Waktu Paling Tepat untuk Beli Rumah

woman smiling with piggy bank and calculator
Savings woman smiling holding pink piggy bank and calculator with money rain background. Asian

RumahCom - Kapan waktu paling tepat untuk beli rumah? Pertanyaan ini biasanya akan terlontar oleh mereka yang masih ragu untuk membeli rumah. Ragu karena takut tidak bisa menikmati hidup, ikut tren, dan bingung mau cash atau memilih KPR

Tapi, umumnya orang akan membeli rumah dengan mencicil via KPR karena lebih terjangkau dan tidak memberatkan. Meski begitu, tetap ada rasa keberatan karena punya kewajiban harus membayar cicilan KPR setiap bulan dan untuk jangka waktu yang tidak sebentar.

Lalu, sebenarnya kapan sih waktu paling tepat untuk beli rumah? Agar Anda tidak bingung-bingung lagi, dalam artikel ini akan dibahas:

  1. Waktu Paling Tepat untuk Beli Rumah
    1. Pekerja Tetap atau Outsourcing?
    2. Lajang atau Menikah?
    3. Kondisi Keuangan
    4. Suku Bunga
  2. Tips Punya Rumah di Usia Muda
    1. Hindari Menyewa Hunian
    2. Cek Aliran Keluar Masuk Dana
    3. Manfaatkan Teknologi
    4. Menjaga Reputasi Keuangan
  3. Tips Beli Rumah Saat Lajang
    1. Pastikan Keuangan Stabil
    2. Lokasi Rumah yang Strategis
    3. Monitor Pengeluaran
    4. Persiapkan Dana Darurat yang Cukup
    5. Mampu Membayar 5-10% dari Total Harga Rumah
  4. Tips Beli Rumah bagi Fresh Graduate
    1. Catat Pengeluaran Tetap
    2. Gunakan Sistem Autodebet
    3. Tahan Belanja 6 Bulan Pertama
    4. Bawa Bekal Setiap Hari
    5. Monitor Pengeluaran

Nah, berikut adalah panduan yang bisa Anda jadikan patokan untuk mengetahui waktu paling tepat untuk beli rumah. 

1. Waktu Paling Tepat untuk Beli Rumah

Untuk tahu kapan waktu paling tepat untuk beli rumah, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan. Apa saja?

a. Pekerja Tetap atau Outsource?

Memiliki pekerjaan tetap dengan penghasilan yang lumayan besar bisa menjadi indikasi waktu yang tepat untuk punya rumah. Namun jika Anda masih berstatus karyawan kontrak atau outsource, sebaiknya tunda mengajukan KPR.

Pasalnya, pihak bank lebih mudah menyetujui pemohon yang berstatus pegawai tetap yang memiliki penghasilan tetap per bulan daripada pekerja paruh waktu atau outsource.

b. Lajang atau Menikah?

Banyak yang berpikir untuk menunda pembelian rumah hingga menikah. Padahal, KPR memerlukan masa cicilan hingga puluhan tahun. Selain itu, kenaikan harga rumah akan selalu lebih tinggi dari peningkatan gaji Anda.

Jadi semakin cepat Anda mengajukan KPR, akan lebih baik. Jika Anda masih lajang dan berusia muda serta sudah memiliki cukup tabungan, segeralah mengambil KPR.

c. Kondisi Keuangan

Saat yang baik untuk mengajukan KPR adalah bila tabungan Anda cukup untuk membayar uang muka, saat ini sekitar 10% dari harga rumah. Agar pengeluaran bulanan tidak terganggu, cicilan KPR juga tidak boleh lebih dari sepertiga atau 30 persen dari pendapatan bulanan Anda. Jika tidak, sebaiknya Anda tunda mengambil KPR.

d. Suku Bunga

Faktor lain yang menentukan saat tepat untuk mengajukan KPR adalah suku bunga. Jika Anda memiliki cukup uang namun tidak terburu-buru untuk membeli rumah, perhatikan dulu tingkat suku bunga KPR saat itu. Bila suku bunga sedang tinggi, tunda pengajuan KPR hingga suku bunga turun.

Anda masih bingung mencari tahu kapan waktu yang tepat untuk beli rumah? Sebaiknya simak tayangan berikut ini dulu, ya.

 

2. Tips Punya Rumah di Usia Muda

Waktu paling tepat untuk beli rumah memang sebaiknya dilakukan ketika usia muda. Selain masih punya banyak tenaga untuk bekerja keras, membeli rumah di usia muda pun tentu untuk investasi di hari tua. Tak hanya investasi, rumah yang dibeli ini pun bisa juga dijadikan tempat tinggal permanen sampai usia senja. Lantas, apa saja tips punya rumah di usia muda?

a. Hindari Menyewa Hunian dengan Harga Mahal

Karena umumnya kelompok usia ini belum memiliki rumah maka hindari untuk menyewa hunian dengan harga mahal. Sebab, biaya sewa yang besar ini bisa menjadi sumber pengeluaran terbesar. Bahkan menurut riset yang dilakukan situs properti Zillow, menyewa hunian bisa mengisap sekitar 30 persen dari pendapatan bulanan.

b. Cek Aliran Keluar Masuk Dana

Untuk memastikan angka pengeluaran bulanan sesuai dengan anggaran yang ditetapkan, lakukan pengecekan setiap minggu atau setiap bulan. Catat setiap pengeluaran yang Anda lakukan, kemudian pertimbangkan kembali hal tersebut di akhir bulan. Hindari melakukan pembelanjaan yang tidak perlu.

c. Manfaatkan Teknologi

Anda bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengatur keuangan. Ada beberapa aplikasi ponsel pintar untuk mengelola anggaran. Salah satunya Mint, di mana Anda bisa menetapkan target dan melacak pengeluaran setiap bulan secara tepat dan mudah. Dengan demikian, program penghematan Anda bisa dilakukan lebih menyenangkan.

d. Menjaga Reputasi Keuangan

Terakhir, perhatikan reputasi kredit Anda. Apabila memiliki kartu kredit, pastikan untuk membayar cicilan dengan lancar setiap bulannya. Karena, apabila reputasi baik di mata Bank Indonesia (BI Check), maka Anda berkesempatan mendapat plafon pinjaman yang lebih besar untuk  Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum, dan Pajak Properti

Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah

3. Tips Beli Rumah Saat Lajang

Waktu paling tepat untuk beli rumah bisa juga ketika Anda masih lajang. Selain belum banyak pengeluaran, pekerjaan pun bisa dilakukan kapan saja tanpa melihat tempat dan waktu. Maka, pendapatan bisa lebih banyak dibanding pengeluaran apabila Anda bisa mengaturnya dengan baik. Lalu, apa saja tips membeli rumah saat lajang?

a. Pastikan Keuangan Stabil

Hal pertama yang wajib Anda lakukan sebelum berencana membeli rumah saat lajang adalah memastikan kondisi keuangan yang stabil. Keperluan dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun kedepan juga perlu diperhitungkan agar Anda bisa menyiapkan dana yang cukup.

b. Lokasi Rumah yang Strategis

Apalagi jika Anda hendak berencana menikah dan memiliki anak. Jangan hanya mengutamakan harga yang terjangkau, namun juga akses yang dekat untuk memenuhi kebutuhan buah hati. Jika Anda sudah memiliki rumah incaran, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Beberapa jarak dari hunian menuju sekolah terdekat?
  • Apakah hunian tersebut memiliki taman belakang?
  • Apakah terdapat kamar tidur yang cukup untuk setiap anggota keluarga?
  • Apakah terdapat ruang sisa untuk melebarkan rumah di kemudian hari?
  • Berapa jarak menuju rumah sakit dan pusat perbelanjaan terdekat?

c. Monitor Pengeluaran

Buat rencana keuangan setiap bulan. Tentukan bujet yang harus Anda keluarkan setiap bulan. Dengan menentukan bujet akan lebih mudah bagi Anda untuk memonitoring pengeluaran setiap bulan.

d. Persiapkan Dana Darurat yang Cukup

Ketika memiliki rumah akan ada beberapa pengeluaran di masa mendatang yang mungkin sebelumnya tidak diperhitungkan. Oleh karena itu penting untuk memiliki dana darurat yang cukup untuk mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran tersebut. Besar dana darurat yang harus dipersiapkan sedikitnya mulai dari 4 bulan hingga 12 bulan dari nilai pengeluaran per bulan.

e. Mampu Membayar 5-10% dari Total Harga Rumah

Lebih baik jika Anda menunggu hingga bisa membayar setidaknya 5 persen tetapi tetap disarankan 10 sampai 20 persen dari total harga rumah dengan uang tunai.

4. Tips Beli Rumah bagi Fresh Graduate

Bagi Anda yang baru menyelesaikan studi di perguruan tinggi, bekerja di sebuah perusahaan pasti menjadi tahap hidup selanjutnya. Ini merupakan salah satu waktu paling tepat untuk beli rumah, di mana Anda baru saja bekerja dan belum memiliki banyak pengeluaran. Apa saja tipsnya?

a. Catat Pengeluaran Tetap

Dengan mencatat semua pengeluaran di awal, nantinya Anda akan lebih mudah mengestimasi jumlah uang yang dapat Anda tabung setiap bulannya. Mencatat pengeluaran juga bisa menjadi pengingat kita agar tidak menggunakan uang melenceng dari seharusnya.

b. Gunakan Sistem Autodebet

Menabung memang sulit, seringkali bertabrakan dengan keinginan kita. Biar dapat rutin menabung, ada baiknya Anda membuka tabungan khusus berjangka yang menggunakan sistem autodebet. Lakukan autodebet di tanggal Anda mendapat gaji. Dengan begitu, Anda tak akan terlewat untuk menabung.

c. Tahan Belanja 6 Bulan Pertama

Kita sering kali tidak dapat menahan godaan belanja. Apalagi jika sedang musim diskon. Namun, cobalah berkorban di awal, untuk memetik hasil yang manis nantinya. Tahan keinginan belanja Anda selama enam bulan pertama gajian, alokasikan dana belanja Anda untuk menabung. Cukup selama enam bulan. Dijamin dengan menyisihkan dana belanja, tabungan di rekening Anda akan membengkak.

d. Bawa Bekal Setiap Hari

Selain menahan belanja, Anda pun bisa mengirit pengeluaran dengan membawa bekal ke kantor. Terdengar sepele, namun cukup ampuh untuk pekerja pemula. Ada beberapa perusahaan memberikan uang makan dan transportasi untuk karyawannya.

e. Mulai Berinvestasi

Sebagai pekerja pemula, kita juga bisa, kok, ikut berinvestasi.Apalagi saat ini sudah banyak produk-produk investasi terpercaya yang menawarkan minimum premi sangat terjangkau. Produk investasi reksa dana pasar uang bisa jadi opsi dengan jumlah setoran Rp100 ribu setiap bulan.

Nah, semuanya kini tinggal niat Anda untuk memulai persiapan masa depan, berupa rumah hunian bersama keluarga Anda. Anda juga dapat meminta bantuan pakar seperti agen properti untuk mendapatkan harga dan hunian terbaik. Jadi sebelum membeli rumah, pastikan bahwa Anda telah mempelajari waktu paling tepat untuk beli rumah.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah 

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Rumah Modern Tingkat Dua Di Jakarta Timur

Masukan