Ventilasi Adalah Sistem Pertukaran Udara. Ketahui Manfaat dan Jenisnya di Sini!

Tim Editorial Rumah.com
Ventilasi Adalah Sistem Pertukaran Udara. Ketahui Manfaat dan Jenisnya di Sini!
Rumah.com – Ventilasi adalah sistem pertukaran udara di suatu ruangan. Hunian yang nyaman merupakan hunian yang memiliki sirkulasi atau ventilasi udara yang baik. Bahkan, di Tiongkok percaya kalau ventilasi yang baik berkaitan erat dengan ilmu feng shui.
Untuk itu, penting dalam memperhatikan ventilasi sebelum membeli atau menyewa rumah. Pengaturan ventilasi udara yang kurang tepat, bisa berdampak besar. Mulai dari mengancam kesehatan keluarga, hingga biaya perawatan rumah yang menjadi tinggi.
Guna mengenal lebih lanjut soal ventilasi, artikel ini akan membahas:
  • Ventilasi Adalah
  • Jenis Ventilasi
  • Penyebab Ventilasi Buruk dan Sumber Polusi dalam Rumah
  • Tips Memaksimalkan Ventilasi dalam Rumah

Ventilasi Adalah

Mengenal apa itu ventilasi. (Foto: Pexels – Max Vakhtbovych)
Ventilasi adalah salah satu bagian yang umumnya ada pada sebuah bangunan, dengan bentuk lubang (bukaan) dan memiliki fungsi sebagai saluran tempat keluar masuknya udara (pengaliran udara).
Pada sebuah bangunan seperti rumah, ventilasi biasanya terletak di bagian atas pintu dan juga jendela. Meski tak menutup kemungkinan ventilasi juga ditempatkan pada bagian lain di dinding atau bagian atas rumah.
Ventilasi saat ini sudah berkembang menjadi salah satu bagian dari desain bangunan yang tidak kalah penting dari elemen lainnya. Sehingga selain membuat penghuni rumah bisa menghirup udara segar dari luar rumah, tetapi juga memiliki nilai estetika karena dapat menghidupkan suasana di suatu ruangan.
Salah satu manfaat ventilasi yang baik adalah dapat menjaga kelembapan suatu ruangan sehingga udara menjadi lebih sehat. Mau punya rumah di kawasan yang udaranya masih sehat? Cek pilihan rumahnya di kawasan Cibinong, Bogor, dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!
Manfaat ventilasi udara sendiri adalah:

Menjaga Suhu Ruangan

Keberadaan ventilasi menjadi sangat penting ada pada sebuah bangunan, utamanya untuk menjaga suhu ruangan tetap terjaga atau tidak panas. Dengan adanya ventilasi, udara panas yang ada dalam ruangan, bisa keluar dan berganti dengan udara atau angin yang bisa lebih menyejukkan dari luar. Sehingga membuat penghuni yang ada di dalamnya merasa lebih nyaman dan kerasan.

Menjaga Kelembapan Udara

Melalui ventilasi juga akan membuat sebuah bangunan terjaga dengan baik dari kelembapan. Sebab udara lembap pada sebuah ruangan, bisa menyebabkan tumbuhnya jamur. Jika terus dibiarkan dalam waktu lama, jamur tersebut bisa merusak kondisi bangunan, dan juga akan memberi dampak buruk pada kesehatan penghuninya.

Membersihkan Udara

Keberadaan ventilasi juga menjadi penting sebagai pengontrol polutan atau partikel kimia yang mungkin mengkontaminasi udara pada sebuah bangunan atau rumah. Sebab pada dasarnya bahan kimia yang bisa mengkontaminasi udara di sebuah rumah bisa berasal dari macam-macam sumber.
Mulai dari cat tembok, elemen dalam konstruksi (misalnya lem dan emisi dari paparan partikel), senyawa kimia yang berasal dari produk pembersih lantai, hingga karbon monoksida yang berasal dari kompor yang digunakan memasak.

