Grand Depok City, Jawa Barat

  • Kantri Maharani
  • 31 Maret 2016

PT. Dinamika Alam Sejahtera merupakan bagian dari SMR Group, yang memiliki proyek properti di sejumlah tempat. Salah satu proyek SMR sebelumnya adalah Balikpapan Regency dengan lahan seluas 300 hektar.

Grand Depok City (GDC) juga dibangun di atas lahan seluas 300 hektar. Dalam masterplan area GDC tercatat sejumlah 5.000 unit rumah dan 400 unit komersil. Saat ini GDC memasarkan tiga cluster baru yaitu, New Anggrek, Viscany Residence, dan Alamanda Boulevard.

Alamat: Jalan Boulevard Grand Depok City, Jawa Barat.

Tipe hunian: Perumahan.

Luas area: 300 hektar.

Total unit: 5.000 unit rumah baru.

Tipe unit:

Tipe New Anggrek 2. Luas bangunan 36m2-45m2. Luas tanah 120m2. Harga Rp700 juta.
Tipe Viscany Residence. Luas bangunan 68m2-105m2. Luas tanah 120m2. Harga Rp1,3 miliar.
Tipe Alamanda Boulevard. Luas bangunan 120m2-175m2. Luas tanah 137m2. Harga Rp2 miliar.

Spesifikasi bangunan:

Pondasi: Batu kali, pondasi beton bertulang.
Dinding: Bata ringan diplester aci/bata merah, finishing cat.
Finishing dinding fasad: Batu Andesit.
Finishing dinding KM/WC: Keramik 20×25.
Lantai: Homogeneous Tile 80cm x 80cm (bangunan utama), keramik 30cm x 30cm (lantai service, teras), keramik 20cm x 20cm (toilet).
Plafond: Gypsum, GRC Board, finishing di cat.
Atap: Rangka atap baja ringan, genteng flat beton.
Kusen, pintu dan jendela: Kusen alumunium – powder coating, daun pintu utama + R. Tidur, solid panel – fin. Duco, daun pintu R. Pe,banyu, Engineering door – fin. Duco, Daun jendela alumunium – powder coating, pintu jendela alumunium – powder coating, pintu KM/WC – PVC.
Sanatair: Closet duduk, washtafel, shower, jet washer.
Air: Sumur bor + pompa/PDAM.
Listrik: 2200 watt, 1300 watt.

Analisis

Kawasan Grand Depok City (GDC) merupakan kawasan perumahan yang paling luas di Kota Depok.

Harga tanah di GDC saat ini memang tidak semahal semahal kawasan Margonda, meskipun jarak keduanya tidak terlalu jauh.

Namun melihat prospek pengembangan hunian yang melebar ke area GDC, Anda bisa berharap prospek investasi yang cerah.

Jika kawasan Margonda memiliki harga tanah NJOP mulai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta per meter persegi, kawasan GDC memiliki taksiran harga tanah berdasarkan NJOP sebesar Rp3 juta per meter persegi.

Namun, karena kawasan GDC ini berpotensi dalam pembangunan di masa depan maka pengembang pun mulai menawarkan harga yang cukup kompetitif.

Di sekitar GDC juga terdapat perumahan jenis cluster lainnya, seperti Sulambayang Hill di Jalan Mandor Samin. Jaraknya hanya 1,7 kilometer atau sekitar 5 menit dari Boulevard GDC.

Sulambayang Hill adalah perumahan lama sehingga belum mengikuti aturan luas lahan minimal 120m2. Hunian ini menyediakan tipe rumah dengan luas bangunan 40m2 dan luas tanah 95m2. Rumah ini terdiri dari dua kamar tidur, dan satu kamar mandi dengan harga Rp553,7 juta.

Selain Sulambayang HIll, ada pula The Green Hill di Pondok Rajeg, Cibinong. Jaraknya sekitar 6km dari GDC. Karena jaraknya lebih jauh dari Margonda, harganya pun relatif terjangkau.

Tipe luas bangunan 90m2 dan luas tanah 105m2. Rumah dengan tipe ini memiliki komposisi dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Harga yang ditawarkan Rp550 juta.

 

Nama Perumahan Tahun Luas Bangunan Luas Lahan Harga
GDC Cluster New Anggrek 2 Maret 2016 45m2 120m2 Rp700 juta
The Green Hiils Maret 2016 90m2 105m2 Rp550 juta
Cluster Sulambayang Hill Maret 2016 40m2 95m2 Rp553,7 juta

Dari tabel tersebut, harga perumahan GDC yang lebih tinggi terlihat cukup beralasan jika dilihat dari sisa tanah yang lebih luas dan letaknya yang lebih strategis. Lagipula, sebagai calon kawasan terpadu, GDC menyimpan potensi kenaikan harga yang baik.

Menurut pengembang harga jual selalu mengalami peningkatan di setiap tahunnya sebesar Rp10 juta.

Selengkapnya

Detail Properti

Setelah memasarkan tipe perumahan sebelumnya seperti Cluster Melati, Aster, Puri Insani, dan Alpina, Grand Depok City (GDC) kini memasarkan tiga cluster baru dengan tipe beragam.

Cluster pertama adalah New Anggrek 2 dengan dua tipe, yakni tipe 36/120 dan tipe 45/120. Kemudian, Dua cluster lainnya adalah Cluster Viscany dan Cluster Boulevard. Cluster Viscany memiliki tiga tipe antara lain tipe 68/120, tipe 75/120, tipe 105/128.

Begitu juga dengan Cluster Alamanda Boulevard yang memiliki tiga tipe yakni tipe 120, 160, dan tipe 175. Ketiga tipe tersebut memiliki luas tanah yang sama, yaitu 137m2.

Setiap cluster memiliki karakteristik bangunan yang berbeda. Jika cluster Viscany dan Boulevard dibangun dengan dua lantai, untuk New Anggrek 2 hanya satu lantai.

Cluster New Anggrek 2 memiliki komposisi bagian rumah antara lain dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu ruang tamu,ruang makan, dan carport yang berukuran 4m x 5m.

Cluster New Anggrek ini mengusung tema minimalis modern yang

Cluster New Anggrek ini mengusung tema minimalis modern yang asri dengan lahan kavling cukup luas, yakni 120m2.

Dua kamar tidur memiliki ukuran ruangan yang berbeda. Kamar tidur pertama berukuran 2,5m x 3,15m dan satu kamar lagi berukuran 3m x 3,15m. Untuk kamar mandi memiliki ukuran 1,5m x 1,8m.

Denah Cluster New Anggrek 3 tipe 36/120.

Denah Cluster New Anggrek 3 tipe 36/120.

Pada tipe ini, ruang tengah memiliki ukuran 4,5m x 3m sehingga Anda harus menggabungkan fungsi ruang keluarga dan ruang tamu. Sisanya bisa Anda gunakan untuk menempatkan meja makan.

Sedangkan untuk dapur, lokasi dapur berada di luar ruang makan dan utama. Luas dapur tidak terlalu luas, hanya 2,85m x 1m.

Cluster New Anggrek 2 tipe kedua adalah tipe 45/120 secara komposisi bagian rumah sekilas serupa dengan tipe 36/12.

Denah cluster New Anggrek 2 tipe 45/120.

Denah cluster New Anggrek 2 tipe 45/120.

Meski komposisi serupa, namun secara ukuran cukup berbeda. Jika pada tipe 36/120 kedua kamar memiliki ukuran kamar yang berbeda, untuk tipe 45/120 ini kedua kamar berukuran sama yakni 3,5m x 3m.

Selain itu, dapur berada di dalam ruangan yang menjadi satu dengan ruang makan. Untuk kamar mandi, juga lebih sempit yakni 1,6m x 1,6m.

Perbedaan lain juga ditunjukkan dengan sisa lahan yang tidak dibangun. Tipe 45/120 tidak memiliki lahan saling menyambung layaknya tipe 36/120.

Tetapi tipe rumah ini membagi menjadi dua taman dengan ukuran yang beragam. Taman di depan memiliki ukuran 4,5m x 4,5m dan untuk taman belakang berukuran 8m x 5,02m.

Selain itu, tipe 45/120 juga memiliki dua pintu luar. Pertama adalah pintu utama yang bisa diakses langsung menuju ruang tamu. Dan yang kedua adalah pintu samping, yang langsung diakses dari dapur.

Cluster lainnya yang dipasarkan adalah Cluster Viscany. Cluster ini terdiri dari tiga tipe rumah. Ketiga cluster dibangun dengan dua lantai.

Cluster Viscany Residence mengusung tema minimalis modern yang saat ini sudah ada beberapa unit ready stock.

Cluster Viscany Residence mengusung tema minimalis modern yang saat ini sudah ada beberapa unit ready stock.

Salah satu tipe rumah dari cluster Viscany yakni tipe 105/128 memiliki kamar sejumlah 3+1, satu ruang tamu, satu ruang keluarga, satu ruang makan, dapur, dan kamar mandi 3+1.

Denah Cluster Viscany Residence untuk tipe

Denah Cluster Viscany Residence untuk tipe 105/128. Pada tipe ini terlihat terdapat dua taman bagian depan dan belakang. Carport juga setidkanya mampu menampung dua kendaraan roda empat.

Pada lantai pertama, terdapat 2+1 kamar tidur dimana kamar berukuran besar 3,2m x 2,75m. Sedangkan satu kamar berukuran 2,75m x 1,6m diperuntukan sebagai kamar tidur asisten rumah tangga. Dekat dengan kamar itu, juga terdapat kamar mandi berukuran 1,5m x 1,25m.

