Mengenal Urbanisasi: Dampak, Faktor, dan Cara Mencegah

Dalam setiap negara bisa terjadi sebuah perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lainnya. Ketahuilah apa itu urbanisasi dan dampak yang bisa dihasilkannya melalui artikel ini.
1. Mengenal Urbanisasi Dampak, Faktor, dan Cara Mencegah
Kota besar sering mengalami kepadatan yang diakibatkan oleh urbanisasi. (Foto: Pexels - NICE GUYS)

RumahCom - Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang menjadi destinasi wisata favorit bagi para turis asing. Indonesia masih memiliki banyak sekali lahan kosong yang bisa dimanfaatkan oleh pengembang untuk membuka lahan perumahan baru pada setiap daerah yang kosong tersebut. Karena tersedianya lahan yang baru terbuka itulah menjadikan terjadinya sebuah urbanisasi pada suatu daerah.

Dalam setiap negara sebenarnya urbanisasi sangat umum ditemui. Urbanisasi juga biasanya terjadi karena tidak adanya pemerataan pembangunan yang membuat perpindahan penduduk dalam jumlah yang masif bisa terjadi. Agar Anda bisa mengetahui dan mengenal urbanisasi dan dampaknya maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Urbanisasi Adalah
  2. Mulai Bisnis di Kampung Halaman Sebagai Langkah Pencegahan Urbanisasi
  3. Dampak Urbanisasi Secara Umum
    1. Keterbatasan Hunian di Daerah Perkotaan
    2. Kota Menjadi Terlalu Padat
    3. Meningkatnya Angka Pengangguran
    4. Munculnya Daerah Kumuh
    5. Penyebaran Penyakit Berbahaya
    6. Terjadinya Kemacetan
    7. Berkurangnya Penduduk Usia Produktif di Desa
  4. Faktor-Faktor Pendorong Urbanisasi
  5. Cara Mencegah Urbanisasi

1. Urbanisasi Adalah

Pembukaan lahan baru bisa menjadi salah satu penyebab urbanisasi. (Foto: Pexels - Julia Volk)

Pembukaan lahan baru bisa menjadi salah satu penyebab urbanisasi. (Foto: Pexels - Julia Volk)

Seiring dengan kemajuan zaman membuat pola pikir dari masyarakat mengalami banyak perubahan. Terlena dengan kemajuan yang sangat pesat pada kota-kota besar mengakibatkan banyak yang memilih untuk mengadu nasib dan mencoba peruntungannya untuk hidup pada kota besar tersebut. Seperti yang dikutip dari Wikipedia, urbanisasi adalah sebuah perpindahan populasi dari wilayah pedesaan menuju ke kota dan mengakibatkan berkurangnya jumlah penduduk yang berada di desa.

Hal ini tentu sangatlah berbahaya karena sebuah kota yang sudah padat penduduknya bisa menjadi semakin padat dan hal tersebut akan diperparah apabila masyarakat yang melakukan urbanisasi tidak memiliki pengalaman tetapi memilih untuk mencoba mengadu nasib di daerah perkotaan. Penduduk desa yang menganggur bisa menjadikan kota semakin kumuh dan kepadatannya menjadi tidak terkendali.

2. Mulai Bisnis di Kampung Halaman Sebagai Langkah Pencegahan Urbanisasi

Memanfaatkan lahan pedesaan dengan baik bisa menjadi salah satu pencegah urbanisasi. (Foto: Pexels - Maria Orlova)

Memanfaatkan lahan pedesaan dengan baik bisa menjadi salah satu pencegah urbanisasi. (Foto: Pexels - Maria Orlova)

Banyak yang lebih memilih untuk pindah ke daerah perkotaan karena menganggap kehidupan di desa tidaklah menyenangkan dan mencoba mencari sesuatu yang lebih bergengsi pada kota-kota besar. Urbanisasi dalam jumlah yang sangat besar bisa memberikan dampak yang sangat buruk dalam berbagai hal berbeda. Untuk mencegah terjadinya urbanisasi, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan seperti yang ada di bawah ini:

  • Dilansir dari Conserve Energy Future, pembangunan dan pengembangan yang ada pada daerah pedesaan haruslah terjadi secara merata. Pembangunan berbagai bentuk fasilitas penting seperti pendidikan, kesehatan dan sanitasi harus tersedia pada setiap desa sebagai salah satu langkah untuk pembangunan yang merata.
  • Pihak pengembang properti juga bisa melakukan pengembangan pada daerah-daerah kosong yang tersedia di dekat wilayah urban sebagai bentuk agar masyarakat desa tidak perlu jauh-jauh untuk bisa merasakan sebuah kota yang nyaman dan memiliki berbagai bentuk destinasi wisata yang menarik.
  • Generasi muda bisa memulai untuk membuka lapangan pekerjaan baru pada daerah pedesaan dengan membuka sebuah bisnis secara daring untuk menjual berbagai produk lokal yang ada pada desa tersebut agar bisa menjangkau daerah lainnya dengan mudah.
  • Menyiapkan sebuah sistem pertanian atau bercocok tanam yang baik agar produk yang dihasilkannya bisa jauh lebih berkualitas dan mampu bersaing dengan negara internasional lainnya.

Jika Anda berhasil menjalankan bisnis di kampung maka gunakanlah keuntungannya untuk membeli hunian idaman Anda! Berikut ini pilihan rumah di Kota Surabaya yang terjangkau mulai Rp200 jutaan 3 kamar tidur sebagai investasi di kampung halaman.

3. Dampak Urbanisasi Secara Umum

Kemacetan pada kota-kota besar bisa muncul akibat urbanisasi. (Foto: Pexels - Mikechie Esparagoza)

Kemacetan pada kota-kota besar bisa muncul akibat urbanisasi. (Foto: Pexels - Mikechie Esparagoza)

Urbanisasi yang terjadi dalam jumlah yang masif tentunya bisa memberikan sebuah dampak yang sangat berbahaya bagi kota yang dikunjungi dan desa yang ditinggalkan. Di bawah ini adalah beberapa dampak urbanisasi secara umum yang perlu Anda ketahui:

1. Keterbatasan Hunian di Daerah Perkotaan

Di daerah perkotaan umumnya terdapat lebih banyak kantor dan minimnya jumlah hunian yang mampu untuk menampung masyarakat apabila terjadi sebuah urbanisasi. Dengan adanya keterbatasan ini menjadikan banyak orang yang tidak bisa memiliki tempat tinggal yang layak di kota. Dengan adanya keterbatasan hunian juga menjadikan harga properti mengalami kenaikan dan menjadikan hanya segelintir orang saja yang mampu untuk membeli rumah

2. Kota Menjadi Terlalu Padat

Tanpa adanya urbanisasi, kota-kota besar sebenarnya sudah cukup padat dan kurang nyaman untuk ditinggali. Jika urbanisasi terjadi maka situasi kota akan menjadi terlalu padat dan menjadikan perbandingan antara luas wilayah dengan jumlah penduduk yang ada di dalamnya.3. Meningkatnya Angka Pengangguran

Pengangguran di kota bisa menjadi meningkat drastis apabila masyarakat desa yang melakukan urbanisasi tidak memiliki keahlian dan pengalaman kerja sebelumnya. Biaya hidup di kota yang sangat tinggi menjadikan masyarakat desa sulit untuk meningkatkan harapan hidupnya.

4. Munculnya Daerah Kumuh

Berkaitan dengan minimnya properti yang ada di kota menjadikan daerah kumuh bermunculan dan membuat kota menjadi tidak nyaman untuk ditinggali. Tidak hanya itu saja, akan bermunculan berbagai rumah semi permanen pada daerah bantaran sungai yang  tidak memiliki izin pembangunan sama sekali.

Rumah yang berada pada bantaran sungai tersebut biasanya menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir pada daerah perkotaan karena sungai yang harusnya memiliki fungsi untuk mengaliri air menjadi tercemar karena fungsi dari sungai yang sudah berubah dan ukurannya menjadi lebih mengecil.

Tips Investasi Properti di Kampung Halaman

Investasi Properti

Tips Investasi Properti di Kampung Halaman

5. Penyebaran Penyakit Berbahaya

Karena munculnya daerah yang kumuh menjadikan minimnya kebersihan pada daerah tersebut. Apabila pada satu wilayah memiliki tingkat kebersihan yang rendah maka bisa memunculkan berbagai bentuk penyakit berbahaya yang bisa menular dengan cepat. Salah satu penyakit yang bisa muncul adalah seperti penyakit kulit.

6. Terjadinya Kemacetan

Kemacetan selalu mengikuti pada setiap daerah yang padat penduduknya. Apabila urbanisasi terjadi maka otomatis kemacetan pada satu kota bisa meningkat secara drastis. Volume jalan yang terbatas menjadikan kemacetan bisa terus mengalami peningkatan dan mengakibatkan masyarakat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya.

7. Berkurangnya Penduduk Usia Produktif di Desa

Kondisi kota yang tampak menarik menjadikan banyak penduduk desa yang masih berada pada usia produktif menjadi tertarik untuk pindah ke kota. Apabila banyak masyarakat desa dengan usia produktif melakukan urbanisasi maka otomatis desa tersebut akan mengalami kekurangan tenaga yang bisa membantu untuk menjalankan pertanian dan perkebunan yang ada.

Baca Juga: Simak 12 Ide Desain Rumah Desa Sederhana Lengkap Gambar

4. Faktor-Faktor Pendorong Urbanisasi

Tergiur dengan gemerlapnya kota besar menjadi salah satu alasan terjadinya urbanisasi. (Foto: Pexels - Nate)

Tergiur dengan gemerlapnya kota besar menjadi salah satu alasan terjadinya urbanisasi. (Foto: Pexels - Nate)

Urbanisasi tentu bisa terjadi apabila terdapat banyak alasan bagi masyarakat desa untuk melakukan perpindahan. Di bawah ini adalah beberapa faktor yang menjadi pendorong terjadinya urbanisasi:

  • Terjadinya sebuah perpindahan tren dari ekonomi agrikultur menjadi industrialis yang menandakan sebuah kemajuan dan perkembangan zaman. Sistem ekonomi industrialis inilah yang menarik penduduk desa untuk mengikuti perubahan dan mencoba mencari sebuah peluang pekerjaan yang baru.
  • Tersedianya pelayanan sosial dan kesehatan yang lebih baik di kota-kota besar dan akhirnya banyak yang lebih memilih untuk pindah untuk mendapatkan sebuah akses dan jaminan kesehatan yang terjamin.
  • Pada kota-kota besar juga cenderung lebih banyak pilihan lapangan pekerjaan. Penduduk desa ingin mencoba untuk mengadu peruntungan dan ingin memperbaiki kehidupan mereka.
  • Tersedianya transportasi dari desa ke kota yang memudahkan akses bagi siapa saja yang ingin melakukan perjalanan.

5. Cara Mencegah Urbanisasi

Munculnya daerah kumuh menjadi salah satu dampak dari urbanisasi. (Foto: Pexels - Shadman H.)

Munculnya daerah kumuh menjadi salah satu dampak dari urbanisasi. (Foto: Pexels - Shadman H.)

Perpindahan penduduk dari desa ke kota apabila masih dalam jumlah dan batasan yang wajar tentunya bukan sebuah masalah yang besar. Akan tetapi, apabila urbanisasi terjadi dalam jumlah yang sangat besar bisa membawa banyak masalah di kemudian hari. Dilansir dari Kullabs, di bawah ini adalah beberapa cara mencegah urbanisasi yang bisa diterapkan:

  • Perlu adanya pemerataan pembangunan di daerah pedesaan seperti menyediakan berbagai sarana kesehatan, pendidikan hingga fasilitas transportasi yang memadai.
  • Menyediakan berbagai bentuk lapangan pekerjaan baru dengan menyesuaikan kondisi lingkungan pedesaan yang ada. Sebagai contoh, pemerintah bisa melakukan edukasi mengenai sistem pemasaran secara daring untuk membantu penduduk desa dalam memasarkan dan menjual produk hasil pangan, sandang dan papan yang dimilikinya dengan mudah.
  • Membatasi peningkatan populasi dengan cara melarang terjadinya perpindahan dari desa menuju kota dengan cara harus memiliki identitas agar bisa tinggal di kota dalam waktu yang lama.

Itulah pembahasan mengenai urbanisasi, dampak, faktor dan cara mencegah terbaik yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Pembangunan juga harus dilakukan secara desentralisasi agar setiap penduduk bisa merasakan manfaatnya yang sama.

Ketahuilah apa yang dimaksud dengan tanah verponding melalui video yang menarik dan informatif berikut ini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Harga Apartemen dibawah Rp500 juta

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan