Mengenal Wayang Kulit Sebagai Warisan Budaya Bangsa

Indonesia adalah salah satu negara di dunia dengan budaya yang sangat beragam. Wayang kulit adalah salah satu warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan agar tidak hilang dan termakan oleh waktu.
Wayang Kulit 1
Wayang adalah salah satu bentuk kesenian yang indah dan menarik. (Foto: The Jakarta Post)

RumahCom - Wayang kulit adalah sebuah seni yang sudah ada di Indonesia sejak dulu kala. Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki banyak perbedaan baik dari suku ataupun budaya dan menjadikannya sebuah negara yang sangat kaya. Indonesia sendiri adalah sebuah negara yang sangat menarik untuk dikunjungi oleh turis-turis asing karena setiap daerah yang ada memiliki ciri khasnya masing-masing.

Pulau Jawa adalah salah satu pulau yang ada di Indonesia yang memiliki berbagai budaya yang sangat unik. Salah satu keunikan dan tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Jawa adalah wayang kulit. Wayang kulit merupakan salah satu bentuk seni yang berasal dari pulau Jawa dan mempunyai sebuah kesan mistis yang sangat kuat. Agar Anda bisa lebih paham mengenai wayang kulit secara mendetail maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Mengenal Wayang Kulit
  2. Pembuatan Wayang Kulit
  3. Jenis-jenis Wayang Kulit
    1. Wayang Beber
    2. Wayang Purwa
    3. Wayang Golek
    4. Wayang Orang
    5. Wayang Klitik
  4. Dalang Wayang Kulit
    1. Ki Nartosabdo
    2. Ki Anom Suroto
    3. Asep Sunandar Sunarya
    4. Ki Manteb Soedharsono

1. Mengenal Wayang Kulit

Wayang Kulit 2

Wayang kulit tidak bisa dimainkan secara sembarangan. (Foto: Tribun Jogja)

Salah satu kesenian tradisional Indonesia yang dikenal dalam kancah internasional adalah wayang kulit. Dilansir dari Wikipedia, wayang kulit memiliki arti yaitu menuju kepada roh atau Tuhan yang Maha Esa. Namun, tidak sedikit juga yang mengartikan bahwa wayang adalah sebuah bayangan karena Anda sebagai seorang penonton bisa menikmati pertunjukan wayang kulit dari belakang kelir dan melihat bayangannya.

Dalam pertunjukkan atau atraksi, wayang kulit tersebut akan dimainkan oleh seorang yang disebut juga sebagai dalang. Dalang adalah seseorang yang memiliki kemampuan khusus dan akan berperan juga sebagai narator dari tokoh wayang yang dimainkannya. Atraksi dari dalang tersebut juga akan diiringi oleh alunan musik gamelan merdu yang dimainkan oleh sekelompok nayaga beserta tembang lagu yang akan dimainkan oleh sinden.

Seorang dalang akan memainkan wayang dibalik sebuah layar kain berwarna putih yang disebut juga sebagai kelir. Dari belakang dalang akan disorotkan sebuah lampu yang terang sehingga bayangan dari wayang akan tampak pada kelir tersebut. Pada awalnya sebelum ada lampu sorot, permainan wayang masih menggunakan sebuah lampu minyak dan semakin memperkuat suasana mistisnya.

Tips Membeli Properti di Luar Negeri dan Luar Kota

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

Tips Membeli Properti di Luar Negeri dan Luar Kota

Atraksi dari wayang kulit tersebut biasanya menggunakan cerita tradisional yang disadur dari kisah Mahabharata dan Ramayana. Namun agar permainan wayang lebih menarik lagi maka  dalang bisa memainkan sebuah lakon yang bernama carangan dan membuat suasana menjadi lebih unik dan menarik.

Dan bagi Anda yang tengah mencari rumah yang punya fasilitas lapangan yang luas baik untuk berolahraga ataupun sebagai area bermain anak, simak pilihan perumahannya mulai harga Rp300 jutaan di sini!

 

2. Pembuatan Wayang Kulit

Wayang Kulit 3

Wayang kulit dibuat dengan cara tradisional dan terus dijaga keasliannya. (Foto: Kompas)

Membuat wayang kulit tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena memiliki nilai yang sangat sakral. Dilansir dari Indonesia Kaya, sebuah wayang yang memiliki kualitas terbaik membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk proses pembuatannya dari awal hingga selesai.  Di bawah ini adalah beberapa tahap pembuatan wayang kulit yang masih dipakai hingga saat ini:

  • Tahapan pertama adalah dengan membuat sebuah pola wayang yang diinginkan. Pola tersebut akan disalin pada bahan kulit kerbau yang akan dimanfaatkan sebagai wayang.
  • Pola tersebut akan dipakai menjadi ukiran atau pijakan agar wayang bisa mulai dibentuk secara perlahan menjadi bentuk yang lebih indah.
  • Setelah pola-pola yang ada dari kulit tersebut sudah siap barulah wayang dijahit dan disatukan setiap bagiannya yang ada menjadi satu.
  • Proses pewarnaan baru bisa dilakukan apabila semua sudah menjadi satu dan dimulai dengan memberikan warna dasar terlebih dahulu. Setelah proses pewarnaan selesai barulah wayang bisa dipakai oleh dalang.
Tip Rumah
Wayang kulit yang baik dibuat dengan menggunakan kulit kerbau dan membutuhkan waktu yang lama.