Di lantai 2, terdapat dua kamar tidur, salah satunya merupakan kamar tidur utama dengan kamar mandi di dalamnya. Kamar utama ini menghadap ke jalan sementara kamar tidur lainnya menghadap ke taman belakang.

Cluster Alamand Boulevard, merupakan cluster terbesar. Seluruh hunianya terdiri dari dua lantai yang memiliki komposisi 3+1 kamar tidur, 3+1 kamar mandi, dua ruang tamu, satu ruang keluarga, satu ruang makan, dapur, dan carport berukuran luas 10m x 3m.

Cluster Alamanda Boulevard mengusung tema mediteranian yang ekslusif.

Cluster Alamanda Boulevard mengusung tema mediteranian yang ekslusif.

Lantai pertama terdapat satu kamar tidur berukuran 2,75m x 3,6m berada di samping ruang tamu besar dengan ukuran 2,75m x 3,5m.

Sedangkan kamar tidur kecil berukuran 1,3m x 3m diperuntukan sebagai kamar asisten rumah tangga. Kamar tidur khusus asisten rumah tangga ini terdapat toilet berukuran 1,5m x 1,2m.

Denah Cluster Alamanda Boulevard

Denah Cluster Alamanda Boulevard

Kamar mandi untuk lantai 1 yang berukuran lebih besar 1,75m x 2m berada di dekat ruang makan dan bersebelahan dengan ruang tamu.

Pada lantai kedua terdapat kamar tidur utama yang cukup luas. Di dalamnya terdapat walking closet untuk menampung pakaian Anda, serta ruangan yang cukup untuk menempatkan meja kerja serta televisi dan sofa. Selain itu, di dalamnya juga terdapat kamar mandi berukuran 2m x 180m. Tipe ini memiliki carport dan garasi.

GDC, merupakan kawasan perumahan yang luas, dalam hal keamanan, Anda tidak perlu khawatir. Meski sangat luas, bukan berarti tidak aman. Pengembang menyediakan keamanan yang berpatroli selama 24 jam dengan jalan cluster yang one gate system.

Harga yang ditawarkan untuk cluster New Anggrek 2 setiap tipe sebesar Rp700 juta. Sedangkan cluster Viscany Residence setiap tipe sebesar Rp1,3 miliar, dan cluster Alamanda Boulevard ditawar sebesar Rp2 miliar. Harga yang tinggi ini, sebenarnya juga dikarenakan luas lahan yang cukup luas, dan fasilitas umum di sekitar perumahan yang setiap tahun berkembang.

Pihak pengembang pun menawarkan kemudahan bagi Anda yang ingin memiliki rumah ini. Dengan memberikan uang muka sebesar Rp10 juta untuk cluster New Anggrek 2, Anda bisa mendapatkan KPR mulai dari Rp7,4 juta per bulan.

Sedangkan untuk cluster Viscany Residence, Anda bisa memberikan uang muka mulai dari Rp25 juta, Anda bisa mendapatkan KPR mulai dari Rp10,7 juta per bulan.

Selengkapnya

Lokasi

Grand Depok City (GDC) merupakan area residensial terluas di Kota Depok. Dengan luas area 300 hektar, GDC berambisi menjadi kawasan terpadu pertama dengan mengusung slogan “Menuju Kawasan Mandiri”.

Sesuai dengan konsep besarnya, pengembang juga mempersiapkan beberapa faktor pendukung seperti perumahan, area komersil, dan infrastruktur.

Saat ini baru terdapat ± 3.000 unit rumah yang sudah dibangun, 100 rumah toko (ruko), dan beberapa infrastrtruktur seperti water park yang menjadi salah satu ‘maskot’ GDC.

Rumah-rumah yang dipasarkan oleh GDC saat ini, terbilang luas dibanding proyek perumahan sebelumnya. Terutama untuk luas lahan, yang sudah diatur oleh Pemda Kota Depok. Dimana saat ini luas minimal kavling rumah adalah sebesar 120 meter persegi.

GDC yang berada di Jalan Boulevard, terbilang strategis masih asri namun cukup strategis.Jaraknya sekitar 3,5km dari Jalan Margonda Raya, yang menjadi jalur utama di Depok.

Kondisi Jalan utama GDC yang terbagi menjadi 2 gate. Luas jalan 10 meter.

Kondisi Jalan utama GDC yang terbagi menjadi 2 gate. Luas jalan 10 meter.

Sisi strategis lainnya, dinilai dari mudahnya dijangkau menggunakan transportasi commuter line dan akses jalan Tol Cijago.

Lokasi GDC yang strategis dekat dengan stasiun depok lama dan pintuk masuk Tol Cijago (source: google maps)

Lokasi GDC yang strategis dekat dengan stasiun depok lama dan pintuk masuk Tol Cijago (source: google maps)

Di kawasan ini juga terdapat beberapa fasilitas umum seperti instansi Kantor Imigrasi, Pengadilan Agama Depok, Pengadilan Negeri Depok, dan BPN Kota Depok.

peta dekat kantor pemerintahan

Peta lokasi GDC yang berdekatan dengan lembaga-lembaga pemerintahan seperti Kantor Pengadilan Agama Depok, Kantor Imigrasi, Pengadilan Negeri Depok, dan BPN Kota Depok.

Kantor pemadan kebakaran juga berada tidak jauh dari perumahan GDC (source: google maps)

Kantor pemadan kebakaran juga berada tidak jauh dari perumahan GDC (source: google maps)

Di kawasan GDC juga terdapat kantor PLN dan SUTET. (source: google maps)

Di kawasan GDC juga terdapat kantor PLN dan SUTET. (source: google maps)

Ditinjau dari topografisnya, Kecamatan Cilodong berada di bagian Selatan Depok yang memiliki ketinggian 100-140 mdp, yang mana kontur wilayah didominasi dengan perbukitan. Maka tidak heran udara di sekitar kawasan masih asri.

Terkait kondisi air bersih yang bisa dikonsumsi masyarakat GDC, saat ini menggunakan sumur bor dan PDAM.

Menuju lokasi: Untuk menuju lokasi GDC, apabila Anda berasal dari Jakarta, Anda bisa mulai dari Jalan Tanjung Barat, menyambung Jalan Lenteng Agung, terus hingga menyambung lagi ke Jalan Margonda Raya.

Lurus saja hingga Anda melewati Terminal Depok dan berada di ruas Jalan Raya Kartini. , kemudian masuk ke Jalan Margonda Raya. Setelah melewati Terminal Depok, Anda masih lurus hingga menuju Jalan Raya Kartini.

Tidak lama dari Anda memasuki Jalan Raya Kartini, Anda akan menemukan palang besar bertulisakan GDC. Ketika melihat palang besar GDC, Anda belok kiri.

Total perjalanan dari Jalan Lenteng Agung hingga GDC, sejauh 12 kilometer. Namun harus dipahami bahwa ruas jalan Lenteng Agung hingga Jalan Raya Kartini adalah ruas jalan langganan macet.

Pada jam-jam sibuk seperti jam berangkat dan pulang kerja, menempuh jalur ini bisa memakan waktu sekitar satu jam. Saat kondisi lancar, jalur ini bisa ditempuh dalam waktu setengahnya saja.

Peta

Peta lokasi akses jalan menuju GDC melalui Jalan Raya Lenteng Agung.

Selain melalui akses Jalan Lenteng Agung, Anda bisa menggunakan akses Jalan Tol Cijago yang keluar melalui pintu Cimanggis. Kemudian masuk ke Jalan H. IR Juanda.

Sebelum masuk ke Jalan Margonda Raya, Anda belok kiri untuk masuk ke Jalan KH. M Yusuf. Akses jalan ini akan lebih cepat dibandingkan Anda harus melalui Jalan Margonda Raya.

Ketika Anda menemukan pertigaan, silakan Anda belok kanan menuju Jalan Raya Parung serab pemancar. Terakhir, pada saat pertigaan Jalan Boulevard, Anda belok kiri.

peta tol cijago

Peta jarak GDC dengan akses jalan Tol Cijago. Lingkaran merah merupakan estimasi jarak tempuh melalui Jalan Margonda Raya, lingkaran hijau melalui Jalan M. Yusuf, dan lingkaran ungu melalui Jalan Raya Jakarta-Bogor.

Sementara itu, jika Anda dari Bogor, Anda bisa menggunakan Tol Jagorawi. Kemudian, keluar tol menuju Jalan Alternatif Sentul.

Setelah itu, pada saat bertemu bertemu perempatan jalan, Anda bisa belok kanan menuju Jalan Raya Bogor. Dan disambung menuju Jalan Raya Cikaret yang akan diteruskan pada Jalan H. Abdul Gani.

Peta jarak lokasi menuju GDC apabila dari Bogor.

Peta jarak lokasi menuju GDC apabila dari Bogor.

Jarak tempuh dari Bogor menuju GDC melalui jalur yang tadi disebutkan sekitar 26,6 kilometer atau 47 menit.

Namun, apabila Anda tidak ingin bermacet-macet ria, Anda bisa menggunakan KRL. Di sekitar GDC terdapat Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan commuter line Depok Lama. Jarak GDC dengan stasiun ini sekitar 3km.

Rute comuter line yang melalui stasiun ini adalah rute Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Tanah Abang. Rute ini melintasi sejumlah stasiun transit seperti Manggarai, Tanah Abang, dan Jakarta Kota yang dilewati KRL rute lain.

Grand Depok City

Jalur merah terang di tengah adalah jalur yang melewati Stasiun Depok lama. Ada beberapa stasiun transit yang bisa membawa Anda ke penjuru Jakarta, Tangerang, hingga Bekasi.

Stasiun Depok Lama menyediakan tempat parkir untuk kendaraan pribadi baik motor maupun mobil. Jadi, jika Anda bekerja di Jakarta dan sekitarnya, Anda bisa menghindari macet dengan memarkir kendaraan di stasiun lalu melanjutkan perjalanan dengan KRL.

Tarif parkir di stasiun KRL untuk motor rata-rata Rp3000 untuk satu jam pertama dan Rp2000 untuk setiap jam berikutnya. Jika Anda parkir lebih dari enam jam, Anda akan dikenakan tarif maksimal sebesar Rp8000.

Sementara untuk mobil, per jamnya adalah Rp5000 sementara tarif maksimal di atas enam jam adalah Rp15000.

Tempat parkir mobil di Stasiun Depok Lama. Menuju ke stasiun ini, kondisi jalan cukup padat. Sebab akses jalan menuju stasiun sedikit sempit. Kondisi ini kerap terjadi pada pagi hari di waktu kerja (source: google maps)

Stasiun Depok Lama merupakan stasiun terdekat dari GDC. Anda bisa juga memarkir kendaraan di sana. Namun, jika pada pagi hari waktu kerja, Anda harus berangkat lebih pagi, karena akan sangat macet dan penuh (source: google maps)

Jarak

Jarak lokasi antara Stasiun Depok Lama dengan GDC yang terpaut 3,3 kilometer.

Untuk menuju GDC, angkutan umum masih jarang tersedia. Shuttle bus serta angkot akan menjadi prioritas mendatang untuk dibenahi. Sehingga sampai saat ini, transportasi ojek umum masih menjadi tranportasi utama.

Jika hendak menggunakan ojek dari Stasiun Depok Lama menuju GDC atau sebaliknya Anda harus merogoh kocek sebesar Rp20.000. Atau jika ingin lebih hemat, Anda bisa menggunakan angkot nomor 05 menuju Bojong Gede – Citayam, kemudian turun di pintu utama GDC.

Tarif angkot 05 dibanderol sebesar Rp3.000,- dan dilanjutkan menggunakan ojek dari pintu utama GDC menuju rumah dengan tarif sebesar Rp5.000 – Rp10.000,-

Lokasi GDC yang cukup mudah dijangkau dari Terminal Depok, menjadikan GDC juga memiliki alternatif transportasi umum baik dalam kota dan luar kota. Bahkan travel-travel ternama seperti Cipaganti rute Depok-Bandung membangun pool di kawasan Margonda yang jaraknya 7 kilometer.

peta terminal depok

Peta jarak lokasi Terminal Depok dengan GDC yang terpaut 5,9 kilometer. Di teriminal ini juga terdapat bus antar kota dan bus moda khusus bandara Soekarno Hatta – Terminal Depok bernama Bus Hiba Utama.

Fasilitas umum: Kawasan GDC, juga memiliki fasilitas umum yang terbilang lengkap. Misalnya saja untuk pendidikan, dekat dengan GDC terdapat beberapa sekolah mulai dari playgroup, taman kanak-kanak, sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Kebanyakan sekolah-sekolah di sana, menyediakan jenjang yang terintegrasi, seperti Sekolah Alam Si Patrick, Pratiwi School, dan Al-Azhar.

Sekolah Alam Si Patrick berada di radius 650 meter atau sekitar 8 menit dengan berjalan kaki. Sekilas nama sekolah ini cukup unik dan mengingatkan kepada tokoh kartun.

Sebenarnya Patrick sendiri bukanlah diadopsi dari tokoh kartun, melainkan sebuah akronim dari Pintar, Amanah, Tangguh, Relijius, Inovatif, Cerdik, Kreatif.

Jarak lokasi antara Sekolah Patrick dengan GDC.

Jarak lokasi antara Sekolah Patrick dengan GDC.

Sekolah ini berdiri tahun 2008 dengan mengusung konsep pola pendidikan yang berdekatan dengan nuansa alam.

Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Si Patrick ini tidak hanya dilakukan di dalam ruangan, tetapi menggabungkan antara indoor dan outdoor. Misalnya, seperti bercocok tanam, belajar mengenal serba-sebri tanaman dan lingkungan.

Kegiatan pertanian yang dilakukan di sekitar sekolah. (source: http://sekolahalamsipatrick.sch.id)

Kegiatan pertanian yang dilakukan di sekitar sekolah. (source: http://sekolahalamsipatrick.sch.id)

Kegiatan ini dilakukan di luar sekolah. Sambil rekreasi, siswa juga akan belajar berikteraksi dengan lingkungan luar (source: http://sekolahalamsipatrick.sch.id)

Kegiatan ini dilakukan di luar sekolah. Sambil rekreasi, siswa juga akan belajar berikteraksi dengan lingkungan luar (source: sekolahalamsipatrick.sch.id)

Siapa sangka, lahan berlumpur ini ada di lingkungan sekolah. Pihak guru sengaja membolehkan mereka kotor, dengan tujuan belajar (source: sekolahalamsipatrick.sch.id)

Siapa sangka, lahan berlumpur ini ada di lingkungan sekolah. Pihak guru sengaja membolehkan mereka kotor, dengan tujuan belajar (source: sekolahalamsipatrick.sch.id)

Untuk bisa sekolah di sana, Anda perlu menyiapak kocek yang lumayan, yakni sebesar Rp1,5 juta – Rp8,6 juta sesuai dengan jenjang pendidikan playground, TK, dan toddler.

Di dekat GDC juga terdapat sekolah Pratiwi School. Jarak antara GDC dengan Pratiwi School terpaut 600 meter atau sekitar 8 menit waktu tempuh berjalan kaki.

Jarak lokasi Pratiwi School

Jarak lokasi Pratiwi School 600 meter dari GDC.

Sekolah ini menyediakan jenjang pendidikan mulai dari Pre-school, TK, dan SD. Didirikan pada tahun 2010, sekolah ini pernah memiliki akreditasi-A pada tahun 2012.

pratiwi

Pola pendidikan di sekolah ini lebih didominasi di dalam kelas, meskipun juga ada kegiatan luar kelas (source: pratiwischool.sch.id)

Dengan pengajar yang masih muda dan memiliki latar belakang di bidang pendidikan, Anak Anda bisa merasakan sekolah layaknya belajar bersama kakak.

Selanjutnya, adalah SD Al-Azhar. Sekolah ini berada di radius 1,2 kilometer. Untuk menuju sekolah ini, Anak Anda bisa berjalan kaki selama 15 menit.

Jarak lokasi SD Al-Azhar dengan GDC.

Jarak lokasi SD Al-Azhar dengan GDC.

Sekolah ini hampir sama dengan Al-Azhar di wilayah lain. Keunggulan dari SD Al-Azhar ini memiliki fasilitas lengkap, mulai dari gedung pendidikan yang besar luas, ruang kelas ber-AC dan dilengkapi dengan LED.

Di sana juga terdapat ruang musik, laboratorium, perpustakaan, sarana olahraga, Masjid, loker, mobil antar jemput, dan toilet yang bersih.

Di SD Al-Azhar juga diterapkan kegiatan observasi yang bisa melihat kemampuan dan minat bakat anak.

Misalnya, apakah anak Anda minat di bidang musik, bahasa, atau olahraga nanti akan terlihat secara analitis.

Gedung SD Al-Azhar terlihat luas untuk seukuran sekolah dasar (source: al-azhar.sch.id)

Gedung SD Al-Azhar terlihat luas untuk seukuran sekolah dasar. Selain itu, sekolah ini juga memiliki area parkir kendaraan yang cukup luas. Sehingga, bagi Anda yang ingin mengambil rapor anak, tidak perlu khawatir sulit mobilisasi (source: al-azhar.sch.id)

Kegiatan observasi yang dilakukan tim penilai yang ahli dalam bidang visual, linguistik, dan kinestis (source: al-azhar.sch.id)

Kegiatan observasi yang dilakukan tim penilai yang ahli dalam bidang visual, linguistik, dan kinestis (source: al-azhar.sch.id).

Apabila Anak Anda masih kecil, sedangkan Anda harus bekerja, di dekat perumahan GDC juga terdapat Bubblegum Kids yang menyediakan daycare dan early education center.

Jarak dari Bubblegum Kids dengan perumahan GDC terpaut sejauh 750 meter atau sekitar 9 menit dengan berjalan kaki.

Jarak lokasi daycare dengan perumahan GDC.

Jarak lokasi daycare dengan perumahan GDC.

Daycare ini berada di lingkungan rumah warga. Pendiri sekaligus owner dari daycare ini adalah Meyditha Kartikasari yang juga seorang aktris.

Rumah yang dijadikan sebagai Daycare

Rumah yang dijadikan sebagai Daycare (source: google maps).

Kondisi desain interior dari daycare bubblegum (source: google maps).

Kondisi desain interior dari daycare bubblegum (source: google maps).

Selain sekolah dasar, radius 2,1 kilometer terdapat SMP 6 Depok. Untuk menuju SMP 6, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan waktu tempuh sekitar 6 menit jika tidak lancar.

SMP swasta juga ada di sekitar perumahan. Salah satunya adalah SMP Bina Sejahtera yang berada radius 1,4 kilometer. Lokasi keduanya cukup dekat, sehingga Anda bisa menempuh dengan berjalan kaki selama 16 menit.

Hanya saja jalan untuk menuju sekolah ini cukup sempit, sehingga hanya bisa dilalui menggunakan kendaraan beroda dua.

Sekolah SMP Bina Sejahtera Depok yang berada dekat dengan GDC.

Sekolah SMP Bina Sejahtera Depok yang berada dekat dengan GDC.

