Pramestha Mountain City, Lembang

  • Boy Leonard
  • 30 Oktober 2018

Pramestha Mountain City merupakan proyek pertama PT. Lembang Permata Recreation Estate. Bekerjasama dengan beberapa arsitek untuk mengembangkan Pramestha, seperti Andra Matin, Yori Antar dan Tan Tik Lam serta arsitek lansekap Karl Princic. Master plan-nya pun digarap oleh PT. Terra Lumen Indonesia. Dengan tim yang mumpuni, pengembang yakin bisa mengembangkan kawasan seluas 180 hektare sebagai hunian berkonsep ramah lingkungan layaknya tempat berlibur.

Nama Proyek : Pramestha Mountain City

Alamat : Jl. Raya Dago Giri, Mekarwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Tipe : Residensial & resort

Luas lahan : 180 hektare

Tipe Unit

Cluster Alinda

Tipe Level. Luas tanah 98m2. Luas bangunan 80m2. Harga Rp1.509.000.000

Tipe Level. Luas tanah 136m2. Luas bangunan 225m2. Harga Rp3.011.000.000

Tipe Downslope. Luas tanah 102m2. Luas bangunan 75m2. Harga Rp1.812.000.000

Tipe Downslope. Luas tanah 96m2. Luas bangunan 121m2. Harga Rp1.871.000.000

Tipe Downslope. Luas tanah 102m2. Luas bangunan 121m2. Harga Rp1.937.000.000

Tipe Downslope. Luas tanah 136m2. Luas bangunan 121m2. Harga Rp2.311.000.000

Tipe Downslope. Luas tanah 136m2. Luas bangunan 214m2. Harga Rp2.937.000.000

Tipe Upslope. Luas tanah 102m2. Luas bangunan 121m2. Harga Rp1.937.000.000

Tipe Upslope. Luas tanah 136m2. Luas bangunan 121m2. Harga Rp2.311.000.000

Spesifikasi Teknis

Pondasi           : Bored Pile

Struktur           : Beton Bertulang

Dinding           : Batu Bata

Lantai

Main Area       : Homogenus tile 60 x 60

Kamar Mandi  : Keramik Roman/setara

Area Servis     : Keramik Roman/setara

Garasi              : Concrete

Sanitair            : Ex Toto/setara

Pintu dan Jendela

Exterior           : Aluminium (Ex YKK/setara), kaca 6mm

Interior            : Kayu kamper singkil oven & engineering door

Kunci & Handel : Ex Solid (Wiratama/setara)

Cat

Exterior           : Prime white batu alam (Karang Pilang/setara & Curie Stone)

Interior            : Mowilex Hush/setara

Plafon              : Kemptone/setara

Plafon             : Papan gypsum 9mm (Ex Knauff/setara)

Air : Water Treatment Plan (WTP)

Listrik : PLN 2.200W/220V

Saklar : Ex Panasonic/setara

STP     : Bio Ceramic/setara

Fasilitas Lingkungan

– Bar
– Art Gallery
– Keamanan 24 jam dan CCTV
– One Gate System
– Swimming Pool
– Minimarket
– Tempat parkir
– Cafe
– Wifi Internet Access
– Meeting room
– Children’s playground

Analisis

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 14

Kiri: Jalan masuk ke Pramestha Mountain City yang sangat rimbun dan hijau. Kanan: Penampakan cluster Alinda Townhouse dilihat dari gerbang cluster. Suasana resort sangat kental terasa.

Lembang dan Bandung Utara sudah sejak lama menjadi daerah tujuan wisata yang populer di Indonesia. Jika sebelumnya hanya dikenal keindahan alamnya, industri wisatanya kini dilengkapi dengan berbagai atraksi unik yang menarik.

Dago masuk ke dalam kawasan Kawasan Bandung Utara, sehingga ada batasan rasio lahan yang boleh dikembangkan dan lahan untuk kawasan hijau. Hal ini membuat lingkungan Pramestha Mountain City dikelilingi alam yang terjaga keasriannya.

Sebagai konsekuensi, harga tanah per meter yang dijual kepada konsumen menjadi relatif tinggi. Namun banderol harga ini menawarkan nilai yang sepadan. Salah satunya adalah nilai investasinya yang positif, karena terbatasnya izin pembangunan lahan.

Dengan luas lahan mencapai 180Ha, Pramestha menjadi kawasan pengembangan terbesar kedua di kawasan ini setelah Resor Dago Pakar (320Ha). Sementara berada di posisi ketiga terbesar adalah Citra Green Dago (70Ha). Bagaimana perbandingan harga di antara ketiganya?

Harga per meter bangunan Pramesta paling mahal dibanding kedua kompetitornya. Penyebab utama perbedaan harga ini kemungkinan besar adalah kondisi lahan dengan kontur yang lebih curam sehingga membutuhkan struktur yang lebih kokoh dan teliti yang tentunya berimplikasi pada harga. Kontur lahan yang lebih curam juga membuat proses pematangan tanahnya lebih rumit dan mahal.

Selain itu, karena lokasinya yang lebih di Utara dan berbatasan langsung dengan Taman Hutan Raya, koefisien dasar bangunan di Pramestha lebih kecil dibandingkan kedua kompetitornya. Lebih sedikit lahan yang diizinkan dibangun yang pada akhirnya mengakibatkan harga yang lebih tinggi. Sementara dari segi kualitas finishing, ketiganya berada di level yang sama mengingat target pasar yang juga kurang lebih sama.

Perumahan

Tanggal

Luas Bangunan

Luas Tanah

Harga

Per meter persegi bangunan

Pramestha

Agustus 2018

225

136

Rp3.011.000.000

Rp9.75

Pramestha

Oktober 2017

225

136

Rp2.637.800.000

 

Resor Dago Pakar

September 2018

340

200

Rp3.100.000.000

Rp5.59

Citra Green Dago

September 2018

350

200

Rp3.500.000.000

Rp6.57

Pamestha Mountain City memiliki posisi yang sangat strategis karena berada tepat di antara Kota Bandung dan Lembang. Berbagai atraksi wisata bisa dijangkau dengan mudah. Bahkan pengembang Pramestha Mountain City juga ikut menyemarakkan kawasan ini dengan menghadirkan beberapa atraksi wisata agar kawasan yang dikelolanya semakin menarik.

Kondisi ini membuat properti yang dipasarkan di Pramestha memiliki nilai investasi yang tinggi. Ia menarik bagi konsumen yang memang mencari tempat tinggal karena relatif mudah dijangkau dari Bandung dengan berbagai fasilitasnya namun terasa jauh dari hiruk pikuk metropolitan.

Perumahan ini juga menarik bagi konsumen yang membeli properti sebagai investasi. Selain capital gain dari peningkatan harga properti di Bandung Utara yang relatif stabil, mereka memiliki potensi passive income dari menyewakan unit villa yang mereka miliki karena lokasinya yang dekat dengan beberapa atraksi wisata.

Potensi capital gain dari unit townhouse Alinda berdasarkan data yang kami dapatkan berada di kisaran 15% per tahun. Sementara harga sewa per unit per malam berada di kisaran Rp2,5juta hingga Rp5juta, tergantung kondisi pasar – sedang liburan atau sedang sepi.

Tampilkan lebih banyak

Detail Properti

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung

Kiri: Rencana Pramestha Mountain City. Sampai 2018, baru Zona A yang dikembangkan. Kanan:Pintu gerbang Pramestha Mountain City yang sangat bersahaja.

Pramestha Mountain City adalah sebuah kawasan terpadu yang berada di atas lahan seluas 180Ha. Di dalamnya akan dibangun kawasan residensial dengan berbagai fasilitasnya, kawasan resort dan kawasan wisata agro. Untuk sebuah pengembangan sebesar ini, gerbangnya tampil sangat bersahaja.

Dari Jl. Dago Giri, tidak ada gerbang atau portal besar yang menjadi penanda masuk ke kawasan Pramesta. Anda hanya akan melihat jalan dengan material paving block yang menurun dengan sebidang dinding batu bertuliskan ‘Pramestha Mountain City’ yang tidak terlalu besar.

Sekitar 20m ke dalam, paving block berganti aspal mulus di depan pos penjagaan yang tampil dengan desain simple. Perjalanan Anda dihiasi rimbunnya pohon di kiri kanan jalan – tebing di kiri lembah di kanan – dengan pemandangan yang memukau.

Jalan masuk ke kawasan Pramestha ini adalah Jl. Akaza Utama. Dari gerbang masuk, Anda sudah akan disambut oleh beberapa unit villa yang dirancang oleh arsitek ternama Indonesia. Villa-villa tersebut nyaris tidak terlihat ditengah kerimbunan pepohonan dan bangunannya mengikuti kontur tanah yang berlembah.

Setelah menyusuri Jl. Akaza Utama sepanjang 500m, Anda akan tiba di sebuah spot yang menjadi semacam town center. Anda akan melihat cafe Day & Nite Buffy Resto yang terbuat dari susunan peti kemas yang unik. Di sebelah cafe ini Anda bisa menyambangi Bird Pavillion dengan koleksi ratusan burung sebagai salah satu tempat wisata di dalam kawasan Pramestha Mountain City.

Selain fasilitas yang sudah ada, nantinya akan dibangun clubhouse yang berada di seberang Restoran Day & Nite, tepat di sebelah gerbang Cluster Alinda. Di clubhouse ini para penghuni Cluster Alinda bisa memanfaatkan berbagai fasilitas seperti kolam renang, jacuzzi, gym, spa, supermarket, rooftop garden dan lain-lain dengan sangat mudah karena lokasinya yang berada di gerbang.

Gerbang cluster Alinda di sisi kiri jalan tepat di sebelah Restoran Day & Nite. Pos penjagaan masuk ke cluster Alinda juga tampil simple seperti halnya pos penjagaan di gerbang Pramestha. Deretan unit Alinda terlihat di belakangnya dengan garis desain simple yang senada.

Deretan rumah ini terlihat seperti lukisan dari pinggir jalan karena tidak hanya berderet ke belakang namun juga naik mengikuti kontur tanah yang berbukit-bukit. Material jalan yang menggunakan paving block semakin mengangkat citarasa resort di cluster Alinda Townhouse.

Rumah-rumah di cluster Alinda ini berkonsep townhouse sehingga terlihat compact dan menempel satu dengan lainnya. Namun karena lahannya berkontur, deretan rumah ini tidak terasa membosankan. Arsitek yang terlibat dalam proyek ini juga menerapkan pendekatan perancangan bangunan yang ramah lingkungan. Terlihat dari minimnya luas tapak bangunan yang menutup tanah. Bahkan untuk beberapa lokasi, bangunan dibuat serupa rumah panggung sehingga serapan airnya tetap terjaga.

Konsep ramah lingkungan juga tercermin pada bangunan yang memiliki bukaan lebar sehingga cahaya bebas masuk dan menghemat pengunaan energi. Pun demikian dengan sirkulasi udara silang. Penggunaan AC bisa dikurangi bahkan dihilangkan dan kesegaran udara pegunungan bisa dinikmati dengan maksimal oleh penghuni townhouse Alinda.

Alinda Townhouse akan diisi oleh sekitar 200an rumah yang dirancang oleh arsitek Hadi Vincent. Keseluruhan rumah ini dibuat kompak namun tetap terasa luas di bagian dalamnya. Setiap rumah juga bisa merasakan suasana lingkungan yang hijau di sekitarnya secara maksimal. Atap datar sengaja digunakan agar tidak menghalangi pemandangan dari unit lainnya sekaligus bisa difungsikan sebagai roof garden.

Pramestha Mountain Resort, Bandung

Kiri: Atap datar yang bisa Anda jadikan rooftop garden. Kanan: Bentuk bangunan yang bergaya modern dengan atap datar supaya tidak menghalangi pemandangan dari unit lain.

Sementara dari sisi desain, unit rumah di cluster Alinda tampil sangat modern dengan bentukan massa yang mengotak – terutama dengan atap datarnya – namun tetap memiliki nuansa resort pegunungan lewat pemilihan material. Penggunaan batu alam dan bata ekspos membuatnya terasa lebih hangat dan fit-in dengan perbukitan hijau yang mengelilinginya.

Pramestha Mountain Resort, Bandung - 01

Kiri: Bangunan rumah tipe Level. Kanan: Pembagian ruang di rumah Tipe Level dengan kapasitas 4+1 kamar tidur.

Pada dasarnya, tipe-tipe yang dihadirkan pengembang di cluser Alinda terbagi tiga disesuaikan dengan kontur lahan yaitu tipe Level, Upslope dan Downslope. Kemudian terbagi lagi disesuaikan dengan lebar kavling antara 6m hingga 8m. Anda memiliki banyak pilihan desain di cluster Alinda yang bisa Anda sesuaikan dengan selera, kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

Anda juga bisa menyesuaikan kemampuan finansial Anda dengan kesiapan rumah yang Anda beli. Ada beberapa rumah siap huni dengan harga di atas Rp3M. Sementara rumah indent 2 tahun ditawarkan mulai Rp1,8M. Per September 2018, kavling rumah indent ini sedang menjalani proses pematangan lahan.

Pramestha Mountain Resort, Bandung - 02

Kiri: Ruang makan yang menyambut Anda selewat pintu utama. Kanan: Dapur yang berada di sisinya dengan akses pintu kedua.

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 12

Kiri: Living room berada paling belakang, terbuka ke halaman belakang untuk mendapatkan suasana yang lebih privat. Kanan: Master bedroom di lantai 2 yang cukup luas dan segar.

Pada tipe Level dengan lebar lahan 8m, Anda mendapatkan rumah 2 lantai dengan 4+1 kamar tidur dan 3+1 kamar mandi. Rumah seluas 225m2 ini memiliki 2 pintu masuk. Pintu utama yang lebar dan mewah akan membawa Anda langsung ke ruang makan.

Kamar tidur pertama ada di salah satu sisi ruang kaman, berdampingan dengan kamar mandi bawah. Sementara di sisi lainnya ada tangga ke lantai dua dan dapur yang memiliki pintu sekunder ke halaman muka dan kamar mandi ART + tangga servis di belakang.

Living room berada di belakang ruang makan. Sebuah lay-out yang tidak umum di Indonesia namun sangat cocok diterapkan di Pramestha karena Anda bisa menikmati halaman belakang dan suasana pegunungan secara maksimal dari ruang tamu.

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 13

Kiri: Interior living room pada tipe upslope dengan pemandangan yang lepas. Kanan: Suasana lingkungan di Pramestha Mountain City yang resik tanpa kabel yang mengganggu pemandangan.

Di lantai 2, Anda akan disambut oleh ruang duduk yang dikelilingi oleh dua kamar anak dan kamar mandi di sisi belakang rumah, serta kamar tidur utama yang dilengkapi kamar mandi dalam di sisi muka. Rumah ini juga dilengkapi balkon di sisi muka dan belakang. Sementara itu, tangga servis terhubung dengan tempat jemur dan kamar tidur ART.

Meskipun hanya 2 lantai, tangga utama masih naik 1 lantai lagi ke atap yang bisa Anda kembangkan menjadi roof garden dan rooftop terrace. Satu fitur yang jarang Anda temukan di tempat lain dan tentunya membuat Anda bisa menikmati hijaunya alam sekitar dengan maksimal.

Tampilkan lebih banyak

Lokasi

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 01

Sebagai kawasan wisata, Dago-Lembang punya potensi untuk properti sewa.

Pada zaman kolonial, Bandung adalah kota yang dirancang oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk dihuni oleh 300 ribu penduduk. Namun saat ini Bandung menjelma sebagai sebuah metropolitan dengan 2,4 juta penduduk, belum termasuk penduduk di kawasan sekitar seperti di Cimahi dan kawasan Bandung Raya.

Perkembangan Bandung tidak terlepas dari pesona indah kota ini. Pemandangan pegunungan hijau dengan udaranya yang segar membuat banyak orang tertarik berkunjung dan tinggal menetap. Apabila proyek kereta api cepat mulai beroperasi, akses menuju Jakarta akan semakin cepat dan mudah.

Dago menjadi salah satu kawasan favorit di Bandung sebagai objek wisata. Aneka hotel, kafe, restoran dengan berbagai konsep membanjiri Dago. Untuk menjaga keasrian dan fungsi hijaunya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat  memasukkan Dago  ke dalam KBU (Kawasan Bandung Utara).

Keputusan tersebut membuat Dago terikat aturan pembangunan yang ketat demi mengendalikan laju pembangunan. Kondisi ini membuat pasokan properti di Dago menjadi terbatas di tengah permintaan yang tetap tinggi. Maka jangan heran apabila harga propertinya terbilang tinggi untuk ukuran Bandung.

Menuju Lokasi

Pramestha Mountain City berada di Jl. Dago Giri yang saat ini menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Bandung dengan Lembang. Anda bisa mencapainya dengan cukup mudah dari gerbang tol Pasteur sebagai salah satu gerbang masuk Bandung. Anda tinggal arahkan kendaraan Anda lurus, masuk Jl. Dr. Djundjunan (terusan Pasteur), naik ke Jl. Layang Pasupati dan keluar di jalur keluar pertama.

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 02

Lokasi Pramestha Mountain City apabila diakses dari gerbang tol Pasteur, Lembang maupun Pusat Kota Bandung. Foto: Google.

Keluar dari jalan layang di Balubur, ambil jalan ke arah Simpang Dago. (sekitar 14menit, 4,3km dari keluar Pasupati di Balubur). Setelah melewati Terminal Dago, masuk ke Jalan Dago Giri dan ikuti jalan sekitar 3,5km menuju Jalan Akaza Utama di sisi kanan. Pintu masuk Pramestha akan nampak tak jauh dari sana.

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 03

Gerbang masuk menuju Pramestha Mountain City, sekitar 10-15 menit dari Dago Bengkok.

Apabila datang dari Lembang Anda bisa mengarahkan kendaraan Anda ke Maribaya melalui Jl. Raya Maribaya. Setelah melewati Lapangan Desa Langensari (11 menit – 3,8km dari Lembang) Anda akan tiba di sebuah perempatan. Ambil jalur lurus di perempatan ini dan 100m kemudian Anda akan tiba di ujung lain dari Jl. Akaza Utama untuk masuk ke kawasan Pramestha.

Jika Anda menggunakan angkutan umum, saat ini belum ada angkutan umum yang melewati Jl. Dago Giri, sehingga Anda hanya bisa mengandalkan ojek dari Terminal Dago. Kabar baiknya, dari Terminal Dago Anda bisa mencapai berbagai titik karena banyaknya trayek angkot dan bus yang melewati salah satu terminal utama di Bandung ini. Dari Terminal Dago, Anda bisa menuju Terminal Kebon Kalapa, Stasiun Hall, Riung Bandung dan Pasar Induk Caringin.

Fasilitas di sekitar 

Pramestha berlokasi Jl. Dago Giri, sekitar 4km dari Terminal Dago. Di kawasan Dago Giri ini tidak banyak fasilitas yang bisa Anda dapatkan kecuali beberapa cafe, resto, hotel dan tempat wisata. Namun setelah melewati Terminal Dago, Anda bisa mendapatkan hampir semua kebutuhan dan fasilitas dengan mudah.

Griya Junction Lembang menjadi pilihan terdekat untuk berbelanja kebutuhan harian. Selain kebutuhan harian, Anda juga bisa mendapatkan berbagai kuliner di pusat perbelanjaan ini, sesuai dengan tema ‘The Food Experience’ yang diusungnya. Dari Pramestha, Anda bisa mencapai Griya Junction Lembang dalam waktu sekitar 20 menit, atau lebih cepat.

Sedikit lebih jauh Anda bisa menyambangi Toserba Borma. Selain berbagai kebutuhan harian, Anda juga bisa mendapatkan berbagai kebutuhan bukan harian seperti peralatan kantor dan sekolah, perabotan rumah tangga, kendaraan bermotor hingga pakaian dengan harga yang cukup bersahabat di Borma.

Ada dua Toserba Borma yang bisa Anda capai dalam waktu setengah jam dari Pramestha, yaitu Toserba Borma Lembang dan Toserba Borma Dago. Namun dilihat dari kelengkapan produknya, Borma Dago lebih menjanjikan.

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 04

Kiri: Yogya Junction Lembang, mal yang cukup lengkap di Lembang. Kanan: Pasar Panorama, pasar tradisional yang terdekat dari Pramestha.

Sementara penggemar pasar tradisional tidak akan melewatkan Pasar Panorama Lembang. Pasar yang bisa Anda capai dalam waktu kurang dari 20 menit ini menawarkan berbagai produk pertanian terbaik dengan harga yang relatif murah karena berada di sentral produksi pertanian.

Semakin berkembangnya Bandung Utara hingga ke Lembang juga membuat beberapa sekolah menghadirkan kampusnya di sekitaran Pramestha. Apalagi suasana yang masih sejuk dan jauh dari kebisingan dianggap lebih ideal untuk kegiatan belajar.

Salah satunya adalah Yayasan Darul Hikam. Sekolah ini sebelumnya sudah hadir di Dago dan Rancaekek, kemudian memiliki satu kampus di Jl. Maribaya No. 89 (10 menit dari Pramestha) dan baru-baru ini membuka kampus baru di Jl. Raya Dago Giri Km.21 (10 menit dari Pramestha).

Di lokasi tersebut dihadirkan Darul Hikam Integrated School untuk tingkat SMP dan SMA yang memadukan materi DHIS yang mengedepankan bahasa Arab dan pemahaman Al Quran, materi dari Diknas dan kurikulum Cambridge dengan bahasa pengantar utama Bahasa Inggris.

Masih untuk tingkat SMP-SMA ada Nurul Fikri Boarding School yang berlokasi di Jl. Maribaya Timur (18menit dari Pramestha).  Sekolah asrama atau pesantren ini menggabungkan kurikulum nasional dengan kepesantrenan sehingga siswanya diharapkan memiliki kemampuan menghapal dan memahami 6 juz Al-Quran.  

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 05

Kiri: Stamford International School yang berafiliasi dengan jaringan University of Cambridge. Kanan: RS Borromeus – salah satu rumah sakit tertua, terbesar dan terlengkap di Kota Bandung

Pilihan lainnya adalah Stamford International School. Seperti halnya DHIS, Stamford International School juga memadukan kurikulum internasional dalam hal ini kurikulum Cambridge. Berada di perumahan Allegro Altura di kawasan Citra Green Dago, Anda membutuhkan waktu 25 menit berkendara dari Pramestha. Masih ada beberapa pilihan sekolah lain yang berada di sekitaran Pramestha seperti  Sekolah Alam Bandung di Dago Pojok (20 menit), Bina Bangsa School di kawasan Resor Dago Pakar (16 menit) dan Pelita Indonesia di Lembang (18 menit).

Sarana kesehatan terdekat yang bisa dicapai dari Pramestha adalah RS Santo Borromeus, salah satu rumah sakit swasta terbesar dan tertua di Kota Bandung. Beralamat di Jl. Ir H. Juanda No. 100, Anda bisa mencapainya dari Pramestha dalam waktu 20 menitan.

RS Santo Borromeus adalah rumah sakit swasta kelas B, dengan 306 tempat tidur inap. Di bagian Lobby disediakan food-court yang lengkap untuk memberikan kenyamanan bagi pasien, calon pasien dan penjenguk.

Pilihan lainnya adalah RS Advent di Jl. Cihampelas (30 menit perjalanan) dan RS dr. Salamun di Ciumbuleuit (25 menit perjalanan).

Lembang dan Bandung Utara sudah lama menjadi daerah tujuan wisata alam. Pramestha memiliki lokasi yang strategis karena berada di tengah perkembangan tersebut. Menyusuri Jl. Dago Giri ke arah Bandung, ada beberapa tempat wisata yang ramai seperti Dago Dreampark, Rumah Miring dan Lawangwangi Creative Space.

Ke arah Maribaya juga tidak kalah ramai karena selain Maribaya, Anda juga bisa menyambangi Curug Ciomas, Tebing Keraton, The Lodge dan beberapa glamping ground yang sedang menjadi tren.

Lembang sendiri juga cukup ramai di antaranya oleh kehadiran de Ranch dan Floating Market ditambah beberapa tujuan wisata di Jl. Raya Bandung Lembang. Belum lagi Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda yang membentang dari Dago hingga Maribaya yang tak kalah ramai. Tidak heran jika lalu lintas di kawasan ini cukup padat di akhir pekan.

Resensi proyek 74 Pramestha Mountain Resort, Bandung - 06

Kiri: Burgundy Dine & Wine, restoran yang berada di dalam kawasan Pramestha Mountain City. Cukup populer sebagai venue acara pernikahan. Kanan: The Lodge, salah satu atraksi wisata yang populer di sosial media, 10 menitan dari Pramestha.

Semua tujuan wisata tadi bisa dicapai dalam waktu kurang dari 30 menit dari Pramestha. Potensi tersebut dimanfaatkan pengembang dengan membangun Pramestha sebagai hunian seluas 180Ha tidak hanya sebagai hunian namun juga sebagai daerah tujuan wisata.

Developer membagi Pramestha menjadi 3 zona. Zona untuk hunian berada paling bawah, paling dekat dengan Kota Bandung. Sementara di tengah menjadi area dengan nama “Pramestha Pop Up Zone”.

Di dalamnya hadir wisata edukasi Bird & Bromelia Pavilion yang menghadirkan 300 jenis burung dari beberapa wilayah di Indonesia dan manca negara serta berbagai jenis tanaman bromelia yang cantik. Area ini juga dilengkapi beberapa restoran seperti Day & Nite, Buffy, serta Burgundy Dine & Wine.

Pramestha Mountain City nantinya juga akan dilengkapi beberapa fasilitas penunjang bertaraf internasional bagi para penghuni dan wisatawan, mulai dari pusat perbelanjaan, pusat kebugaran, pusat pendidikan, condotel dan condoville, hingga wellness resort dan senior living. Penghuni Pramestha bisa menikmati berbagai fasilitas tersebut di dalam kawasan dengan mudah selain menikmati keuntungan dengan menyewakan rumah yang mereka miliki.

Tampilkan lebih banyak

Ringkasan

Anda bisa lho, membeli rumah KPR sembari berinvestasi. Simak tips cerdas berikut ini:

Pramestha Mountain Resort berada di tengah kawasan wisata yang berkembang di Bandung Utara, Lembang dan sekitarnya. Tidak hanya dengan menghadirkan rumah tinggal yang juga bisa disewakan sebagai akomodasi bagi para wisatawan, Pramestha menghadirkan beberapa venue sebagai atraksi wisata di dalam kawasannya. Atraksi wisata ini juga rencananya akan dikembangkan mengingat luas lahan yang belum diolah pun masih sangat luas.

Sebagai tempat tinggal pun Pramestha tidak kalah menarik. Lokasinya yang berada di ketinggian Bandung Utara menawarkan pemandangan hijau perbukitan dan perkotaan. Aneka fasilitas lengkap bisa dijangkau karena hanya berjarak tempuh sekitar 20 menit menuju pusat kota Bandung.

Meski harga bangunannya lebih tinggi, namun Pramestha menawarkan konsep tempat tinggal yang istimewa dilihat dari segi arsitektur bangunan sampai dengan nilai investasi di masa mendatang.

Tertarik melihat review properti lain di sekitar Bandung? Lihat pilihannya di sini! 

 Bagi Anda yang masih memiliki pertanyaan seputar membeli rumah, temukan jawabannya di Panduan Rumah.com. Anda juga bisa mengajukan pertanyaan melalui Tanya Properti.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Tampilkan lebih banyak
Eric Wong

Boy Leonard

Penulis adalah senior content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: boyleonard@rumah.com

Masukan