksi Masa Depan
    6. Cek Regulasinya
  2. Tips Aman Beli Rumah di Luar Kota
    1. Pilih Area yang “Dekat” dengan Anda
    2. Tetap Dekat dengan Pusat Kota
    3. Pilih Dekat dengan Kampus
    4. Halaman yang Memadai
    5. Buatlah Tanah yang Produktif

Sudah tahu kan artikel ini mau ngebahas apa saja?

1. Tips Membeli Properti di Luar Negeri

Secara garis besar, ada enam hal yang mesti dipersiapkan dan dipahami secara baik, sebelum memutuskan membeli properti di luar negeri. Kira-kira, apa saja ya tips membeli properti di luar negeri?

a. Lokasi

Tujuan utama berinvestasi di luar negeri adalah untuk disewakan. Oleh karena itu, negara seperti Australia, Malaysia, dan Amerika Serikat sering dijadikan tujuan investasi. Di Australia dan Amerika Serikat, Anda bisa menyasar pasar penyewa mahasiswa karena kedua negara ini kerap menjadi tujuan mahasiswa dari mancanegara untuk melanjutkan pendidikannya.

Sementara itu, Malaysia populer sebagai tujuan 'wisata kesehatan'. Biaya pemeriksaan dan tindakan kesehatan relatif lebih terjangkau jika dibandingkan di Indonesia, sehingga banyak orang Indonesia yang lebih memilih berobat ke negeri Jiran tersebut. Meski biayanya relatif terjangkau, kualitasnya tak kalah, bahkan lebih baik dari di dalam negeri.

Nah, dengan demikian, lokasi yang sebaiknya menjadi sasaran investasi properti Anda adalah lokasi yang dekat dengan kampus ataupun fasilitas-fasilitas kesehatan.

Ciri-ciri Lokasi Investasi Properti yang Prospektif

Investasi Properti

Ciri-ciri Lokasi Investasi Properti yang Prospektif

b. Dana

Sebelum mulai mencari properti, baik secara online maupun melihat langsung, Anda perlu menghitung dana dan berapa daya beli maksimal Anda. Seringkali para investor mencari properti impian mereka, namun tidak memperhatikan apakah dana yang dimiliki cukup untuk mendapatkannya. Hal ini tentu kerap mendatangkan kekecewaan.

Oleh karenanya jangan hanya menghitung harga properti yang diincar, melainkan perhitungkan pula semua biaya, pajak, pembiayaan, dan lain-lain. Dengan demikian, uang Anda tidak habis hanya untuk membeli properti tersebut.

c. Lakukan Riset

Riset sangat penting dilakukan agar investasi yang Anda geluti tidak berujung sia-sia. Selain mencari detail informasi properti yang dibidik, jangan lupa untuk mengamati kondisi pasar di lokasi tersebut. Beberapa tahun lalu, Amerika Serikat mengalami property bubble, sehingga banyak pengelola properti sewa yang menawarkan investasinya ke Indonesia.

Dua tahun lalu, Anda bisa mendapatkan dua buah properti yang sudah tersewa hanya dengan harga Rp2,7 miliar. Hal ini cukup menarik karena properti yang Anda miliki sudah memiliki penyewa, sehingga langsung memberikan pemasukan bagi Anda.

Selain itu, perhatikan pesaing dan kenali harga pasaran dari properti yang Anda incar. Salah satu langkah yang bisa Anda terapkan adalah melalui survei harga rumah. Pastikan Anda membayar dengan harga yang wajar. Jangan terlalu cepat percaya dengan orang yang memberi info mengenai harga properti tersebut.

d. Buat Daftar Prioritas

Buat daftar prioritas berdasarkan tingkat kepentingannya, seperti kolam renang, lokasi dekat dengan pantai, pemandangan (view), peluang sewa, fasilitas anak-anak, dan lain-lain. Kemudian, tentukan poin apa yang bisa dieliminasi.

Dengan dana terbatas, sulit rasanya mendapat semua keinginan Anda. Jadi, harus ada hal yang perlu dikompromikan. Peringkat teratas dari daftar prioritas, biasanya pemandangan laut. Akan tetapi, properti dengan karakteristik ini umumnya sangat mahal.

e. Proyeksi Masa Depan

Banyak pembeli yang hanya melihat kondisi properti saat melakukan transaksi, namun tidak melihat proyeksi masa depan properti tersebut. Anda harus selalu berpikir bahwa properti yang dibeli, suatu hari nanti akan dijual. Bahkan, bila Anda tidak berniat menjualnya dalam waktu dekat, Anda pun harus mempertimbangkannya, karena keadaan atau kebutuhan Anda bisa berubah sewaktu-waktu.