Menghilangkan Bau

Sirkulasi udara yang baik berkat ventilasi juga bisa menghadirkan manfaat terjaganya aroma ruangan dari bau yang mungkin muncul akibat aktivitas keseharian penghuninya. Paling umum misalnya bau yang ditimbulkan dari hasil memasak makanan sehari-hari, bau yang berasal dari hewan peliharaan, maupun dari penghuninya yang mungkin kerap merokok di dalam ruangan.
5 Desain Ventilasi Udara yang Menarik untuk Rumah Anda

5 Desain Ventilasi Udara yang Menarik untuk Rumah Anda

Jenis Ventilasi

Jenis-jenis ventilasi yang ada. (Foto: Pexels – Max Vakhtbovych)
Ventilasi memiliki beberapa jenis dengan fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Umumnya, hal ini ditentukan dari bentuk bangunan dan berdasarkan sistem yang digunakan. Berikut jenis-jenis ventilasi udara:

Ventilasi Alami

Ventilasi alami adalah tempat keluar masuknya udara yang benar-benar mengandalkan sistem manual. Dalam artian udara yang masuk atau keluar terjadi dengan sendirinya atau tanpa bantuan alat atau mesin apapun.
Ventilasi jenis ini paling sering ada dalam sebuah bangunan atau rumah, dengan bentuk berupa lubang yang ada di bagian atas pintu atau jendela. Bahkan saat dibuka, jendela pun bisa masuk ke dalam kategori ventilasi alami juga.

Ventilasi Mesin

Ventilasi mesin ini sendiri pada dasarnya adalah alat elektronik yang digunakan untuk membantu udara yang masuk dan keluar bersirkulasi dengan baik. Bahkan beberapa alat elektronik yang termasuk ventilasi mesin ini juga mampu mengeluarkan udara dingin sendiri, berkat sistem yang digunakannya.
Seperti yang dilakukan oleh AC (Air Conditioner). Selain AC, yang masuk dalam kategori ventilasi mesin ini mencakup exhaust fan, air purifier dan juga kipas angin.

Ventilasi Campuran

Berikutnya juga ada ventilasi campuran. Sesuai namanya, jenis ventilasi ini adalah menggabungkan dua jenis ventilasi sebelumnya, alami dan mesin. Jenis ventilasi ini memang kerap digunakan pada sebuah bangunan atau rumah, khususnya pada ruangan-ruangan yang memang perlu sirkulasi udara yang sangat baik.
Misalnya di dapur yang kerap digunakan memasak, sehingga udara di dalamnya terkontaminasi dengan polutan dari hasil memasak dan juga bau dari makanan.

Tips Rumah.com

Sistem ventilasi udara yang buruk membuat pergantian udara bersih berjalan lambat, sementara itu udara yang bercampur bahan kimia akan semakin menumpuk. Buat lubang kisi-kisi horizontal di ruangan supaya mendapatkan ventilasi udara yang baik.

Penyebab Ventilasi Buruk dan Sumber Polusi dalam Rumah

Penyebab ventilasi udara yang buruk. (Foto: Pixabay – Zulu Zulu)
Penyebab ventilasi udara yang buruk adalah karena adanya polusi. Polusi udara tidak hanya terjadi di luar rumah, tetapi juga di dalam rumah. Seperti zat beracun dari benda-benda di dalam rumah atau produk pembersih rumah tangga yang dapat berbahaya bagi kesehatan penghuni rumah, terutama anak-anak dan bayi.
Selain paparan zat beracun, polusi udara di dalam rumah juga bisa disebabkan oleh mikroorganisme semisal bakteri dan jamur, yang berkembang biak pada benda atau area di dalam rumah yang jarang dibersihkan.
Berikut sumber polusi udara di dalam rumah:

Karpet

Karpet mengandung volatile organic compounds (VOC) yang bisa membahayakan kesehatan, terutama pada anak-anak dan orang yang memiliki asma dan alergi. Gas VOC juga banyak terkandung di produk pembersih rumah tangga. Jika terpapar gas ini dalam jumlah berlebih, seseorang bisa alami sakit kepala, mual, sakit tenggorokan, hingga iritasi mata.
Untuk itu, sebelum digunakan ada baiknya karpet dijemur dulu di luar rumah selama satu hari. Memaksimalkan penggunaan ventilasi udara selama beberapa hari pertama karpet digunakan guna memungkinkan terjadinya pertukaran udara.

AC

AC memang bisa membuat udara di dalam rumah sejuk, tetapi jika tidak dibersihkan secara teratur bisa menjadi sumber polusi. Itu karena, debu, bakteri, dan virus yang menjadi sumber polusi udara dapat terus berada di dalam ruangan kalau AC tidak dibersihkan.
Selain itu, buka jendela di pagi atau malam hari agar sirkulasi udara di dalam ruangan tetap baik. Hindari juga berlama-lama di ruangan ber-AC karena bisa membuat mata dan kulit menjadi kering.

Pengharum Ruangan

Sering kali orang menggunakan pengharum ruangan agar ruangan terasa lebih segar dan wangi. Meski dapat menyamarkan bau, tetapi ada beberapa bahan kimia pada pengharum ruangan seperti etanol, kampor, fenol, dan formaldehida yang bisa berdampak buruk pada kesehatan. Bahan-bahan kimia ini juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti sakit kepala, asma, dan eksim kulit.

Produk Pembersih Rumah Tangga

Produk pembersih rumah tangga terutama yang mengandung ammonia dan klorin diketahui dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Karena itu, gunakan masker dan sarung tangan ketika membersihkannya. Tujuannya untuk melindungi kulit dan saluran pernapasan.

Tips Memaksimalkan Ventilasi dalam Rumah

Tips memaksimalkan ventilasi udara di dalam rumah. (Foto: Pixabay – Parent Rap)
Setelah mengetahui penyebab ventilasi buruk dan sumber polusi di dalam rumah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar ventilasi di dalam rumah bisa berjalan dan berfungsi dengan maksimal. Berikut caranya:

Rutin Membuka Pintu dan Jendela

Hal paling mudah yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan fungsi ventilasi adalah dengan rutin membuka pintu rumah atau jendela yang ada di rumah. Dengan begitu pintu dan juga jendela yang dibuka akan otomatis menjadi ventilasi tempat keluar masuknya udara atau sirkulasi juga. Dengan ukurannya yang pasti lebih besar, masuk keluarnya udara melalui jendela akan lebih optimal membuat kondisi udara di ruangan terjaga dengan baik.
Namun pastikan bahwa ketika membuka pintu dan jendela untuk mengalirkan udara, kondisi udara di luar rumah sedang tidak dalam keadaan panas terik atau berdebu. Agar tidak justru membuat kondisi udara di dalam menjadi buruk.
Waktu paling ideal untuk membuka pintu dan jendela, adalah ketika pagi hari, sebelum jam 10. Sebab saat itu selain udara di luar belum cukup panas, sinar matahari yang masuk juga baik buat kesehatan penghuni rumah itu sendiri.

Memasang Ventilasi Silang

Untuk memaksimalkan fungsi ventilasi juga bisa dilakukan dengan memasang ventilasi dalam posisi yang berseberangan di sebuah ruangan, atau istilahnya disebut ventilasi silang atau cross ventilation. Dengan memasang ventilasi berseberangan, akan membuat udara yang masuk dan keluar bisa bersirkulasi dengan baik.
Misalnya ketika ada udara yang masuk dari ventilasi di bagian depan, maka udara tersebut akan dengan mudah mendorong udara panas yang ada di dalam ruangan, untuk langsung keluar melalui ventilasi yang ada di bagian belakang.
Namun penerapan ventilasi silang juga harus direncanakan secara cermat dengan memperhitungkan arah angin. Maka dari itu, untuk memaksimalkan sirkulasi udara melalui ventilasi silang ini, perlu adanya bantuan arsitek atau orang yang benar-benar paham, dan dilakukan saat rumah tersebut sedang dibangun.

Rajin Dibersihkan

Satu hal yang tak kalah penting, namun kerap diabaikan oleh penghuni rumah terkait upaya memaksimalkan fungsi ventilasi, adalah dengan membersihkannya secara rutin. Sebab umumnya pada bagian ventilasi udara yang ada di atas pintu atau jendela, penghuni kerap memasangkan jaring ventilasi untuk mencegah nyamuk atau udara kotor langsung masuk ke rumah.
Namun seiring waktu, partikel debu yang nyangkut di saringan udara pasti akan menumpuk. Jika itu terjadi, debu akan sepenuhnya menghalangi udara bersih yang akan masuk ke dalam. Maka dari itu rutinlah memeriksa kondisi saringan udara pada ventilasi rumah, jika kondisinya sudah dirasa cukup kotor. Maka segeralah untuk dibersihkan.
Tonton video berikut untuk mengetahui bujet yang perlu disiapkan saat membeli rumah!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini