15 Ide Usaha Makanan Terbaru dan Gampang Laku

Sebelum memulai usaha makanan, ada beberapa hal penting yang harus diketahui. Diantaranya menentukan jenis usaha, cek pangsa pasar, serta lokasi yang strategis.
1. usaha makanan
Ada sejumlah hal yang wajib Anda ketahui dan pahami seputar usaha makanan. Sumber: nytimes.com

RumahCom – Memulai berbisnis adalah langkah tepat yang bisa Anda lakui apabila merasa sudah mantap untuk menjadi wiraswasta. Di samping perlu modal yang memadai, kemampuan dalam berbisnis juga harus dikuasai meski hanya melakoni usaha makanan. Eits, jangan salah! Ide usaha makanan meski kecil-kecilan, tetap menjadi bisnis yang tak pernah ada matinya. Pasalnya, makanan merupakan kebutuhan primer yang pasti diperlukan manusia setiap hari.

Untuk itu, ada sejumlah hal yang wajib Anda ketahui dan pahami seputar usaha makanan. Tujuannya agar Anda tak salah langkah dan bisnis yang dijalani bisa berjalan maksimal sesuai rencana. Mari simak artikel Rumah.com tentang ide usaha makanan berikut ini.

  1. Ketahui Sebelum Bikin Usaha Makanan
    1. Tentukan Jenis Usaha
    2. Cek Pangsa Pasar
    3. Lokasi Berjualan
    4. Strategi Penjualan
    5. Bahan Baku dan Kemasan
  2. Usaha Makanan: Jajanan Korea
  3. Usaha Makanan: Otak-otak dan Sosis Bakar
  4. Usaha Makanan: Cemilan Khas Bandung
  5. Usaha Makanan: Masakan ala Barat
  6. Usaha Makanan: Warung Makan Padang
  7. Usaha Makanan: Keripik dan Snack
  8. Usaha Makanan: Kue Basah
  9. Usaha Makanan: Makanan Cita Rasa Pedas
  10. Usaha Makanan: Sate Taichan
  11. Usaha Makanan: Ayam Geprek
  12. Usaha Makanan: Rice Bowl
  13. Usaha Makanan: Makanan Sehat
  14. Usaha Makanan: Roti Bakar
  15. Usaha Makanan: Dimsum

1. Ketahui Sebelum Bikin Usaha Makanan

Sumber: Pixabay

Sumber: Pixabay

Berbisnis makanan boleh jadi akan penuh rintangan dan tantangan. Akan tetapi kondisi tersebut patutnya bisa ditepis selama Anda selaku pengusaha mampu untuk mencari solusi dan strategi yang tepat. Oleh karenanya, sebelum bikin usaha makanan, mencari referensi dari banyak sumber mengenai tahapan yang baik sangat diperlukan.

Menjawab kebimbangan Anda soal langkah yang tepat, berikut Rumah.com paparkan persiapan yang harus Anda matangkan terlebih dulu sebelum membangun usaha makanan.

1. Tentukan Jenis Usaha

Sudah siap berbisnis, itu artinya Anda sudah tahu segala risikonya. Guna meminimalisir risiko kurang baik, maka menentukan jenis usaha makanan apa yang akan digeluti menjadi modal utama. Pastikan usaha makanannya sudah Anda pikirkan secara matang. Bila perlu lakukan riset mengenai jenis usaha makanan yang sedang tren saat ini, namun tidak lekang oleh perubahan zaman.

Pasalnya, masyarakat kini cenderung menggandrungi sesuatu yang sedang hits, namun pamornya tak bertahan lama dan cepat berlalu. Jika demikian, maka dikhawatirkan usaha makanan yang Anda jalani bisa berpotensi ikut surut.

Inilah 15 Tanaman Palawija Sebagai Sumber Pangan Di Rumah

Tips Rumah Dan Apartemen

Inilah 15 Tanaman Palawija Sebagai Sumber Pangan Di Rumah

2. Cek Pangsa Pasar

Usaha makanan memang sebaiknya berada tidak jauh dari area tempat tinggal Anda. Sehingga Anda tahu betul bagaimana selera masyarakat sekitar termasuk pangsa pasarnya. Bahkan sah-sah saja bila Anda meniru usaha makanan paling favorit yang ada di kawasan tempat tinggal. Cari tahu juga siapa yang akan menjadi target pembeli dari usaha Anda, apakah anak remaja, dewasa, atau bisa ke segala usia.

3. Lokasi Berjualan

Lokasi yang strategis akan menentukan keberhasilan usaha makanan Anda. Lebih baik lagi, apabila lokasi yang dituju tidak memiliki pedagang dengan jenis usaha yang sama dengan Anda alias minim kompetitor. Kendati demikian, area yang ramai belum sepenuhnya menjanjikan usaha makanan Anda laris manis. Untuk memperkuat lokasi, tetap canangkan strategi promosi yang mampu menarik pelanggan.

Perlu dicatat, bisnis usaha makanan merupakan salah satu bisnis paling menjanjikan, mudah laku, dan jelas menguntungkan. Terlebih jika dikelola secara maksimal, keuntungannya bisa Anda alokasikan untuk membeli rumah idaman. Mau punya rumah di Bekasi harga terjangkau? Cek pilihan rumahnya dengan harga di bawah Rp500 jutaan di sini!

4. Strategi Penjualan

Terkait strategi penjualan, saat ini Anda bisa memanfaatkan kecanggihan dari media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Jika ada dana lebih, Anda bisa mempertimbangkan untuk meng-endorse selebgram yang sesuai dengan target pangsa pasar usaha makanan Anda.

5. Bahan Baku dan Kemasan

Masalah packaging atau kemasan saat ini menjadi hal yang cukup diperhitungkan secara serius. Bagaimana tidak, bahkan sebuah kemasan saja acapkali diulas oleh pecinta kuliner. Oleh karenanya, ciptakan desain dan model kemasan yang menarik, serta mengutamakan unsur ramah lingkungan (eco-friendly).

Sementara menyangkut bahan baku, agar proses produksi berjalan dengan lancar sebaiknya cari rekanan supplier yang mampu memasok kebutuhan usaha makanan Anda. Memiliki rekanan supplier juga akan memudahkan Anda saat bahan baku utama tengah sulit dicari di pasaran.

2. Usaha Makanan: Jajanan Korea

Saat ini banyak restoran hingga pedagang kaki lima yang menjajakan menu masakan khas Korea Selatan.  Sumber: Pixabay

Saat ini banyak restoran hingga pedagang kaki lima yang menjajakan menu masakan khas Korea Selatan.  Sumber: Pixabay

Penggemar K-drama atau drakor tentu hafal nama-nama makanan khas Negeri Ginseng. Mulai dari tteokboki, odeng, gimbab, hotteok, hingga sundae. Menjawab keinginan para pecinta drakor untuk merasakan aneka masakan khas Korea Selatan, saat ini banyak restoran hingga pedagang kaki lima yang menjajakan menu-menu tersebut.

Untuk itu, bagi Anda yang merasa sudah cukup mampu menyajikan menu khas Korea Selatan dengan cita rasa otentik, maka tidak ada salahnya untuk menjajal jenis usaha makanan ini. Di bawah ini perkiraan untuk modal yang harus dikeluarkan serta keuntungan yang akan didapat.

  • Modal

Modal usaha makanan khas Korea Selatan sedikitnya membutuhkan dana sekitar Rp9 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk membeli gerobak/booth minimalis Rp2,5 juta, meja dan kursi pengunjung Rp3 juta, peralatan masak Rp1 juta, dan bahan baku Rp2,5 juta. Perhitungan ini tentu akan berbeda jika Anda memilih untuk menempati ruko guna menjalankan usaha makanan tersebut.

  • Keuntungan

Tergantung berapa harga yang Anda banderol untuk menu makanannya, akan berpengaruh terhadap jumlah omset yang didapat. Sebagai ilustrasi, Anda menghargai menu di rata-rata Rp15 ribu per porsi. Maka jika dalam satu hari terjual 30 porsi, omset kotor yang didapat senilai Rp450 ribu. Atau dalam satu bulan, Anda akan mendapat bruto Rp13,5 juta.

3. Usaha Makanan: Otak-otak dan Sosis Bakar

Usaha makanan berikut ini terbilang cukup laris di pasaran. Bagaimana tidak, dengan harga yang murah sekitar Rp2 ribu sampai Rp15 ribu per tusuk, para pembeli bisa menikmati jajanan enak yang cocok dinikmati pada siang dan malam hari. Tertarik menggeluti bisnis usaha makanan ini? Cek modal dan keuntungannya.

  • Modal

Modal usaha makanan otak-otak dan sosis bakar sekitar Rp4,5 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk membeli gerobak/booth minimalis Rp2,5 juta, peralatan masak termasuk pemanggang Rp1,2 juta, dan bahan baku Rp800 ribu.

  • Keuntungan

Umumnya, menu bakar-bakaran seperti sosis, otak-otak, chikuwa, hingga dumpling cheese, dihargai mulai Rp2 ribu per tusuk. Sehingga jika dalam satu hari Anda bisa membukukan penjualan sebanyak 200 tusuk (ambil harga jual terendah), maka omset kotor yang akan didapat senilai Rp400 ribu. Atau dalam satu bulan, Anda akan mendapat bruto Rp12 juta.

4. Usaha Makanan: Cemilan Khas Bandung

Apakah Anda penyuka cemilan khas Bandung yang identik dengan bahan dasar aci alias sagu? Sebut saja cireng, cilok, cilor, dan cimol. Jika iya, mungkin usaha makanan berikut layak dipertimbangkan. Modal untuk memulai usaha makanan ini terbilang cukup minim, namun punya keuntungan yang menggiurkan. Bahkan, berjualan cemilan khas Bandung bisa Anda lakukan dari teras rumah selama Anda tinggal di area pemukiman padat penduduk.

5. Usaha Makanan: Masakan ala Barat

Dibanding jenis usaha makanan lainnya, untuk masakan barat umumnya disajikan dalam konsep restoran kelas menengah atas. Sumber: Pinterest

Dibanding jenis usaha makanan lainnya, untuk masakan barat umumnya disajikan dalam konsep restoran kelas menengah atas. Sumber: Pinterest

Menu masakan ala western memang tak pernah ada matinya. Penyukanya pun beragam, mulai dari anak-anak, orang tua, hingga lansia. Cita rasanya yang menonjolkan rempah esensial memang menjadi ciri khas tersendiri. Dibanding jenis usaha makanan lainnya, untuk masakan barat umumnya disajikan dalam konsep restoran kelas menengah atas. Kendati tak menutup kemungkinan juga banyak pedagang kelas menengah bawah yang menjajakan menu makanan ini.

Jika tertarik menggeluti usaha makanan ala western, maka strategi pemasaran yang tepat adalah menggunakan keajaiban media sosial demi menarik pelanggan. Tentunya dibarengi dengan promosi saat grand opening atau terkait dengan momen spesial.

6. Usaha Makanan: Warung Makan Padang

Memulai usaha makanan warung Padang terbilang butuh modal besar. Pertama adalah tempat usaha, yang umumnya perlu menyewa ruko di tepi jalan. Untuk sewa ruko sendiri memerlukan bujet minimal Rp30 juta per tahun. Anda bisa cek daftar ruko dengan harga sewa kisaran Rp30 juta di Rumah.com.

Sementara warung makan menawarkan konsep dine-in di samping take away, maka butuh tambahan modal senilai Rp6 jutaan untuk membeli kursi dan meja. Belum lagi peralatan makan senilai Rp2 jutaan,  peralatan masak Rp4 jutaan, dan peralatan untuk menyajikan lauk Rp1,5 jutaan. Biaya tersebut belum termasuk dana lain-lain seperti peralatan elektronik.

7. Usaha Makanan: Keripik dan Snack

Meski sudah dipasarkan dengan berbagai merek dan ada di seluruh kota, berbagai jenis keripik terutama keripik singkong selalu digemari. Teksturnya yang renyah dengan pilihan rasa manis dan asin memenuhi selera banyak orang. Pastikan tekstur keripik singkong Anda renyah di mulut, sehingga setiap orang tidak bisa berhenti untuk menikmatinya.

Ide lainnya, Anda bisa mencoba usaha makanan ringan atau snack seperti makaroni pedas, keripik kentang, mie lidi, kacang koro aneka rasa, keripik pisang, maupun jenis snack kekinian yang bercita rasa pedas atau manis.

8. Usaha Makanan: Kue Basah

Usaha makanan yang satu ini mungkin jarang terpikirkan banyak orang. Tapi siapa sangka, kue basah masih sangat digemari terutama kalangan ibu-ibu yang pada pagi hari sudah sibuk menyiapkan sarapan. Jika Anda tidak ahli dalam membuat kue, jangan khawatir! Anda hanya perlu ekstra tenaga untuk bangun dini hari dan berangkat ke pasar demi memburu aneka kue basah.

Selanjutnya, jajakan usaha makanan Anda tersebut di lokasi yang strategis, khususnya dilalui jalur pekerja kantoran menuju tempat kerja mereka. Tidak perlu terlalu gusar akan strategi pemasaran, sebab jika kue basah yang Anda jual punya rasa yang enak, maka promosi dari mulut ke muluk akan berjalan dengan sendirinya.

9. Usaha Makanan: Makanan Cita Rasa Pedas

Untuk memasarkan bakso aci buatan Anda  bisa dilakukan secara offline maupun online. Sumber: Qraved

Untuk memasarkan bakso aci buatan Anda  bisa dilakukan secara offline maupun online. Sumber: Qraved

Makanan bercita rasa pedas pun tengah naik daun hingga sekarang. Salah satunya yang bisa Anda jadikan bekal usaha makanan pedas adalah bakso aci. Menu khas Jawa Barat yang terbuat dari tepung sagu ini digemari para pecinta pedas, dengan menghadirkan tekstur kenyal dengan tambahan ceker ayam, tahu, dan pilus serta kuah bakso.

Untuk memasarkan bakso aci buatan Anda bisa dilakukan secara offline maupun online. Bila memilih teknik pemasaran secara daring, maka hal utama yang perlu diperhatikan adalah membuat kemasan bakso aci yang baik. Pastikan bumbu, isi bakso aci, dan pilus, dikemas dalam wadah terpisah agar kerenyahan dan kesegaran bakso aci bisa dinikmati dengan baik.

Tip Rumah
Berbisnis usaha makanan bakso aci juga bisa dipasarkan melalui e-commerce. Sajikan keunikan tersendiri demi menarik minat konsumen.

10. Usaha Makanan: Sate Taichan

Satu lagi menu masakan bercita rasa pedas yang punya banyak penggemar. Adalah sate taichan, yang ditawarkan dalam berbagai pilihan yakni daging ayam, kulit ayam, maupun kombinasi keduanya. Bumbu sate taichan identik dengan perpaduan pedas, asin, dan asam. Rasanya segar dan nikmat, cocok dijadikan santapan makan malam.

Bagi Anda yang berencana membangun usaha makanan sate taichan, ada baiknya memilih lokasi yang akrab dengan tempat nongkrong anak-anak muda. Pastikan rasa sate taichan Anda mampu menggoyang lidah, plus harganya yang ramah kantong. Umumnya, seporsi sate taichan dihargai Rp20.000.

11. Usaha Makanan: Ayam Geprek

Ayam geprek juga punya pamor yang eksis sejak beberapa tahun lalu. Ayam yang renyah dilapis sambal super pedas akan menambah nafsu makan bagi penikmatnya. Untuk menggeluti usaha makanan ini, berikut perkiraan modal dan keuntungannya.

  • Modal

Modal usaha makanan ayam geprek sekitar Rp4 juta, dengan asumsi Anda menyajikan restoran virtual alias menggunakan pemasaran melalui aplikasi pesan antar makanan. Modal Rp4 juta bisa difungsikan untuk membeli peralatan masak Rp1,2 juta, kemasan ayam geprek Rp500 ribu dan bahan baku Rp2 juta.

  • Keuntungan

Satu porsi ayam geprek dibanderol paling murah Rp20 ribu. Itu artinya, bila satu hari Anda bisa meraih penjualan sebanyak 50 porsi, maka omset kotor yang akan didapat senilai Rp1 juta atau sama dengan Rp30 juta per bulan.

12. Usaha Makanan: Rice Bowl

Penyuka hidangan ala Jepang seperti rice bowl punya segmen pasar tersendiri. Sumber: Good Housekeeping

Penyuka hidangan ala Jepang seperti rice bowl punya segmen pasar tersendiri. Sumber: Good Housekeeping

Nasi dan lauk yang terhidang dalam mangkuk atau disebut rice bowl juga punya segmen pasar tersendiri. Guna memasarkan usaha makanan rice bowl, Anda bisa memanfaatkan kekuatan media sosial termasuk WhatsApp. Jika ingin meraih penjualan lebih masif, menjadi partner atau merchant aplikasi layanan pesan antar makanan pun sangat direkomendasikan.

13. Usaha Makanan: Makanan Sehat

Penggiat gaya hidup sehat kini semakin banyak. Oleh karenanya, menangkap peluang tersebut dengan menggeluti usaha makanan sehat patut dicoba. Kebanyakan pengusaha makanan sehat menawarkan konsep berlangganan dalam kurun waktu seminggu atau sebulan bagi konsumennya. Jika ditelisik, konsep menu makanan sehat relatif mirip dengan katering, hanya saja menu masakan terjamin keseimbangan gizinya.

14. Usaha Makanan: Roti Bakar

Usaha makanan roti bakar seakan tak pernah redup sejak puluhan tahun lalu. Bagaimana tidak, warung roti bakar selalu diramaikan pembeli terutama pada malam hari. Guna melakoni usaha makanan ini, modal yang perlu disiapkan cukup besar. Lantaran roti bakar biasanya tidak menjadi menu tunggal, melainkan ada sajian makanan lainnya dan beragam jenis minuman. Hal utama yang wajib dicermati sebelum usaha makanan roti bakar adalah menemukan lokasi bisnis yang ideal.

15. Usaha Makanan: Dimsum

Satu lagi jenis usaha makanan yang wajib Anda perhitungkan. Selain rasanya yang lezat dan mengenyangkan, dimsum kini ditawarkan dalam aneka rasa dengan toping bervariasi. Bila tertarik untuk berusaha makanan dimsum, maka cari terlebih dulu keunikan dimsum buatan Anda yang belum pernah ada sebelumnya. Selamat mencoba!

Sesungguhnya pihak bank membuka pintu negosiasi saat Anda mengajukan KPR. Lebih lengkapnya, simak video berikut!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Perumahan Baru Harga di Bawah Rp500 Juta

Masukan