Untuk jenjang pendidikan SMA, terdapat SMA 3 Negeri yang berada radius 3,9 kilometer atau sekitar 10 menit. Sekolah ini, merupakan SMA negeri unggulan kedua setelah SMAN 1 Depok.

Sedangkan untuk perguruan tinggi, Anda juga tidak perlu khawatir. Sebab, radius 7,7 kilometer tepatnya di kawasan Margonda, terdapat banyak sekali kampus baik negeri dan swasta. Sebut saja, Universitas Indonesia (UI), Poltek Negeri Jakarta (PNJ), Universitas Gundarma (Gundar), dan Bina Saran Informatika (BSI).

Universitas Indonesia merupakan kampus terbaik di Indonesia yang berada di Depok.

Universitas Indonesia merupakan kampus terbaik di Indonesia yang berada di Depok. Biasanya di dalam kampus UI, setiap pagi pada Sabtu-Minggu hari dipenuhi oleh warga Depok yang berolahraga (source: international.ui.ac.id)

Gedung PNJ yang lokasinya berada di komplek Kampus UI (source: internationaloffice.pnj.ac.id)

Atau ada juga sedikit jauh, yakni Universitas Pancasila, yang berada 15 kilometer. Meskipun agak jauh, namun Anda tidak perlu khawatir. Sebab, selain kendaraan pribadi atau angkot, Anda juga bisa menggunakan commuter line yang berhenti di Stasiun Universitas Pancasila.

Universitas Gunadarma terletak di sebelah stasiun Pondok Cina, sementara di dalam kawasan Universitas Indonesia terdapat stasiun Universitas Indonesia. Sementara di seberang Universitas Pancasila terdapat stasiun Universitas Pancasila.

Begitu juga dengan menuju Universitas Indonesia, PNJ, dan Gundar, Anda bisa menggunakan commuter line yang berheti di Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI.

Fasilitas perbelanjaan

GDC pun dekat dengan fasilitas perbelanjaan. Anda juga dengan mudah menuju pusat perbelanjaan baik tradisional ataupun modern. Bahkan untuk pasar tradisional Anda bisa menemukan dua pasar yang mudah dijangkau.

Pertama adalah Pasar Pucung yang berada di 3 kilometer dari perumahan GDC. Pasar ini menjual berbagai jenis barang seperti pangan, sayuran, dan alat-alat perkakak rumah tangga. Pasar kedua adalah Pasar Lama Depok yang ada di Jalan Dewi Sartika.

Pasar puncung yang ada di Jalan Raya Jatimulya Depok

Pasar puncung yang ada di Jalan Raya Jatimulya Depok (source: google maps).

Pasar tradisional yang ada di Jalan Dewi Sartika.

Pasar Depok Lama yang ada di Jalan Dewi Sartika ini juga cukup dekat dengan Carrefour yang ada di seberangnya (source: google maps)

Jika Anda berbelanja di Pasar Depok Lama, Anda juga bisa sekalian berbelanja di Carrefour yang ada persis di seberang jalan.

Kondisi jalan di pasar ini cukup baik. Tapi jangan kaget apabila cukup padat di waktu-waktu tertentu seperti hari libur. Selain dipenuhi oleh penjual juga disebabkan jalur perlintasan kereta api yang sewaktu-waktu ditutup.

Pusat perbelanjaan lain yang bisa Anda datangi adalah ITC Depok yang juga berada di radius 4,2 kilometer. Di ITC Depok Anda bisa sekalian mencari berbagai barang lain seperti elektronik, seperti komputer, dan telepon genggam.

Jarak lokasi dari GDC dengan ITC Depok.

Jarak lokasi dari GDC dengan ITC Depok.

Sementara itu, untuk shopping mall, Anda bisa mengunjungi Margo City yang berada di kawasan Margonda Raya. Jarak dari perumahan GDC dengan Margo City adalah 7,5 kilometer atau sekitar 20 menit waktu tempuh perjalanan.

Gaharu Residence 2

Margo City merupakan ikon Kota Depok khususnya untuk pusat perbelanjaan untuk kelas menengah. Selain terdapat outlet-outlet branded seperti Wakai, Guess, Hush Puppies, Charles and Keits, Nike, di Margo City juga kian elit setelah dibangun Margo Hotel bintang empat. Di Margo City juga terdapat bioskop Platinum, yang memutar film-film terbaru Hollywood.

Fasilitas Kesehatan

Fasilitas kesehatan yang bisa Anda kunjungi adalah Klinik Tirta Husada yang ada di Jalan KSU-Parung. Jarak dari Klinik Tirta Husada dengan GDC terpaut 650 meter atau sekitar delapan menit dengan berjalan kaki.

Klinik ini bisa menjadi penolong pertama, saat terjadi sesuatu pada kesehatan Anda. Selain itu, di klinik ini juga bisa menerima pasien pengguna BPJS Keseahatan.

Klinik Tirta Husada yang ada di Jalan KSU-Parung (source: google maps)

Klinik Tirta Husada yang ada di Jalan KSU-Parung (source: google maps)

Selain klinik, Di dekat perumahan GDC, terdapat rumah sakit bernama RS. Hasanah Graha Afiah yang berada di Jalan Raden Saleh. Jarak keduanya terpaut 3,9 kilometer atau sekitar 10 menit waktu tempuh perjalanan.

RS. Hasanah Graha Afiah menyediakan fasilitas seperti UGD, rawat ICU, ruang operasi, dan juga rawat inap dengan kelas beragam. Mulai dari kelas deluxe, VIP, dan VVIP. Selain itu, rumah sakit ini juga menerima pasien yang menggunakan kartu BPJS K

Hanya saja, untuk penyakit dengan penanganan khsusu seperti jantung kanker, biasanya rumah sakit ini akan merujuk kepada rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih.

Satu dari rumah sakit yang dekat dengan Perumahan Royal Sakinah adalah RS. Mitra Keluarga. Rumah sakit tersebut memiliki faislitas lengkap seperti Depok Heart and Vascular Center, Bedah, Minimal Invasif, Bedah plastik estetika, Endoskopi saluran cerna (Gastrokopi & Kolonoskopi) dan Saluran Nafas, dan ICU dan NICU.

Di RS Mitra Keluarga, Anda bisa memilih dokter yang akan menangani Anda. Caranya, Anda bisa membuat janji terlebih dahulu pada laman situs yang tersedia.

Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki pelayanan untuk tumbuh kembang. Pelayanan ini menyediakan berupa terapi untuk gangguan pada anak seperti: gangguan sensori, gangguan konsentrasi belajar, dan fisioterapis.

Pelayanan lain yang disediakan oleh RS. Mitra Keluarga adalah Health Screening Pre-Marital yang bertujuan untuk pengecekan kesehatan menjelang pernikahan. Biaya untuk pelayanan ini untuk perempuan sebesar Rp2.910.000 dan untuk pria sebesar Rp935.000. Biaya tersebut mencakup pemeriksaan fisik hingga psikologis.

Grand Depok City

Mitra Keluarga adalah salah satu rumah sakit terbesar. Jaraknya sekitar 4,2km dari GDC.

Fasilitas hiburan

Keunggulan lain dari perumahan GDC ini adalah, terdapat Depok Fantasy Water Park yang lokasinya tidak berjauhan dengan kantor pemasaran GDC.

Depok Fantasy Water Park ini lebih dikenal dengan kolam renang Alladin, karena eksteriornya yang mengusung tema “negeri seribu satu malam” dengan patung Alladin yang besar. Berdiri sejak 2009 di bawah naungan SMR Group, wahana ini menjadi hiburan utama masyarakat GDC.

Wahana-wahanan yang disiapkan oleh Depok Fantasy Water Park antara lain Esthatic, Giant Slide, Water Play, Kiddy Pool & Play Set, dan Jasmine Pool. Tiket masuk wahanan ini berbeda-beda. Senin Rp20.000, Selasa dan Rabu Rp35.000, Kamis Rp20.000, Jumat Rp20.000, Sabtu Rp55.000, dan Minggu Rp65.000.

Namun, bagi Anda yang tinggal di kawasan GDC, Anda bisa mendapatkan diskon 50% dari harga normal.

DFWP_1001

Tampak luar dari Depok Fantasy Water Park

DFWP_2001

Salah satu wahana yang ada di dalam DFW.

DFWP_3001

Untuk hari Minggu wahana ini terbilang ramai. Bahkan ada juga rombongan sekolah yang mengisi akhir pekan dengan membuat event-event tertentu.

Selengkapnya

Ringkasan

Sebagai kota penyangga Jakarta, Kota Depok kini mulai dipehitungkan dan menjadi kawasan primadona pencari hunian.

Pertimbangan utama pencari hunian di Depok adalah kedekatannya dengan transportasi umum dan akese tol. Ini karena mayoritas pembelinya adalah para komuter yang bekerja di Jakarta.

Kawasan GDC sendiri cukup dekat dengan Stasiun Depok Lama yang terpaut 3,3 kilometer atau sekitar 12 menit. Hunian ini juga berjarak sektiar 5km dari terminal Depok. Selain itu, terdapat pintu tol Cijago sekitar 10km dari lokasi.

Hal lain yang menjadikan GDC cukup layak dilirik adalah ambisi pengembang untuk menjadikan kawasan ini sebagai kawasan terpadu, seperti BSD City ataupun Bintaro Jaya. Jika itu terjadi, kawasan ini akan berubah menjadi kawasan elit di Depok dan harganya pun akan melonjak.

Selengkapnya
Eric Wong

Kantri Maharani

Penulis adalah Content Writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda bisa mengirimkan email ke: kantrimaharani@rumah.com atau twitter @jeungkant

Masukan