Kebagusan Terrace, Jakarta Selatan

  • Fathia Azkia
  • 30 Oktober 2015

Kebagusan Terrace merupakan sebuah proyek perseorangan milik H. Khoendjono yang mulai dibangun pada 2014. Mengusung tema modern kontemporer berpadu nuansa green living, pengembang Kebagusan Terrace optimistis bisa bersaing dengan perumahan lain sekelasnya.

Alamat: Jl. Batas Dua Kebagusan, Jakarta Selatan
Tipe: Rumah Tinggal
Luas Area: 3.000 m2
Tipe unit: Harga Rp2,7 miliar. 18 Unit
                Basic Land LT 134 LB 200
H Land LT 164 LB 200
I Land LT 158 LB 200
O Land LT 153 LB 207
Pondasi: Pad foundation dikombinasikan dengan stone stripe
Struktur: Beton bertulang
Dinding & Pester: Bata merah press, acian, dan finishing cat
Lantai: Homogeneous granite tile 60 X 60cm
Kusen Pintu: Kayu kamper dan double teakwood
Plafond: Gypsum board, rangka hollow
Atap: Baja berat dengan insulasi panas
Saniter: Toto
Instalasi air: Jet pump, water tank dan instalasi air panas
Listrik: 4400 Watt (underground)
Pagar: tanpa pagar, antar rumah dibatasi dinding

Analisis

Rata-rata kompleks hunian di Kebagusan dan sekitarnya mengusung tema green, selaras dengan Peraturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menetapkan Jakarta Selatan sebagai kawasan hijau dan daerah resapan air. Harga tanah di Kebagusan hampir sama dengan kawasan lainnya di Jagakarsa, yakni kisaran Rp6,5 juta – Rp8 juta per meter persegi. Sementara harga tanah plus bangunan dipatok mulai Rp13 juta – Rp17 juta per meter persegi.

Perumahan Tanggal Luas Bangunan Harga (Rp) Per meter persegi (Rp)
Joe 57 5 Agustus 2015 150 2,5 Miliar 16,6 Juta
Kebagusan Terrace Mei 2014 200 2,7 Miliar 13,3 Juta

Tabel di atas menunjukkan perbedaan harga bangunan di dua lokasi berbeda. Kebagusan Terrace berada di dalam Jalan Batas Dua, sementara Joe 57 di pinggir jalan utama. Hal ini cukup membuktikan bahwa rumah yang berada di jalan lingkungan, lebih murah ketimbang di pinggir jalan utama. Tetapi Anda juga perlu memperhatikan segi kenyaman dalam tinggal, dan kemudahan dalam beraktivitas.

Cluster Kebagusan Terrace membanderol harga Rp2,7 miliar untuk rumah dengan luas bangunan 200 m2. Seperti diketahui, spesifikasi bangunan adalah 2 lantai dengan 4+1 kamar tidur dan 3+1 kamar mandi. Beruntungnya Anda masih memiliki lahan terbuka di belakang rumah, yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana olahraga, atau dijadikan ruangan lain untuk memperluas bangunan rumah. Melihat kondisi rumah, dapat disimpulkan bahwa Kebagusan Terrace sangat ideal untuk keluarga dengan orang tua dengan tiga anak, terlebih bagi pekerja di Jakarta yang mendambakan hunian berlokasi strategis.

Sementara perumahan lain yang berjarak 240 meter dari Kebagusan Terrace yakni Joe 57, membanderol harga Rp2,5 miliar untuk rumah dengan luas bangunan 150 m2. Tiap rumah di town house ini memiliki carport yang mampu menampung dua mobil sekaligus, 3+1 kamar tidur dan 3+1 kamar mandi. Bila dibandingkan dengan perumahan lain di sekitar, harga tanah plus bangunan di Joe 57 relatif lebih tinggi. Letaknya yang berada tepat di pinggir jalan serta memiliki akses lebih cepat ke berbagai fasilitas, kemungkinan menjadi salah satu penyebabnya.

Kenaikan tinggi nilai properti di kawasan Kebagusan tak lepas dari munculnya berbagai perubahan yang terjadi. Bila dulunya kawasan ini menjadi pilihan favorit pengembangan rumah tapak (landed house) untuk kalangan menengah, nyatanya kini mulai dimasuki proyek apartemen. Kedekatannya dengan pusat bisnis di koridor TB Simatupang, akses tol Lingkar Luar Jakarta, serta infrastruktur lainnya membuat Kebagusan dan sekitarnya akan terus memiliki daya jual tinggi.

Tampilkan lebih banyak

Detail Properti

Bagi Anda yang sering melintasi Jalan Joe Raya, Kebagusan, Jakarta Selatan, pasti sudah mengenal beberapa nama perumahan di kawasan ini. Entah itu karena letaknya yang berada di pinggir jalan utama, atau melihat dari papan nama perumahan lengkap dengan petunjuk arahnya seperti Kebagusan Terrace.

Menemukan perumahan ini terbilang cukup mudah, tinggal lurus saja saat memasuki Jalan Batas Dua. Tema green living mulai terasa sejak Anda melihat konsep gerbangnya. Permainan yang cukup menarik antara tumbuhan merambat, dinding dengan finishing kamprot, dan jalan paving block.

Berjalan menyusuri gerbang sekitar 20 meter, barisan rumah 3 lantai dengan paduan warna yang unik dan menarik langsung menyapa mata. Konsep modern resort yang dirancang oleh arsitek terkemuka asal Indonesia, Zenin Adrian, mampu menghadirkan rumah sebagai satu volume yang terkesan solid dengan garis-garis yang tegas.

Sebelum Anda menyaksikan interior ruangan di salah satu rumah, ada baiknya bila berjelajah ke fasilitas sekitar perumahan. Kebagusan Terrace menyediakan taman bermain untuk anak, lingkungan hijau yang enak dipandang, one gate system with 24 hours security, serta kabel jaringan bawah tanah.

Kebagusan Terrace

Muka gerbang Kebagusan Terrace sangat kental akan nuansa green living. Hal ini terbukti dengan dominasi tumbuhan hijau di sepanjang gerbang. (Kebagusan Terrace)

 

Kebagusan Terrace

Fasad unit rumah di Kebagusan Terrace dirancang sama, dengan menggabungkan unsur vertikal, kotak, dan segitiga. (Kebagusan Terrace)

Tiap unit rumah dilengkapi dengan carport yang mampu menampung satu kendaraan roda empat, serta taman berukuran mini. Meski berbeda tipe, namun unit rumah di Kebagusan Terrrace memiliki harga yang sama yakni Rp2,7 miliar. Spesifikasi ruang di tiap unit rumah pun sama, dengan 4+1 kamar tidur dan 3+1 kamar mandi.

Lantai satu dihuni oleh satu kamar tidur tamu yang berukuran cukup luas, satu kamar tidur ART, satu kamar mandi, ruang makan lengkap dengan kitchen set-nya, dan ruang keluarga. Sementara lahan terbuka pada area belakang, dapat Anda jadikan taman atau kolam renang pribadi. Pada area ini, lantai yang digunakan menggunakan kayu parket sehingga mampu menonjolkan kesan teduh dan menyatu dengan alam.

Kebagusan Terrace

Ruang keluarga berbatasan langsung dengan taman dan ruang bersantai di halaman belakang. (Kebagusan Terrace)

Kebagusan Terrace

Taman dan area bersantai di belakang rumah. Sofa kayu diatas tidak tersedia jika Anda membeli unit. (Kebagusan Terrace)

Kebagusan Terrace

Ruang makannya memiliki konsep mini bar, yang sesuai dengan tren interior teranyar. (Kebagusan Terrace)

Sementara pada lantai dua terdapat dua kamar tidur untuk anak, ruang keluarga yang dapat dijadikan pusat berkumpul di waktu senggang, serta satu buah kamar mandi. Menapaki tangga ke lantai tiga, Anda akan menjumpai satu kamar tidur utama dan area kosong yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang baca atau ruang bekerja. Melalui balkon di lantai ini, Anda mendapatkan pemandangan langsung ke arah taman belakang. Perlu diketahui, Kebagusan Terrace tidak menyediakan furnitur seperti yang tertera pada gambar (rumah contoh).

 

Kebagusan Terrace

Kamar tidur anak dirancang dengan luas yang cukup, sehingga dapat menampung meja belajar berukuran sedang. (Kebagusan Terrace)

kebagusan terrace

Inspirasi desain interior kamar tidur anak di Kebagusan Terrace. (Kebagusan Terrace)

Kebagusan Terrace

Ruang keluarga di lantai dua sarat akan nilai privasi. (Kebagusan Terrace)

Kebagusan Terrace

Wujud ruang tidur utama yang luas, semakin cantik dengan perpaduan unsur kayu dan plafon gipsum. (Kebagusan Terrace)

 

Tampilkan lebih banyak

Lokasi

Bila kawasan Ciganjur dikenal sebagai tempat kediaman mantan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gusdur, lain halnya dengan Kebagusan. Kelurahan yang masuk ke dalam wilayah Pasar Minggu, dikenal sebagai tempat tinggal mantan presiden Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri. Perempuan satu-satunya yang pernah menjabat sebagai kepala negara Indonesia ini, memiliki sebuah rumah yang sangat luas di Jalan Kebagusan IV, Jakarta Selatan.

Kebagusan mempunyai sejarah yang cukup panjang, seiring dengan masuknya zaman para Wali Songo datang ke tanah Jawa, dan tidak terlepas dari rangkaian sejarah masuknya Islam ke tanah Jawa saat itu. Daerah Kebagusan dahulunya adalah hutan jati yang cukup lebat, meliputi kawasan Kebun Binatang hingga Pejaten dan daerah Cilandak serta Jagakarsa sekarang. Asal muasal nama Kebagusan timbul dari nama seorang wanita cantik berasal dari Banten, yaitu Nyai Tubagus Latak Lanang.

Kini wilayah Kebagusan telah tumbuh menjadi kawasan padat penduduk. Bahkan beberapa menyebut Kebagusan sebagai kawasan yang cukup elit. Hal ini tak lepas karena letaknya berada di tengah kota Jakarta Selatan, berbatasan dengan Pasar Minggu di sebelah utara, Ragunan di sebelah barat, Lenteng Agung di sebelah timur dan Jagakarsa di sebelah selatan.

Menuju Lokasi: Kebagusan Terrace berada di Jalan Batas Dua, Kebagusan, Jakarta Selatan. Untuk mencapai jalan ini, Anda harus melintasi Jalan Joe yang terkenal macet pada jam-jam sibuk. Bila kondisi lalu lintas bebas hambatan, Anda dapat menuju Tol Jagorawi melalui gerbang tol Lenteng Agung dalam waktu 20 menit. Tentunya dengan melintasi Jalan Kebagusan Raya dan Jalan TB Simatupang.

Kebagusan Terrace

Saat padat, perjalanan dari Kebagusan Terrace menuju gerbang tol Lt. Agung bisa menyita waktu hingga 1 jam dengan mengendarai mobil. (Google Maps)

Namun jika kondisi jalan macet seperti di pagi dan sore hari, Anda bisa mencapai perumahan dengan menempuh perjalanan hampir 1,5 jam dari pintu keluar tol Tanjung Barat. Kepadatan akan ditemui di beberapa titik seperti Jalan Tanjung Barat, Jalan Raya Lenteng Agung, dan Jalan Joe Kelapa Raya Tiga. Penyebabnya adalah lonjakan kendaraan yang melintas, putaran arah di beberapa ruas, hingga kepadatan penumpang commuter line yang turun di stasiun Tanjung Barat.

Bila berkendara dengan transportasi umum, hanya ada satu trayek Kopaja yang melintas, yakni S616 jurusan Blok M – Pasar Minggu. Tak heran saat jam pergi dan pulang kantor, Kopaja yang mampu mengangkut puluhan penumpang ini selalu dipenuhi siswa sekolah maupun pekerja di pusat kota Jakarta.

Bagi pengguna commuter line turun di stasiun Tanjung Barat dan lanjutkan perjalanan dengan Kopaja S616. Mintalah turun di Jalan Batas Dua, lalu berjalan kaki sekitar 240 meter. Jika berkendara dari arah Pasar Minggu, Anda harus melewati Jalan Tanjung Barat hingga bertemu Jalan Joe Kelapa Raya Tiga. Setelah plang Taman Dadap Merah, Anda perlu memperlambat kendaraan, karena Jalan Batas Dua berada di sebelah kanan jalan utama. Gerbang Kebagusan Terrace yang sedikit menjorok sangat mudah ditemui.

Perumahan: Menjadi salah satu kawasan favorit di selatan Jakarta, turut mendorong berkembangnya sarana fasilitas umum dan sosial di Kebagusan. Hal ini dirasa perlu untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani masyarakat sekitar. Beruntungnya, Kebagusan Terrace memang dikelilingi oleh banyak fasilitas baik di area sekitar perumahan atau di luar perumahan.

Seperti misalnya Taman Dadap Merah, yang berlokasi sekitar 1 km atau 12 menit dengan berjalan kaki dari perumahan. Taman ini dapat dijadikan alternatif saat hendak membugarkan tubuh di pagi dan sore hari. Keunikan taman ini adalah sungai kecil yang mengalir di tengah taman dengan jembatan kayu kecil di atasnya. Fasilitas sosial ini juga dilengkapi dengan jogging track sepanjang 500 meter dan taman bermain anak. Dengan didukung suasana yang rindang dan jauh dari keramaian kendaraan, taman ini cukup tenang, damai, sejuk, dan indah.

Kebagusan Terrace

Anda bisa mengajak si buah hati bermain di Taman Dadap Merah, yang berjarak sekitar 1 km dari Kebagusan Terrace. Untuk menuju taman ini, Anda bisa menggunakan mobil atau motor. (Google Maps)

Sarana rekreasi lainnya adalah Kebun Binatang Ragunan yang dapat dicapai dengan berkendara mobil selama 15 menit dari Kebagusan Terrace. Kebun binatang seluas 140 hektar ini didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya, terdapat berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen.

Di dalamnya terdapat Pusat Primata Schmutzer yang merupakan salah satu pusat primata berkelas internasional. Pusat ini mempunyai peranan dalam konservasi primata Indonesia dan sekaligus sebagai Jendela Informasi Primata. Berbagai jenis primata Indonesia terwakili di sini dengan beberapa primata eksotisnya antara lain: orangutan, gorila, simpanse, dan jenis-jenis primata langka dari dalam dan luar negeri lainnya. Kompleks seluas 13 hektar dirancang dengan konsep open zoo dimana satwa yang tinggal di dalamnya seolah-olah berada di habitat aslinya.

Kebagusan Terrace

Pusat primata di Kebun Binatang Ragunan berdiri sejak tahun 2006. Di dalamnya juga terdapat berbagai permainan outdoor untuk pengunjung. (indonesiakaya.com)

Kemewahan lain yang ditawarkan Kebagusan Terrace adalah akses mudah ke berbagai pusat hiburan dan perbelanjaan. Anda bisa memilih salah satu di antara Pejaten Village, Cilandak Mall, dan Cilandak Town Square. Ketiga mal ini memiliki jarak tempuh yang relatif sama, yakni sekitar 45 menit berkendara dengan mobil.

Kebagusan Terrace

Terdapat 3 mal yang mudah dijangkau dari Kebagusan Terrace yakni Pejaten Village, Cilandak Mall, dan Cilandak Town Square. (Google Maps)

Untuk sarana pendidikan, persis di sebrang gerbang Kebagusan Terrace terdapat SDN Jagakarsa 11 Pagi. Berkendara dengan motor selama 5 menit, Anda akan menemukan sebuah SD Bilingual terintegrasi nasional dan kurikulum internasional, yakni Sekolah Bangun Mandiri. Sekolah ini terbilang aktif mengadakan beberapa seminar, seperti parents workshop, teacher training, joint operation, consulting dan hearing center for impaired children.

Untuk pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, IISIP Kampus Tercinta, Jakarta (1,4 km) bisa menjadi pilihannya. Kampus ini memiliki fasilitas dan program studi yang cukup lengkap. Alumni IISIP sebagian besar telah menjadi profesional di berbagai bidang, seperti Andy F. Noya yang merupakan host kenamaan di salah satu TV swatsa, Eko Patrio, pelawak yang kini menjadi anggota DPR, hingga Inggrid Kansil.

Kebagusan Terrace

Letak Kebagusan Terrace relatif dekat dengan berbagai sarana pendidikan. Semuanya bisa dilalui dengan berkendara mobil dan motor. (Google Maps)

Sarana kesehatan seperti klinik dan prakter dokter di sekitar Kebagusan Terrace pun cukup banyak. Sedangkan untuk rumah sakit, Anda dapat menuju Rumah Sakit Marinir Cilandak yang berjarak 4 km dari perumahan. Fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan RSMC meliputi spesialistik dan subspesialistik, penelitian dan pendidikan, kesehatan matra laut, serta fasilitas rawat inap lebih dari 200 tempat tidur pasien.

Selain berbagai fasilitas diatas, Kebagusan Terrace juga menawarkan akses mudah ke pusat kota Jakarta. Anda bisa menggunakan Trans Jakarta dengan berkendara menuju Halte Busway Departemen Pertanian. Namun sayangnya halte ini tak menyediakan lahan parkir seperti Halte Busway Ragunan, sehingga memungkinkan Anda untuk menuju kesini dengan menggunakan jasa ojek.

Bagi pengguna setia commuter line, tinggal di Kebagusan Terrace merupakan suatu kenyamanan tersendiri. Ini karena letak perumahannya yang diapit dua stasiun sekaligus, yaitu Stasiun Tanjung Barat dan Lenteng Agung. Keduanya sama-sama berjarak cukup dekat, dengan jalur commuter line Bogor-Kota.

Setelah direnovasi dengan bantuan PT Antam Tbk, Stasiun Tanjung Barat memiliki fasilitas dan suasana berbeda dibandingkan stasiun lainnya. Tampak warna jingga dan merah menyala mendominasi setiap sudut ruangan di stasiun ini, dan juga terdapat papan penunjuk yang memandu calon penumpang melangkah. Ditambah dengan 4 televisi layar datar sebagai sarana petunjuk kedatangan kereta api. Tak heran bila Stasiun Tanjung Barat dijadikan stasiun percontohan bagi seluruh stasiun di Jabodetabek.

Kebagusan Terrace

Diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk tiba di Stasiun Lenteng Agung dan Tanjung Barat dari Kebagusan Terrace. (Google Maps)

 

 

 

Tampilkan lebih banyak

Ringkasan

Pertumbuhan khususnya di bidang properti di wilayah Jakarta Selatan, sebagian besar dipicu oleh pembangunan kawasan bisnis baru dan infrastruktur jalan yang makin memadai. Seperti pembangunan kereta massal cepat (MRT), jembatan layang khusus bus TransJ koridor XIII Tendean-Ciledug, hingga jembatan layang Kuningan Selatan. Hal ini pun berimbas pada permintaan lahan untuk hunian yang meningkat, terutama di kawasan sejuk seperti Kebagusan.

Kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan jelas akan terus melahirkan banyak perumahan baru. Para pengembang akan membanjiri Anda dengan beragam pilihan konsep. Salah satunya yang patut Anda lirik adalah Kebagusan Terrace. Cluster ini menawarkan konsep desain yang unik, plus kondisi lingkungan yang cukup tenang dan asri sehingga ideal bagi pekerja di Jakarta. Belum lagi akses mudah ke segala trasportasi masal serta kontur jalan yang baik, semakin menggenapi kebutuhan akan hunian masa depan.

Tampilkan lebih banyak
Eric Wong

Fathia Azkia

Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Masukan