3. Jenis-jenis Wayang Kulit

Wayang Kulit 4

Wayang dibuat secara manual dan mempunyai jenisnya yang berbeda-beda. (Foto: Kompas)

Tahukah Anda bahwa wayang kulit itu mempunyai jenis-jenisnya yang berbeda dan tidak sama? Dilansir dari Liputan 6, inilah beberapa jenis wayang kulit yang ada dan perlu Anda ketahui:

1. Wayang Beber

Wayang kulit yang pertama adalah wayang Beber. Wayang Beber adalah salah satu wayang tertua yang ada di Indonesia. Nama Beber tersebut diambil dari cara memainkannya yaitu dengan cara membeberkan atau dibentangkan.

2. Wayang Purwa

Wayang yang selanjutnya adalah wayang Purwa. Wayang Purwa pertama kali dikenal di Indonesia pada sekitar abad ke-11, yakni pada masa pemerintahan raja Airlangga. Wayang Purwa mempunyai bentuk yang pipih dan terbuat dari kulit kerbau yang tebal. Wayang Purwa juga mempunyai lengan dan kaki yang bisa digerakkan sehingga ketika dimainkan akan terlihat lebih menarik lagi.

3. Wayang Golek

Jenis wayang yang selanjutnya adalah Wayang Golek. Wayang jenis ini merupakan salah satu wayang yang terkenal dan banyak tersebar pada daerah pulau Jawa bagian Barat. Wayang Golek termasuk ke dalam salah satu wayang yang lebih muda usianya karena pertama kali dikenal pada sekitar abad ke-17. Dalam pertunjukkan Wayang Golek sedikit berbeda karena tidak menggunakan bahasa Jawa, melainkan menggunakan bahasa Sunda.

Baca Juga: 7 Ide Karikatur untuk Dekorasi Ruangan Rumah Anda

4. Wayang Orang

Wayang yang hingga saat ini cukup populer di Indonesia adalah Wayang Orang. Keberadaan wayang Orang pertama kali dikenal pada sekitar abad ke-18 dan menjadikannya salah satu wayang yang memiliki usia muda seperti wayang Golek. Kehadiran wayang Orang juga terinspirasi dari seni drama yang berasal dari Eropa dan kemudian diadaptasikan menjadi salah satu seni di Indonesia.

5. Wayang Klitik

Wayang Klitik memiliki sedikit perbedaan dengan wayang yang lainnya karena wayang ini tidak dibuat sepenuhnya dengan kulit, melainkan terbuat dari kayu. Istilah Klitik dipakai dari suara kayu yang saling bersentuhan ketika wayang sedang digerakkan atau dimainkan.

4. Dalang Wayang Kulit

Wayang Kulit 5

Wayang kulit digerakkan oleh dayang yang juga berperan sebagai narator cerita. (Foto: Liputan 6)

Wayang kulit tidak bisa bergerak sendiri dan membutuhkan seorang dalang agar bisa bergerak dan dimainkan. Dalam dunia perwayangan, tentunya tidak akan menjadi lengkap dan sempurna apabila tidak ada dalang yang memiliki peran penting di belakangnya. Dalang sendiri dapat diartikan sebagai orang yang mempunyai keterampilan khusus untuk memainkan wayang. Di bawah ini adalah beberapa dalang wayang terkenal yang ada di Indonesia:

1. Ki Nartosabdo

Dalang wayang kulit yang terkenal pertama adalah Ki Nartosabdo yang berasal dari Jawa Tengah. Seni permainan wayang kulit dari Ki Narto  sangatlah luwes dan menarik untuk dilihat. Tidak hanya itu saja, Ki Narto juga dikenal sebagai seorang pencipta lagu Jawa yang sangat produktif dan terkenal.

2. Ki Anom Suroto

Siapa yang tidak mengenal Ki Anom Suroto? Ki Anom adalah seorang dalang yang mulai terkenal sejak tahun 1968 karena pertunjukkan wayangnya pada Radio Republik Indonesia yang sangat menarik. Tidak hanya itu saja, Ki Anom merupakan seorang dalang yang berhasil memperkenalkan wayang kepada negara internasional dengan bermain wayang dan mendalang pada lima benua.

3. Asep Sunandar Sunarya

Asep Sunarya merupakan seorang dalang wayang yang sangat dikenal karena keberhasilannya untuk menciptakan sebuah wayang yang bernama si Cepot. Keunikan dari wayang Cepot adalah rahangnya yang bisa digerakkan lalu bisa menembakkan busur panah tanpa adanya bantuan dari dalang.

4. Ki Manteb Soedharsono

Ki Manteb Soedharsono adalah salah seorang dalang senior yang sangat terkenal di Indonesia. Karena kelihaiannya dalam memainkan wayang, menjadikan Ki Manteb mempunyai panggilan sebagai Dalang Setan. Memasuki tahun 90-an, popularitas dari Ki Manteb berhasil melebihi Ki Anom Suroto dan seringkali dipanggil untuk mengisi acara-acara besar di seluruh Indonesia.

Itulah penjelasan mengenai wayang kulit, jenis-jenisnya beserta dalang yang terkenal di Indonesia. Lestarikanlah budaya Indonesia dengan mengerti dan mempelajari kesenian wayang agar tidak menghilang dan tertelan oleh waktu.

Ketahuilah prosedur mudah untuk membeli properti bagi WNA dengan menonton video yang menarik berikut ini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Perumahan Subsidi di Indonesia

Masukan