Banyak orang yang membeli saat booming. Biasanya, mereka tergoda membeli properti baru yang terlihat bagus, tetapi bentuknya sama dengan properti di sekitarnya. Hal ini tentu mempertinggi potensi kompetisi sekaligus menurunkan permintaan sewa. Untuk itu, membeli properti dengan bentuk unik dan terbatas harus menjadi prioritas.

f. Cek Regulasinya

Perhatikan aturan negara yang bersangkutan. Pilihlah negara dengan makro ekonomi yang stabil. Paling tidak, jika kondisi ekonomi saat ini buruk, ke depan akan membaik. Perlu diperhatikan, negara-negara berkembang lebih besar kenaikan harganya dibanding negara maju.

Perhatikan pula suku bunga cicilan KPR yang berlaku di negara tersebut. Selain Australia, Amerika Serikat adalah negara yang paling banyak memberi kemudahan kepada investor properti mancanegara.

Di Amerika Serikat, misalnya, mereka mengizinkan investor asing perorangan untuk membentuk entitas bisnis dan membuka rekening bank. Dengan demikian, pemasukan dari sewa tidak perlu langsung ditransfer ke rekening Anda di dalam negeri.

Agar tak salah langkah, ada baiknya Anda mengetahui dulu ciri-ciri pengembang properti yang baik. Simak melalui tayangan di bawah ini!

 

2. Tips Aman Beli Rumah di Luar Kota

Setelah membahas tips membeli properti di luar negeri, sekarang kita akan membahas tips membeli properti di luar kota. Meski murah, namun sebagai calon pembeli yang profesional Anda tidak boleh mengesampingkan faktor-faktor penting dalam melakukan transaksi pembelian properti. Apa saja misalnya?

a. Pilih Area yang ‘Dekat’ dengan Anda

Sebaiknya, kota yang dipilih memiliki kedekatan dengan Anda. Maksudnya, Anda dulu pernah tinggal di kota itu, atau orang tua Anda tinggal di kota itu, atau ada saudara atau kenalan dekat Anda yang berada di sana.

Gunanya, agar rumah Anda tetap dirawat terutama saat Anda belum sempat mengunjunginya dalam waktu lama oleh kenalan Anda tersebut.

b. Tetap Dekat dengan Pusat Kota

Anda mungkin ingin tinggal di area yang sejuk dan tenang. Akan tetapi, ingat, Anda baru akan menggunakannya saat tua nanti. Jadi, sebisa mungkin pilihlah rumah yang tetap dekat dengan pusat kota sehingga Anda tetap mudah berbelanja kebutuhan rumah.

Lagipula, kondisi lalu lintas di kota yang terlalu besar cenderung lebih aman. Harga rumah di pusat kota juga cenderung stabil, bahkan mengalami kenaikan yang pesat, sehingga Anda bisa menggunakannya sebagai investasi jika sewaktu-waktu membutuhkan dana besar.

c. Pilih Dekat dengan Kampus

Tetap ingin melirik pinggiran kota? Sah-sah saja, asalkan lihat dulu kondisi sekitarnya. Lebih baik jika di sekitar Anda terdapat beberapa kampus.

Harga rumah di sekitar kampus juga cenderung mengalami kenaikan karena banyak jenis usaha yang bisa dilakukan di sekitarnya. Misalnya saja mendirikan kos-kosan, membangun warung makan, serta usaha laundry. Meski nantinya Anda pensiun, tak berarti Anda tak melakukan apa-apa, kan?

d. Halaman yang Memadai

Mengingat harga tanah atau rumah di kota lain yang tak sebesar kota tempat tinggal Anda lebih murah, tak ada salahnya membeli rumah yang lebih besar.

Tak harus bangunannya yang super besar, namun minimal Anda mempunyai halaman rumah yang memadai sehingga rumah Anda mendapatkan udara segar setiap harinya. Gunakan halamannya untuk menanam beragam tanaman buah.

e. Buatlah Tanah yang Produktif

Saat Anda membeli tanah—yang nantinya akan dibangun rumah—jangan biarkan tanah tersebut menganggur. Buatlah tanah menjadi lebih produktif dengan menggunakannya sebagai tempat bercocok tanam. Jika Anda sudah membangun rumahnya, rumah bisa disewakan terlebih dahulu. 

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa membeli rumah

Temukan agen terbaik dan spesialis di setiap area

Cari Agen

Temukan agen terbaik dan spesialis di setiap area

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Mau Beli Rumah Di Jakarta Barat

Masukan